Panduan Lengkap Niat Puasa Ramadhan, Qadha, Nazar, dan Sunnah

GalaPos ID, Jakarta.
Dalam Islam, niat adalah fondasi setiap ibadah. Puasa, baik wajib maupun sunnah, tidak sah tanpa niat.
Bolehkah niat puasa cukup sekali untuk sebulan penuh? Simak penjelasan mazhab dan dalil lengkapnya agar ibadah sah dan tenang.

Niat Puasa dalam Islam: Dalil, Waktu, dan Tata Cara Lengkap
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam menjadikan Ramadan 1447 H/2026 M sebagai momentum memperkuat kesalehan sosial dan harmoni kebangsaan. Melalui semangat empati, solidaritas, dan tanggung jawab, Ramadan diharapkan tidak hanya berdampak secara personal, tetapi juga mempererat persaudaraan dalam kehidupan berbangsa.

 

"Niat puasa bukan sekadar ucapan. Ia penentu sah atau tidaknya ibadah. Sudahkah Anda melafalkannya dengan benar dan tepat waktu?"

Baca juga:

Gala Poin:
1. Niat menentukan sah atau tidaknya puasa.
2. Puasa wajib harus diniatkan sebelum fajar.
3. Puasa sunnah boleh diniatkan di pagi hari.


Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak seluruh umat Islam menjadikan Ramadan 1447 H/2026 M sebagai momentum memperkuat kesalehan sosial dan harmoni kebangsaan di tengah dinamika kehidupan masyarakat. Ramadan harus menghadirkan dampak yang tidak hanya terasa secara personal, tetapi juga memperkuat solidaritas dan persaudaraan kebangsaan.

“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat kesalehan sosial dan merawat harmoni kebangsaan. Ia bukan sekadar ibadah individual, tetapi madrasah ruhani yang membentuk kepedulian, empati, dan tanggung jawab kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” ujar Menag Nasaruddin Umar, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.

Kembali pada niat puasa seperti yang dilansir dari NU Online dan Baznas dari laman resminya, dalam fikih Islam, niat bukan sekadar formalitas. Ia adalah rukun puasa yang menentukan sah atau tidaknya ibadah. Tanpa niat, puasa tidak dianggap sah.

Baca juga:
Ramadan 2026, Permintaan Kredit Kendaraan di BSI Naik 15 Persen 

Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya setiap amal itu tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan (balasan) sesuai dengan apa yang ia niatkan." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menegaskan bahwa niat bukan sekadar formalitas, tetapi komitmen batin untuk beribadah karena Allah SWT.

Waktu Niat Puasa Wajib

Untuk puasa wajib seperti Ramadhan, qadha, dan nazar, niat harus dilakukan sebelum terbit fajar.

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang tidak berniat sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya." (HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan An-Nasa’i)

Karena itu, niat puasa Ramadhan dianjurkan dibaca pada malam hari, baik setelah salat Tarawih maupun sebelum tidur.

Waktu Niat Puasa Sunnah

Berbeda dengan puasa wajib, puasa sunnah boleh diniatkan pada pagi hari selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.

Panduan Lengkap Niat Puasa Ramadhan, Qadha, Nazar, dan Sunnah
Penjelasan lengkap lafal niat puasa Ramadhan sebulan penuh menurut Mazhab Maliki, waktu pelaksanaannya menurut Mazhab Syafi’i, serta dalil ulama dan solusi jika lupa berniat.

 

Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW pernah bertanya kepada Aisyah RA:

"Apakah ada makanan?" Aisyah menjawab, "Tidak ada." Maka Rasulullah SAW berkata, "Kalau begitu, aku berpuasa." (HR. Muslim)

Hadis ini menjadi dasar kebolehan niat puasa sunnah di pagi hari.

Bacaan Lengkap Niat Puasa
1. Niat Puasa Ramadhan

Nawaitu shauma ghodin ‘an ada’i fardhi syahri ramadhana hadzihis sanati lillahi ta‘ala.

Artinya:
"Aku berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala."

2. Niat Puasa Sunnah

Nawaitu shauma ghodin sunnatan lillahi ta‘ala.

Artinya:
"Aku berniat berpuasa sunnah esok hari karena Allah Ta’ala."

Baca juga:
Warga Swadaya Bangun Jembatan Bambu, Perbaikan Belum Jelas 


3. Niat Puasa Qadha

Nawaitu shauma ghodin ‘an qada’i fardhi ramadhana lillahi ta‘ala.

Artinya:
"Aku berniat untuk mengqadha puasa Ramadhan esok hari karena Allah Ta’ala."

4. Niat Puasa Nazar

Nawaitu shauma ghodin ‘an nadzri lillahi ta‘ala.

Artinya:
"Aku berniat berpuasa esok hari karena nazar kepada Allah Ta’ala."

Catatan Penting untuk Umat

Niat cukup dalam hati, tetapi melafalkannya dianjurkan.

Untuk puasa wajib, niat harus sebelum Subuh.

Jangan menunda niat hingga melewati fajar.

Pahami makna niat agar ibadah lebih khusyuk.

Baca juga:
Mengapa Kebiasaan Kecil Lebih Penting untuk Kebahagiaan


Dalam praktiknya, kesalahan paling sering terjadi adalah lupa berniat sebelum Subuh pada puasa wajib. Karena itu, disiplin niat setiap malam menjadi bentuk tanggung jawab pribadi dalam beribadah.
 
Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus. Ia adalah komitmen spiritual yang dimulai dari niat yang benar.

 

Baca juga:
Semeru Erupsi Dua Kali, BPBD Lumajang: Status Turun Bukan Berarti Aman

"Panduan lengkap niat puasa Ramadhan, qadha, nazar, dan sunnah beserta waktu pengucapan yang benar berdasarkan hadis dan pendapat ulama."

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #NiatPuasa #Ramadhan1447H #PuasaSunnah #FikihIslam #IbadahPuasa

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال