GalaPos ID - Iklan Banner

ZARFIX Bawa AI dan Blockchain ke Muktamar NU, UMKM Naik Kelas?

GalaPos ID, Jombang.
Janji teknologi untuk membuat UMKM lebih produktif kembali digaungkan di tengah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. Kali ini, Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) memperkenalkan ZARFIX Marketplace yang mengusung integrasi Artificial Intelligence (AI) dan blockchain.

UMKM Naik Kelas dengan AI? ZARFIX Punya Jawabannya
AI dan blockchain akhirnya ikut masuk ke arena UMKM. Tinggal satu pekerjaan rumah: jangan sampai UMKM cuma “naik kelas” di slide presentasi, sementara omzetnya masih jalan kaki. ZARFIX diperkenalkan BUMA di Muktamar ke-35 NU dengan janji membantu UMKM lebih produktif, efisien, dan kompetitif. Foto: istimewa

 

"ZARFIX hadir di Muktamar ke-35 NU membawa AI dan blockchain. Kini, pembuktian manfaatnya menjadi pekerjaan rumah berikutnya."

Baca juga:

Gala Poin:
1. ZARFIX diperkenalkan BUMA di Muktamar ke-35 NU sebagai platform yang mengintegrasikan AI dan blockchain untuk mendukung digitalisasi UMKM.
2. Teknologi bukan sekadar soal masuk marketplace: ZARFIX menawarkan otomatisasi, analisis data, rekomendasi bisnis, serta integrasi pengelolaan usaha.
3. Janji teknologi tetap perlu pembuktian: dampak terhadap produktivitas, efisiensi, akses pasar, biaya, dan pendapatan UMKM menjadi ukuran yang lebih penting daripada jargon AI dan blockchain.


Produk teknologi tersebut diperkenalkan melalui Bazar BUMA 2026, yang menjadi bagian dari rangkaian aktivitas ekonomi dalam Muktamar NU yang berlangsung 27–31 Agustus 2026. Namun, di balik jargon AI, blockchain, dan transformasi digital, pertanyaan publik sebenarnya sederhana: sejauh mana teknologi tersebut benar-benar mampu membuat UMKM lebih produktif, efisien, dan mendapatkan pasar yang lebih luas?

Muktamar ke-35 NU turut menghadirkan UMKM Expo dan bazar sebagai ruang bagi pelaku usaha memperkenalkan produk, membangun jejaring, serta membuka peluang pasar. Kehadiran teknologi di ruang tersebut menunjukkan upaya mempertemukan kekuatan komunitas dengan ekonomi digital.

BUMA membawa Bazar BUMA 2026 dengan tema “Menggerakkan Ekonomi Kader, Menghubungkan Peluang Bisnis.” Dalam konteks itu, ZARFIX Marketplace diperkenalkan sebagai salah satu inovasi yang menawarkan integrasi teknologi AI dan blockchain untuk mendukung pelaku usaha.

ZARFIX mengembangkan ekosistem bisnis yang mengintegrasikan teknologi, data, dan proses bisnis. Platform tersebut ditujukan bagi pelaku usaha mulai dari skala UMKM hingga enterprise dengan menawarkan pengelolaan bisnis yang diklaim lebih sederhana, efisien, transparan, dan dapat berkembang.

Namun, kemampuan teknologi untuk benar-benar “menaikkan kelas” UMKM tentu tidak cukup dibuktikan melalui keberadaan sebuah platform. Ukuran yang lebih penting adalah dampaknya: apakah biaya operasional turun, produktivitas meningkat, pasar bertambah, transaksi lebih aman, dan pelaku UMKM benar-benar memperoleh manfaat yang terukur?

Baca juga:

ZARFIX Dorong UMKM Tak Sekadar Masuk Marketplace
Muhammad Ayyash Nahdi, Founder & Visionary Chairman ZARFIX, mengatakan kolaborasi BUMA dan ZARFIX membawa visi yang lebih besar dalam memperkuat kemandirian ekonomi melalui pemanfaatan teknologi karya anak bangsa.

“Indonesia memiliki kekuatan besar pada UMKM dan komunitas. Ketika kekuatan tersebut dipertemukan dengan teknologi karya anak bangsa, kita tidak hanya berbicara tentang digitalisasi, tetapi juga tentang membangun kemandirian ekonomi dan teknologi Indonesia. ZARFIX hadir agar pelaku usaha Indonesia dapat tumbuh, naik kelas, dan menjadi pemain utama di negeri sendiri,” ujar Ayyash, dalam keterangan yang diterima, Jumat, 4 September 2026.

Pernyataan tersebut menempatkan digitalisasi bukan sekadar persoalan memindahkan aktivitas jual-beli ke internet. Tantangan UMKM jauh lebih kompleks, mulai dari pengelolaan stok, pencatatan keuangan, pemasaran, analisis pasar, hingga kemampuan mengambil keputusan berdasarkan data.

ZARFIX menyebut AI dalam platformnya dimanfaatkan untuk mendukung otomatisasi konten, analisis data, dan rekomendasi bisnis. Sementara itu, teknologi blockchain diarahkan untuk mendukung proses bisnis dan transaksi yang lebih terhubung serta transparan.
ZARFIX Hadir di Muktamar NU, Benarkah AI Bisa Bantu UMKM?
ZARFIX diperkenalkan BUMA di Muktamar ke-35 NU sebagai platform yang mengintegrasikan AI dan blockchain untuk mendukung digitalisasi UMKM. Teknologi bukan sekadar soal masuk marketplace: ZARFIX menawarkan otomatisasi, analisis data, rekomendasi bisnis, serta integrasi pengelolaan usaha. Foto: istimewa

 

Arief Budiman, Direktur ZARFIX, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi harus memberikan dampak yang dapat dirasakan secara langsung oleh pelaku usaha.

“Kami tidak ingin UMKM hanya sekadar masuk ke digital. Teknologi harus membuat mereka lebih produktif, lebih efisien, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. ZARFIX Marketplace kami bangun untuk membantu pelaku usaha naik kelas dan semakin kompetitif,” ujar Arief.

Menurut Arief, transformasi digital UMKM tidak cukup berhenti pada kehadiran di marketplace. Pelaku usaha juga membutuhkan teknologi yang membantu mereka mengelola operasional, memahami pasar, meningkatkan produktivitas, serta mengambil keputusan bisnis secara lebih efektif.

AI dan Blockchain: Solusi atau Sekadar Jargon Teknologi?
Penggunaan AI dan blockchain menjadi bagian penting dari proposisi ZARFIX. AI diarahkan untuk membantu otomatisasi dan analisis, sedangkan blockchain digunakan dalam rancangan sistem yang diklaim dapat mendukung transparansi proses bisnis dan transaksi.

Tetapi bagi UMKM, kecanggihan teknologi bukan tujuan akhir. Teknologi baru bernilai apabila persoalan sehari-hari pelaku usaha benar-benar menjadi lebih mudah dan murah.

Baca juga:


Karena itu, keberhasilan ZARFIX pada akhirnya akan lebih relevan diukur dari penggunaan nyata di lapangan dibandingkan istilah teknologi yang digunakan. Berapa banyak UMKM yang aktif menggunakan platform? Seberapa besar efisiensi yang dihasilkan? Apakah pendapatan atau jangkauan pasar mereka meningkat? Dan apakah biaya penggunaan teknologi sebanding dengan manfaat yang diperoleh?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi penting agar digitalisasi UMKM tidak berhenti sebagai narasi promosi.


BUMA dan ZARFIX Bangun Kemitraan
Pengenalan ZARFIX di Bazar BUMA juga menjadi bagian dari kolaborasi kedua pihak dalam membangun ekosistem ekonomi berbasis teknologi.

Sebelumnya, ZARFIX dan BUMA telah melakukan audiensi serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai bagian dari pengembangan kemitraan strategis.

Kolaborasi itu diarahkan untuk mempertemukan jaringan komunitas dan pelaku usaha dengan teknologi digital. Targetnya bukan hanya menghadirkan produk teknologi, tetapi menjadikan inovasi sebagai instrumen untuk membuka peluang usaha, memperluas akses pasar, dan memperkuat kemandirian ekonomi digital.

Bagi UMKM, tantangannya kini bukan lagi sekadar “go digital”. Persoalan yang lebih menentukan adalah bagaimana teknologi menghasilkan nilai ekonomi yang nyata.

Muktamar NU dan Bazar BUMA menjadi panggung strategis untuk memperkenalkan gagasan tersebut kepada komunitas yang luas. Namun, panggung dan jargon hanyalah titik awal. Pembuktian sesungguhnya tetap berada di tangan pengguna: pelaku UMKM yang setiap hari berhadapan dengan persoalan modal, pasar, biaya operasional, persaingan, dan keberlanjutan usaha.

Baca juga:

Dengan demikian, ZARFIX membawa sebuah janji besar: menggabungkan AI dan blockchain untuk membantu UMKM naik kelas. Kini, publik layak menunggu satu hal yang jauh lebih konkret—seberapa besar janji itu benar-benar terasa di kasir, pembukuan, pasar, dan keuntungan UMKM Indonesia.


Tentang ZARFIX
ZARFIX menyebut dirinya sebagai platform marketplace berbasis AI dan blockchain pertama di Indonesia yang dirancang khusus untuk UMKM. Klaim tersebut merupakan keterangan dari pihak ZARFIX.

Platform ini mengusung misi mendorong digitalisasi yang inklusif dan efisien, dengan menggabungkan fitur keuangan, pemasaran, manajemen, hingga analitik dalam satu aplikasi lokal.

 

 

Baca juga:


AI sudah siap membantu UMKM naik kelas. Pertanyaannya, kelas ekonomi yang mana—atau jangan-jangan baru naik kelas di brosur?

 #GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #ZARFIX #UMKMNaikKelas #AIIndonesia

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال