GalaPos ID - Iklan Banner

Gempa Flores: Paul Nuwa Veto Buka Layanan Kesehatan Gratis di Nagekeo

GalaPos ID, Nagekeo.
Di tengah masa tanggap darurat gempa Flores, kebutuhan warga terdampak tidak berhenti pada tempat tinggal sementara.
Pemeriksaan kesehatan, obat-obatan, air minum, makanan, dan fasilitas pengungsian menjadi kebutuhan mendesak yang harus terus dipenuhi.

Tak Hanya Sembako, Korban Gempa Nagekeo Dapat Layanan Kesehatan Gratis
Gempa belum selesai, kebutuhan warga juga belum ikut “mengungsi”. Paul Nuwa Veto bersama Partai Hanura menggelar layanan kesehatan dan obat gratis bagi korban gempa di Nagekeo. Di tengah situasi darurat, warga membutuhkan lebih dari sekadar janji: layanan kesehatan, obat, makanan, air minum, dan tempat berlindung yang benar-benar sampai kepada mereka. Foto: Doni M

 

"Saat sebagian warga masih berjuang mencari tempat aman, “obat” untuk persoalan bencana ternyata bukan hanya pil. Ada kebutuhan pemeriksaan kesehatan, air minum, sembako, tenda, dan bantuan yang harus benar-benar tiba di tangan pengungsi."

Baca juga:

Gala Poin:
1. Layanan kesehatan gratis: Paul Nuwa Veto menggelar pemeriksaan kesehatan dan memberikan obat-obatan gratis bagi warga terdampak gempa di Nagekeo.
2. Bantuan kebutuhan pengungsi: Selain layanan medis, bantuan mencakup sembako, air minum, tenda, dan sejumlah fasilitas untuk pengungsi.
3. Kebutuhan berkelanjutan: Masa tanggap darurat tidak hanya membutuhkan bantuan sesaat, tetapi juga kesinambungan layanan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.


Kondisi tersebut mendorong Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Paul Nuwa Veto, menggelar pelayanan kesehatan dan pemberian obat-obatan secara gratis bagi warga terdampak gempa di Kabupaten Nagekeo, Selasa, 18 Agustus 2026.

Langkah itu menjadi bagian dari aksi kemanusiaan yang dilakukan Paul bersama Partai Hanura. Selain layanan kesehatan gratis, warga pengungsi juga menerima sejumlah bantuan berupa sembako, air minum, tenda, serta beberapa fasilitas yang dibutuhkan selama berada di lokasi pengungsian.

Paul mengatakan aksi tersebut dilakukan karena kebutuhan kesehatan warga terdampak bencana tidak kalah penting dibanding kebutuhan dasar lainnya.

"Saya dan partai Hanura. terpanggil terhadap kondisi kesehatan warga yang mengungsi akibat gempa di Flores khususnya di Kabupaten Nagekeo, melaui aksi kemanusiaan ini kami memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat secara gratis, kerena perhatian terhadap kesehatan menjadi hal penting di tengah warga yang masih berada di lokasi pengungsian," ujar Nuwa Veto, dalam keterangan yang diterima pada Jumat, 22 Agustus 2026.

Baca juga:

Menurut Paul, perhatian terhadap kondisi kesehatan pengungsi diperlukan untuk mengantisipasi munculnya gangguan kesehatan selama masa tanggap darurat.
 
"Kepedulian terhadap kesehatan pengungsi diharapkan dapat membantu mencegah munculunya berbagai gangguan kesehatan selama masa tanggap darurat," lanjut Nuwa Veto.

Bagi warga yang masih bertahan di pengungsian, persoalan kesehatan dapat menjadi tantangan lanjutan setelah bencana. Lingkungan pengungsian yang padat, keterbatasan fasilitas sanitasi, kebutuhan obat-obatan, serta akses terhadap layanan medis membuat pelayanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

Karena itu, bantuan medis gratis seperti yang dilakukan di Nagekeo memiliki arti penting, terutama bagi warga yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan dalam situasi darurat.

Namun, aksi kemanusiaan semacam ini juga menempatkan kebutuhan warga sebagai persoalan yang lebih besar daripada sekadar seremoni bantuan. Masa tanggap darurat membutuhkan kesinambungan layanan, distribusi bantuan yang tepat sasaran, dan memastikan kebutuhan dasar pengungsi tetap terpenuhi selama kondisi belum pulih.

Peduli Pengungsi Gempa, Paul Nuwa Veto Salurkan Obat dan Bantuan di Nagekeo
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggalkan duka yang terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 68 orang meninggal dunia hingga Senin, 17 Agustus 2026, atau hari ketiga setelah gempa terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Foto: SAR Maumere

 

Paul juga menjelaskan bahwa selain pelayanan kesehatan gratis, aksi tersebut mencakup pembagian sembako, air minum, tenda, serta sejumlah fasilitas yang dibutuhkan pengungsi.

Aksi tersebut sekaligus disebut sebagai bentuk komitmen Partai Hanura untuk terus hadir bersama masyarakat, khususnya warga yang terdampak bencana.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan bantuan di tengah bencana bukan semata-mata seberapa banyak bantuan yang disalurkan, melainkan seberapa jauh kebutuhan warga benar-benar terjawab dan layanan tersebut mampu menjangkau mereka yang paling membutuhkan.

Penulis: Doni M 

 

 
Baca juga:


Gempa boleh mengguncang Flores, tetapi kebutuhan warga tidak boleh ikut terguncang. Di Nagekeo, layanan kesehatan gratis dan obat-obatan diberikan kepada pengungsi yang masih menghadapi masa tanggap darurat.

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #GempaFlores #Nagekeo #BantuanBencana #LayananKesehatanGratis #PartaiHanura

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال