GalaPos ID, Jakarta.
Televisi Republik Indonesia (TVRI) menghadirkan rangkaian agenda Road to Piala Dunia 2026 yang diklaim dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.
Program ini disebut sebagai bagian dari komitmen lembaga penyiaran publik dalam menjalankan arahan Prabowo Subianto agar euforia menuju ajang sepak bola terbesar dunia dapat dirasakan bersama oleh masyarakat Indonesia.
![]() |
| Agenda Road to Piala Dunia 2026 mencakup sejumlah program yang digelar dalam rentang Februari hingga Juni 2026 sebelum pertandingan resmi berlangsung. Foto: istimewa |
"TVRI resmi pegang hak siar Piala Dunia 2026 dan mulai menggelar rangkaian Road to Piala Dunia di berbagai daerah. Benarkah euforia sepak bola dunia ini bisa diakses semua kalangan?"
Baca juga:
- Ramadan 2026, Permintaan Kredit Kendaraan di BSI Naik 15 Persen
- Warga Swadaya Bangun Jembatan Bambu, Perbaikan Belum Jelas
- Mengapa Kebiasaan Kecil Lebih Penting untuk Kebahagiaan
Gala Poin:
1. TVRI resmi menjadi pemegang hak siar Piala Dunia 2026 dan menyiapkan rangkaian agenda Road to sejak Februari 2026.
2. Program mencakup nobar, roadshow kampus, pesta rakyat, hingga pelibatan UMKM untuk membangun euforia publik.
3. TVRI menekankan akses siaran yang inklusif dan gratis bagi masyarakat sebagai bagian dari komitmen lembaga penyiaran publik.
TVRI juga telah resmi menjadi pemegang hak siar Piala Dunia FIFA 2026 yang akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui kanal TVRI.
Koordinator Media Center Siaran Piala Dunia 2026 TVRI, Ezki Tri Rezeki Widianti, menyampaikan bahwa agenda menuju Piala Dunia 2026 merupakan bagian dari persembahan Presiden untuk rakyat, agar kegembiraan global dapat dirasakan secara inklusif di Indonesia.
“Bagi kami, Piala Dunia bukan saja tentang pertandingan. Ada rasa kebersamaan di dalamnya. Momen ketika orang-orang bisa berkumpul, berbagi cerita, dan merasakan kegembiraan yang sama. Lewat agenda Road to ini, kami ingin masyarakat ikut dalam perjalanannya, bukan hanya menonton di akhir. Ini bagian dari persembahan Presiden untuk rakyat, supaya kegembiraan dunia bisa dirasakan siapa saja, di mana saja,” ujar Ezki dalam keterangan tertulisnya pada Rabu, 18 Februari 2026.
Baca juga:
Semeru Erupsi Dua Kali, BPBD Lumajang: Status Turun Bukan Berarti Aman
Agenda Road to Piala Dunia 2026 digelar dalam rentang Februari hingga Juni 2026, sebelum pertandingan resmi dimulai. Salah satu kegiatan yang telah dilaksanakan adalah launching Road to Piala Dunia 2026 secara serentak di berbagai daerah pada 1 Februari 2026.
Selain itu, TVRI menggelar kegiatan menyapa warga di Car Free Day, roadshow ke kampus, serta nonton bareng (nobar) siaran pertandingan persahabatan internasional seperti Brazil vs France, Colombia vs France, dan Brazil vs Croatia.
Agenda lainnya melibatkan publik secara langsung melalui pertandingan sepak bola antarartis melawan legenda sepak bola Indonesia, pesta rakyat dengan menghadirkan sejumlah artis papan atas, serta bazar kuliner UMKM.
“Kami ingin masyarakat merasa menjadi bagian dari perjalanan ini sejak awal. Ketika hari pertandingan tiba, yang dirasakan bukan sekadar menonton, tetapi kebanggaan karena telah ikut meramaikan rangkaian agenda sejak awal. Ini message (pesan) semangat yang ingin kami bangun melalui Road to Piala Dunia 2026, yang dalam pelaksanaannya melibatkan kerjasama lintas sektor, termasuk UMKM,” kata Ezki menambahkan.
Sebagai lembaga penyiaran publik, TVRI menekankan bahwa siaran Piala Dunia 2026 dapat diakses tanpa batasan berlangganan. Di tengah dominasi platform berbayar dalam hak siar olahraga global, langkah ini diposisikan sebagai upaya menjaga akses publik terhadap tontonan berskala internasional.
Namun, pelaksanaan agenda di berbagai daerah juga menuntut transparansi pengelolaan anggaran serta efektivitas pelibatan publik. Mengingat Piala Dunia bukan sekadar hiburan, melainkan juga momentum sosial dan ekonomi, partisipasi UMKM dan komunitas lokal menjadi indikator penting apakah euforia tersebut benar-benar inklusif atau sekadar seremonial.
Dengan waktu menuju kick-off pada 11 Juni 2026 yang semakin dekat, rangkaian Road to Piala Dunia akan menjadi ujian bagi TVRI dalam menghadirkan siaran berkualitas sekaligus memastikan akses yang merata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Baca juga:
Cempaka dan Detoks, Diuretik Alami atau Sekadar Sugesti?
"TVRI menghadirkan rangkaian agenda Road to Piala Dunia 2026 sebagai bagian dari komitmen menghadirkan siaran inklusif bagi masyarakat. Beragam kegiatan digelar dari Februari hingga Juni 2026, mulai dari nobar hingga pesta rakyat dan bazar UMKM."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #TVRI #PialaDunia2026 #RoadToWorldCup #SiaranPublik #SepakBolaIndonesia
.jpeg)
.jpeg)