GalaPos ID - Iklan Banner

Kapolda Jatim Dekananto Janji Dekat dengan Masyarakat

GalaPos ID, Surabaya.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono menegaskan komitmennya memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat setelah resmi menjabat sebagai pimpinan Polda Jawa Timur.
Ia berjanji memastikan kehadiran polisi semakin dirasakan warga melalui pelayanan, perlindungan, serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polisi Bersama Masyarakat, Ini Komitmen Kapolda Jatim
Kapolda Jatim Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono berjanji memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat dan meminta maaf jika masih ada warga yang merasa jauh dari polisi. Slogan Polisi Bersama Masyarakat kini menanti pembuktian melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan adil. Sebab, kedekatan aparat bukan soal seberapa sering slogan digaungkan, melainkan seberapa mudah warga mendapatkan pertolongan.Foto: istimewa

“Polisi Bersama Masyarakat” kembali ditegaskan sebagai arah kepemimpinan Polda Jawa Timur. Kapolda baru bahkan menyampaikan permintaan maaf kepada warga yang masih merasa jauh dari polisi. Kini publik menanti kelanjutannya: jangan sampai slogannya sudah dekat di telinga, tetapi pelayanannya masih terasa jauh di lapangan.

Baca juga:

Gala Poin:
1. Komitmen kepemimpinan: Dekananto menegaskan kedekatan Polri dengan masyarakat, pelayanan, perlindungan, serta keamanan warga sebagai arah kepemimpinannya.
2. Permintaan maaf kepada warga: Kapolda Jatim mengakui masih ada masyarakat yang merasa polisi belum dekat dan belum hadir bersama mereka.
3. Pembuktian melalui kinerja: Publik perlu menilai komitmen tersebut dari kualitas pelayanan, tindak lanjut laporan, transparansi penanganan perkara, dan akuntabilitas aparat.


Komitmen tersebut disampaikan Dekananto setelah dilantik oleh Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto di Mabes Polri pada Jumat, 9 Oktober 2026. Penunjukan Dekananto menggantikan Irjen Pol. Nanang Avianto tertuang dalam surat telegram Kapolri tertanggal 2 Oktober 2026.

Bagi masyarakat, tantangan kepemimpinan baru ini bukan sekadar memperkenalkan slogan Polisi Bersama Masyarakat, melainkan membuktikan bahwa prinsip tersebut hadir dalam praktik pelayanan sehari-hari. Respons terhadap laporan warga, penyelesaian persoalan hukum, keterbukaan informasi, dan perlakuan yang adil menjadi bagian penting dari kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Dekananto menyebut jabatan Kapolda Jawa Timur sebagai amanah besar yang membawa tanggung jawab kepada institusi sekaligus masyarakat.

“Pertama-tama saya mengucapkan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta'ala dan terima kasih kepada Bapak Kapolri atas amanah sebagai Kapolda Jatim. Jabatan adalah amanah dan setiap amanah selalu membawa tanggung jawab yang besar. Bukan hanya tanggung jawab terhadap institusi, tetapi juga terhadap masyarakat yang menaruh harapan kepada Polri,” ujar Irjen Pol Dekananto, dalam keterangan yang diterima, Jumat, 9 Oktober 2026.

Baca juga:
Galon Air Minum Bisa Dipakai Berapa Tahun? DPR Desak Aturan Batas Usia 


Dekananto menegaskan akan mendukung dan menjalankan program Asta Cita Presiden serta menerjemahkan tagline Kapolri, Polisi Bersama Masyarakat, ke dalam pelaksanaan tugas kepolisian di Jawa Timur.

Menurutnya, komitmen tersebut harus diwujudkan melalui kehadiran polisi yang benar-benar dirasakan masyarakat, baik dalam memberikan pelayanan, menyelesaikan berbagai persoalan maupun menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Saya akan mendukung dan menjalankan program Asta Cita Bapak Presiden, dan menjabarkan tagline Bapak Kapolri, yaitu Polisi Bersama Masyarakat. Saya mohon maaf, warga Jatim, apabila masih ada sebagian masyarakat yang merasa ada polisi yang belum dekat dan tidak bersama-sama. Sekali lagi saya mohon maaf,” katanya.

Pernyataan permintaan maaf tersebut menjadi pengakuan bahwa kedekatan polisi dengan masyarakat masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian. Namun, ukuran keberhasilan kepemimpinan tidak cukup berhenti pada pengakuan dan komitmen. Masyarakat juga membutuhkan perubahan yang dapat diamati dan dinilai secara terbuka.

Dekananto Pimpin Polda Jatim, Publik Menanti Bukti Nyata
Komitmen kepemimpinan: Dekananto menegaskan kedekatan Polri dengan masyarakat, pelayanan, perlindungan, serta keamanan warga sebagai arah kepemimpinannya. Permintaan maaf kepada warga: Kapolda Jatim mengakui masih ada masyarakat yang merasa polisi belum dekat dan belum hadir bersama mereka. Foto: istimewa

 

Slogan Polisi Bersama Masyarakat Perlu Diukur dari Pelayanan
Dekananto menegaskan jajaran Polda Jatim ke depan harus semakin dekat dan hadir bersama masyarakat. Ia juga mengajak seluruh personel kepolisian untuk bergandengan tangan dengan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Jawa Timur sesuai arahan Kapolri.

Kehadiran anggota Polri, menurutnya, tidak hanya dibutuhkan ketika terjadi gangguan keamanan atau persoalan hukum. Polisi juga harus hadir dalam kehidupan masyarakat, memberikan rasa aman, mendengarkan berbagai persoalan, serta membangun komunikasi dan hubungan yang baik dengan warga.

Arah tersebut menempatkan pelayanan publik sebagai salah satu tolok ukur penting kepemimpinan baru Polda Jatim. Kedekatan dengan masyarakat semestinya terlihat dalam kemudahan mengakses layanan kepolisian, kecepatan menindaklanjuti laporan, kejelasan proses penanganan perkara, dan sikap profesional personel saat berinteraksi dengan warga.

Keterbukaan terhadap pengaduan serta evaluasi pelayanan juga penting agar masyarakat dapat mengetahui apakah komitmen yang disampaikan benar-benar diterapkan di lapangan.

Jawa Timur membutuhkan pelayanan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penanganan gangguan keamanan, tetapi juga mampu membangun kepercayaan melalui komunikasi, kepastian prosedur, dan perlindungan hak masyarakat.

Baca juga:
57 Eks Pegawai Kebun Binatang Bandung Menanti Kepastian Bekerja 


Karena itu, komitmen Dekananto mendukung Asta Cita Presiden dan menjalankan tagline Polisi Bersama Masyarakat perlu diterjemahkan menjadi program kerja yang jelas, indikator pelayanan yang terukur, serta evaluasi yang dapat diakses publik.

Hingga saat ini, pernyataan yang disampaikan Dekananto menekankan arah dan komitmen kepemimpinannya. Penilaian mengenai hasil pelaksanaannya tentu membutuhkan waktu, data kinerja, dan tanggapan masyarakat setelah kebijakan tersebut dijalankan.

Pada akhirnya, kedekatan polisi dengan warga tidak hanya ditentukan oleh pernyataan pejabat atau slogan institusi. Kepercayaan publik dibangun melalui tindakan yang konsisten, pelayanan yang adil, respons yang jelas, dan kesediaan aparat mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya.

Janji telah disampaikan. Tantangan berikutnya adalah memastikan warga Jawa Timur benar-benar merasakan perubahan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

Baca juga:
25,1 Juta Warga Jadi Sasaran Rekening Bank Massal, Siapkan Rp11 Triliun

Kapolda Jatim yang baru, Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, berjanji mendekatkan Polri kepada masyarakat. Namun, kedekatan sejati tidak cukup diukur dari sapaan ramah atau slogan di spanduk. Ukurannya sederhana: ketika warga membutuhkan bantuan, apakah polisi hadir, laporan ditangani, dan keadilan mendapatkan jalan?

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #KapoldaJatim #DekanantoEkoPurwono #PolisiBersamaMasyarakat #PelayananPublik #KepolisianJawaTimur

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال