GalaPos ID, Belitung Timur.
Cuaca buruk yang terus terjadi dalam beberapa hari terakhir mulai berdampak langsung pada kebutuhan pokok masyarakat.
Harga sejumlah jenis ikan di Pasar Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, melonjak hingga Rp25.000 per kilogram akibat menurunnya hasil tangkapan nelayan.
"Laut sedang bergelombang, tapi yang paling terasa justru isi dompet masyarakat. Harga ikan naik, sementara harapan harga turun masih menunggu cuaca membaik."
Baca juga:
- Loksado Bergema Lewat Festival Bambu Rafting 2026, Wisata Alam dan Budaya
- Kemarau Datang, Petani Subang Berjuang Sendiri Hadapi Krisis Air Irigasi
- Luís Figo Sambangi Jakarta, Strategi Baru Angkat Domino ke Level Nasional
Gala Poin:
1. Cuaca buruk menyebabkan hasil tangkapan nelayan menurun sehingga pasokan ikan di Pasar Kelapa Kampit berkurang.
2. Harga sejumlah jenis ikan naik antara Rp10.000 hingga Rp25.000 per kilogram, dengan ikan kembung mengalami kenaikan paling signifikan.
3. Pedagang berharap cuaca segera membaik agar nelayan kembali melaut, pasokan stabil, harga turun, dan daya beli masyarakat pulih.
Kondisi ini tidak hanya memengaruhi aktivitas perdagangan di pasar, tetapi juga mulai menggerus daya beli masyarakat. Pasokan ikan yang semakin terbatas membuat pedagang kesulitan memenuhi permintaan, sementara konsumen harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk mendapatkan lauk harian.
Salah seorang pedagang ikan di Pasar Kelapa Kampit, Herman, mengatakan kenaikan harga dipicu oleh minimnya hasil tangkapan nelayan akibat cuaca yang tidak mendukung aktivitas melaut.
"Harga ikan memang agak naik karena barang susah. Kenaikannya sekitar Rp10 ribu per kilogram," ujar Herman, Selasa, 30 Juni 2026.
Sejumlah komoditas mengalami lonjakan harga cukup signifikan. Cumi kecil yang sebelumnya dijual sekitar Rp35.000 per kilogram kini naik menjadi Rp45.000 hingga Rp50.000 per kilogram.
Baca juga:
Warga Batu Bara Tuntut Perbaikan Drainase, Pos Kehutanan Digugat Protes Banjir
Fenomena ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh cuaca terhadap rantai pasok hasil perikanan. Ketika nelayan tidak dapat melaut secara maksimal, pasokan berkurang, harga naik, dan beban akhirnya berpindah ke masyarakat sebagai konsumen.
Para pedagang berharap kondisi cuaca segera membaik agar aktivitas melaut kembali normal. Dengan meningkatnya hasil tangkapan, pasokan ikan di pasar diharapkan kembali stabil sehingga harga dapat berangsur turun dan daya beli masyarakat kembali pulih.
Baca juga:
Kejurnas Atletik 2026, Ribuan Atlet Berlari Mengejar Prestasi
Cuaca buruk hanya berlangsung beberapa hari, tetapi dampaknya langsung singgah di meja makan warga. Saat nelayan tak bisa melaut, harga ikan justru berlayar semakin tinggi.
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #HargaIkan #BelitungTimur #CuacaBuruk #EkonomiRakyat #PasarTradisional
.jpg)
.jpg)