GalaPos ID, Sidoarjo.
Upaya penyelundupan narkotika ke dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surabaya kembali menggambarkan betapa kreatifnya modus para pelaku untuk mengelabui petugas. Kali ini, paket diduga sabu disembunyikan di dalam kotak susu kemasan.
Namun, aksi tersebut gagal total setelah petugas mendeteksi gelagat mencurigakan seorang pengunjung perempuan saat pemeriksaan.
"Kotak susu seharusnya membawa gizi, bukan narkoba. Ketika barang haram masuk dengan kemasan sehari-hari, yang diuji bukan hanya kecanggihan modus, tetapi juga ketelitian petugas."
Baca juga:
- Optimasi SEO Onpage Agar Sesuai dengan Social Media
- Drama OTT Kuansing: Dari Penangkapan Massal hingga Penyerahan Diri Pejabat
- Bahaya Menahan BAB: Dari Sembelit hingga Risiko Kanker
Gala Poin:
1. Petugas Rutan Kelas I Surabaya menggagalkan penyelundupan paket diduga sabu yang disembunyikan di dalam kotak susu kemasan.
2. Pengunjung berinisial TS mengaku diperintah seorang warga binaan berinisial AA untuk membawa barang tersebut ke dalam rutan.
3. TS beserta barang bukti telah diserahkan kepada Satresnarkoba Polresta Sidoarjo untuk penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengusut jaringan yang diduga terlibat.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 1 Juli 2026, di area layanan kunjungan Rutan Kelas I Surabaya. Petugas curiga terhadap seorang pengunjung berinisial TS yang menunjukkan sikap gelisah dan sempat menolak menjalani pemeriksaan sesuai prosedur.
Alih-alih lolos, penolakan tersebut justru memicu pemeriksaan lebih mendalam. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan paket yang diduga berisi sabu dan disembunyikan secara rapi di dalam kemasan susu yang dibawa TS.
Hasil pemeriksaan awal mengungkap dugaan bahwa barang haram tersebut hendak diserahkan kepada salah seorang warga binaan di dalam rutan.
"Pengunjung berinisial TS ini mengaku disuruh oleh salah satu warga binaan kami yang berinisial AA," ujar Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, Rabu, 1 Juli 2026.
Baca juga:
Lautan Eceng Gondok Kepung Waduk Saguling, Pasokan Listrik Jawa-Bali Terancam
Menurut Tristiantoro, keberhasilan menggagalkan penyelundupan tersebut tidak lepas dari ketelitian petugas pengamanan yang menjalankan prosedur pemeriksaan terhadap seluruh pengunjung tanpa pengecualian.
"Tim penggeledah berhasil menggagalkan barang tersebut saat TS akan melakukan layanan kunjungan. Kecurigaan tim penggeledah ternyata menemukan paket diduga sabu yang disembunyikan melalui kemasan susu. Seluruh pihak yang terbukti dalam penyelundupan tersebut diserahkan kepada Polresta Sidoarjo untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Tristiantoro.
Usai penemuan barang bukti, pihak Rutan Kelas I Surabaya langsung berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polresta Sidoarjo. TS beserta paket yang diduga berisi sabu telah diserahkan kepada penyidik untuk proses hukum dan pendalaman lebih lanjut, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan warga binaan berinisial AA.
Baca juga:
Ribuan Kasus Curanmor Terungkap, Polda Metro Jaya Amankan 2.054 Tersangka
Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa penyelundupan narkotika ke dalam lembaga pemasyarakatan masih menjadi tantangan serius. Modus terus berubah, mulai dari makanan, pakaian, hingga kemasan kebutuhan sehari-hari seperti susu.
Kondisi tersebut menuntut sistem pengawasan yang semakin ketat sekaligus pengungkapan jaringan yang mengendalikan peredaran narkoba dari balik jeruji besi, agar pemberantasan tidak berhenti pada kurir semata.
Baca juga:
Misteri Mimpi, Fenomena yang Terjadi Saat Manusia Terlelap
Modus penyelundupan terus berganti rupa. Pertanyaannya, sampai kapan jaringan narkoba masih leluasa mengatur permainan dari balik jeruji besi?
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #RutanSurabaya #Narkoba #Sabu #PolrestaSidoarjo #BerantasNarkoba
