GalaPos ID, Jakarta.
Permainan yang selama puluhan tahun identik dengan warung kopi dan pos ronda kini mulai masuk panggung olahraga resmi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan dukungan terhadap pengembangan olahraga domino melalui penyelenggaraan HGI Jakarta Domino Tournament 2026.
Namun, di balik kemeriahan turnamen tersebut, publik masih menunggu pembuktian apakah agenda ini benar-benar mampu mendorong sport tourism, menggerakkan ekonomi daerah, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
![]() |
| Dari meja warung ke arena olahraga internasional, domino kini naik kelas dengan dukungan pemerintah. Pertanyaannya, apakah yang ikut naik juga ekonomi rakyat, atau hanya euforia turnamen? |
"Dulu domino dianggap permainan bapak-bapak di pos ronda. Kini masuk Velodrome dan didukung pemerintah. Yang ditunggu publik bukan sekadar tepuk tangan, tetapi bukti dampaknya bagi ekonomi."
Baca juga:
- Tragedi Pesawat Perintis di Yahukimo, Pilot Tewas dan Akses Vital Warga Lumpuh
- KTN ke-63 YPPII Batu Soroti Karakter Bangsa di Tengah Tantangan Zaman
- Petugas Rutan Surabaya Bongkar Penyelundupan Sabu Berkedok Kotak Susu
Gala Poin:
1. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan dukungan terhadap pengembangan domino sebagai olahraga melalui HGI Jakarta Domino Tournament 2026.
2. Penyelenggara mengklaim turnamen dapat mendorong sport tourism serta menggerakkan sektor ekonomi seperti UMKM, transportasi, perhotelan, dan industri acara.
3. HGI menyatakan terus memperkuat keamanan ekosistem digital dengan memberantas jutaan akun ilegal dan menerapkan sistem manajemen risiko untuk menjaga integritas platform.
Turnamen yang digelar selama dua hari, 27–28 Juni 2026, di Jakarta International Velodrome itu diikuti sekitar 1.000 peserta. Pemerintah DKI menilai penyelenggaraan di venue berstandar internasional dengan pelaksanaan yang profesional menjadi salah satu alasan dukungan terhadap pengembangan ekosistem domino sebagai cabang olahraga.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pemerintah telah menerima kunjungan Higgs Games Island (HGI) bersama Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI). Menurutnya, kedua pihak sepakat membangun ekosistem domino sebagai cabang olahraga yang berasal dari Tiongkok.
"Ekosistem domino yang terus kita kembangkan jelas memerlukan dukungan dari berbagai pihak termasuk di dalamnya HGI," ujar Pramono, dalam keterangan yang diterima GalaPos ID, Kamis, 2 Juli 2026.
Ia juga mengajak PORDI dan HGI berpartisipasi dalam program Jaga Jakarta melalui pembentukan pos GARDU PORDI di seluruh kelurahan dan kecamatan di Jakarta.
Baca juga:
Obat Vertigo dan Penyebabnya, Jangan Salah Tangani
Penyelenggara menilai kompetisi olahraga pikiran tidak hanya menghadirkan pertandingan, tetapi juga berpotensi menggerakkan berbagai sektor ekonomi, mulai dari industri penyelenggara acara, pelaku usaha kuliner, transportasi, hingga sektor perhotelan.
Seluruh rangkaian kegiatan turnamen domino bersama HGI juga diklaim terbuka bagi masyarakat tanpa biaya tambahan agar publik dapat menikmati atmosfer pertandingan olahraga pikiran.
Perwakilan HGI, Ray, mengatakan turnamen hanyalah salah satu cara memperluas ekosistem olahraga domino di Indonesia.
"Dari kompetisi, orang akan mencari akomodasi dan transportasi. Peserta juga akan berbelanja produk UMKM setempat," jelas Ray.
Meski demikian, besarnya dampak ekonomi yang diharapkan masih memerlukan ukuran yang terukur, mulai dari peningkatan kunjungan wisatawan, transaksi UMKM, hingga kontribusi terhadap pendapatan daerah. Sejauh ini, penyelenggara belum memaparkan data kuantitatif mengenai efek ekonomi dari turnamen tersebut.
HGI Klaim Perkuat Keamanan Ekosistem Digital
Selain mendorong domino sebagai olahraga pikiran profesional dan kompetitif, HGI menyatakan terus memperkuat perlindungan pengguna dalam platform digitalnya.
Perusahaan mengklaim telah menjalankan manajemen risiko jangka panjang untuk menangani transaksi ilegal, akun anomali, serta aktivitas yang dinilai berpotensi merusak ekosistem permainan. HGI menyebut telah melakukan pembasmian jutaan akun ilegal secara akumulatif.
Ke depan, HGI menyatakan akan terus menjaga ekosistem permainan melalui sistem manajemen risiko, pemantauan manual, serta mekanisme pelaporan dari pengguna.
Baca juga:
Nelayan Sulit Melaut, Harga Ikan di Belitung Timur Bikin Kantong Warga Tertekan
Dari Permainan Tradisional Menuju Industri Olahraga
Higgs Games Island menyebut dirinya sebagai salah satu platform permainan strategi digital berbasis komunitas terbesar di Indonesia yang mengusung misi mengangkat permainan tradisional, termasuk domino, menjadi bagian dari olahraga pikiran yang kompetitif dan profesional.
Pada 2026, HGI juga menggelar HGI City Cup di Makassar sebelum berlanjut ke Surabaya dan Jakarta. Rangkaian turnamen tersebut disebut menjadi bagian dari upaya memperluas pengakuan domino sebagai cabang olahraga pikiran di Indonesia.
Transformasi domino dari permainan yang akrab di ruang-ruang sosial masyarakat menuju industri olahraga kini mulai mendapat dukungan pemerintah. Namun, keberhasilan inisiatif tersebut pada akhirnya akan diukur bukan hanya dari jumlah peserta atau kemeriahan turnamen, melainkan sejauh mana manfaat ekonomi, olahraga, dan sosial benar-benar dirasakan oleh publik.
Baca juga:
Ribuan Kasus Curanmor Terungkap, Polda Metro Jaya Amankan 2.054 Tersangka
Ketika domino resmi dipromosikan sebagai sport tourism, publik punya satu pertanyaan sederhana: siapa yang paling diuntungkan, pemain, UMKM, atau sekadar panggung seremoni?
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #SportTourism #DominoIndonesia #HGI #Jakarta #UMKMIndonesia #OlahragaPikiran

