GalaPos ID - Iklan Banner

Karhutla Lampung 100,7 Hektare, Prabowo Kerahkan Tim Alfa TNI

GalaPos ID, Lampung.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Lampung belum sepenuhnya padam. Hingga Minggu, 23 Agustus 2026, masih terdapat 100,7 hektare lahan terbakar, dengan kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) menjadi salah satu titik perhatian utama pemerintah.

Karhutla Way Kambas, Tim Alfa TNI Disiapkan Tembus Medan Sulit
Karhutla Lampung masih menyisakan 100,7 hektare lahan terbakar hingga 23 Agustus 2026. Prabowo meminta penanganan dipercepat, termasuk mengerahkan Tim Alfa TNI dan menambah bantuan pompa air.

"Sepuluh pompa air diminta, 20 unit dikirim. Api memang tak mengenal birokrasi, tetapi kali ini respons pemerintah diminta bergerak lebih cepat daripada bara."

Baca juga:

Gala Poin:
1. Karhutla Lampung masih menyisakan 100,7 hektare lahan terbakar. TNWK menjadi salah satu fokus penanganan karena terdapat wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
2. Prabowo menambah dukungan operasi. Selain menginstruksikan penguatan armada udara, pemerintah menambah bantuan pompa air dari 10 menjadi 20 unit serta menyiagakan Tim Alfa TNI.
3. Gajah sumatra dan warga menjadi perhatian. Sebanyak 11 kelompok gajah liar terus dipantau, sementara posko gabungan disiagakan untuk mengantisipasi penyebaran api ke permukiman dan lahan warga.


Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan penanganan karhutla, terutama di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Untuk mendukung operasi tersebut, TNI menyiapkan Tim Alfa, satuan khusus yang dirancang untuk menjalankan misi taktis di medan berat.

Panglima Kodam XXI/Radin Inten Kristomei Sianturi mengatakan Mabes TNI telah menyiagakan personel khusus untuk membantu penanganan karhutla di kawasan TNWK.

"TNI telah menyiagakan Tim Alfa, yakni satuan kecil yang dibentuk untuk menjalankan misi taktis di medan berat dalam penanggulangan bencana," ujar Kristomei, Senin, 24 Agustus 2026.

Menurut Kristomei, Tim Alfa memiliki mobilitas tinggi untuk menjangkau kawasan terisolasi. Personelnya juga memiliki kemampuan penerjun freefall atau terjun bebas militer untuk menembus wilayah yang sulit diakses.

"Tim ini didukung oleh personel yang berkemampuan sebagai penerjun freefall (terjun bebas militer) guna menembus wilayah-wilayah yang terisolasi atau sulit dijangkau," katanya.

Baca juga:


Percepatan penanganan dilakukan setelah Presiden Prabowo mengikuti rapat koordinasi penanggulangan karhutla secara daring.

Dalam rapat tersebut, Prabowo menilai dua helikopter water bombing yang didatangkan dari Palembang dan Jawa Timur belum mencukupi kebutuhan di lapangan.

Pemerintah kemudian memutuskan menambah kekuatan armada udara sekaligus meningkatkan dukungan peralatan pemadaman di darat.

Salah satu kebutuhan yang langsung mendapat tambahan adalah pompa air.

Ketika Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan kebutuhan 10 unit pompa air untuk menjangkau lokasi yang jauh dari kanal, Prabowo justru menggandakan jumlah bantuan tersebut.

"Berapa yang Anda perlu?" tanya Presiden Prabowo.

"10, Pak Presiden," jawab Mirzani.

"Ya, bagus. Saya kirim 20," tegas Presiden Prabowo.

Respons tersebut mendapat apresiasi dari Kristomei.

"Kami, atas nama masyarakat Lampung, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada Provinsi Lampung," ujarnya.

Prabowo Perintahkan Percepatan Karhutla Lampung, Tim Alfa Dikerahkan
Karhutla Lampung masih menyisakan 100,7 hektare lahan terbakar. TNWK menjadi salah satu fokus penanganan karena terdapat wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Prabowo menambah dukungan operasi. Selain menginstruksikan penguatan armada udara, pemerintah menambah bantuan pompa air dari 10 menjadi 20 unit serta menyiagakan Tim Alfa TNI. Foto: istimewa

Way Kambas Bukan Sekadar Lahan Terbakar
Persoalan karhutla di TNWK tidak berhenti pada luas lahan yang terbakar. Kawasan tersebut merupakan habitat gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus), sehingga pemadaman juga berkaitan langsung dengan perlindungan satwa dan habitatnya.

Petugas terus memantau 11 kelompok gajah liar. Kelompok yang berada paling dekat dengan lokasi kebakaran berjarak sekitar 27 kilometer.

Sementara itu, gajah yang berada di Pusat Konservasi Gajah (PKG), sekitar delapan kilometer dari lokasi kebakaran, dipastikan masih dalam kondisi aman.

Kementerian Kehutanan juga menyatakan belum ada gajah yang terdampak langsung oleh kebakaran.

Kristomei mengatakan perlindungan habitat satwa menjadi salah satu perhatian dalam koordinasi penanganan karhutla bersama Presiden.

"Demi kelangsungan habitat Gajah Sumatera serta keamanan permukiman, perkebunan, dan lahan pertanian warga, kami telah mendapatkan bantuan peralatan pendukung lainnya," tuturnya.

Baca juga:


Bara Bisa Bertahan di Bawah Tanah
Karhutla di kawasan tersebut memiliki karakteristik yang membuat proses pemadaman tidak sederhana. Vegetasi alang-alang mendominasi sejumlah area yang terbakar.

Masalahnya, api tidak selalu terlihat setelah permukaan berhasil dipadamkan.

Bara dapat bertahan di bawah permukaan tanah dan kembali memicu kebakaran. Karena itu, operasi tidak berhenti pada pemadaman api yang terlihat, tetapi juga membutuhkan pendinginan dan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik panas yang kembali menyala.

Pemerintah juga menyiagakan posko gabungan di perbatasan sejumlah desa yang bersinggungan langsung dengan kawasan TNWK.

Posko tersebut berfungsi mengantisipasi kemungkinan penyebaran api sekaligus memberikan perlindungan terhadap permukiman warga.

Baca juga:


Perintah Prabowo: Jangan Lengah Sebelum Kondisi Stabil
Presiden Prabowo meminta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung bersama TNI dan Polri meningkatkan kewaspadaan sampai kondisi benar-benar stabil.

Pesan tersebut menjadi penting karena karhutla tidak selalu berakhir ketika kobaran api sudah tidak terlihat. Pendinginan, pemantauan bara bawah permukaan, serta pencegahan penyebaran menjadi bagian penting dari operasi.

"Jaga wilayahmu, jaga kampung halamanmu. Cuaca tidak bersahabat sementara, tetapi bisa kita atasi," pesan Prabowo.

Di tengah upaya mempercepat pemadaman, tantangan terbesar bukan sekadar seberapa banyak personel, helikopter, atau pompa yang dikerahkan. Ukuran keberhasilan akhirnya tetap sederhana: api benar-benar padam, habitat terlindungi, dan warga tidak menjadi korban.

 

 

Baca juga:


Ketika api sulit dijangkau lewat jalan darat, negara tak cukup hanya mengirim imbauan: Tim Alfa TNI disiapkan menembus medan berat di Way Kambas.

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #KarhutlaLampung #WayKambas #PrabowoSubianto #GajahSumatra #TNI

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال