GalaPos ID, Jakarta.
Pemerintah kembali menegaskan ambisinya membawa industri kecantikan lokal menembus pasar internasional.
Namun, di balik gemerlap pameran dan target ratusan ribu pengunjung, tantangan sesungguhnya tetap berada pada daya saing produk, inovasi, serta kemampuan brand lokal bertahan di pasar global yang semakin kompetitif.
"120 ribu pengunjung bisa memenuhi arena pameran. Pertanyaannya, kapan brand lokal memenuhi rak-rak toko dunia?"
Baca juga:
- Dari Pos Ronda ke Velodrome, Domino Kini Didorong Jadi Sport Tourism Jakarta
- Mengapa Kebiasaan Kecil Lebih Penting untuk Kebahagiaan
- DPR Kritik Tata Kelola KEK Pariwisata, Minta Perlindungan Hak Masyarakat
Gala Poin:
1. Pemerintah menegaskan komitmen mendorong brand kecantikan lokal menembus pasar internasional melalui penguatan ekosistem industri.
2. Jakarta X Beauty 2026 diikuti 400 brand, sekitar 70 persen merupakan brand lokal, dengan target lebih dari 120 ribu pengunjung.
3. Publik menanti realisasi target "go global" melalui peningkatan ekspor dan daya saing produk, bukan sekadar besarnya penyelenggaraan pameran.
Komitmen tersebut disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, saat membuka Jakarta X Beauty 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.
Menurut Riefky, Jakarta X Beauty menjadi salah satu wadah strategis untuk memperkuat ekosistem industri kecantikan nasional. Ajang tersebut dinilai mampu membuka peluang promosi, memperluas jejaring bisnis, sekaligus mendorong ekspansi brand lokal ke pasar internasional.
"Harapannya, local hero bisa go national dan local champion bisa go global. Antusiasme yang ditunjukkan melalui target sekitar 120 ribu pengunjung selama empat hari penyelenggaraan juga menunjukkan bahwa industri kecantikan Indonesia terus berkembang. Hari ini kita bisa mengklaim Jakarta X Beauty bukan lagi hanya event beauty terbesar di Indonesia, tetapi juga terbesar di dunia," ujar Riefky dalam keterangan tertulis yang diterima GalaPos ID, Kamis, 2 Juli 2026.
Baca juga:
Tragedi Pesawat Perintis di Yahukimo, Pilot Tewas dan Akses Vital Warga Lumpuh
Riefky menilai konsistensi penyelenggaraan Jakarta X Beauty sejak 2011 mencerminkan semakin kokohnya industri kecantikan sebagai salah satu subsektor ekonomi kreatif yang bertumpu pada kreativitas, inovasi, riset, desain, serta penguatan identitas merek.
Ia juga menyebut dominasi brand lokal dalam pameran menjadi bukti komitmen berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan daya saing produk kecantikan Indonesia, baik di pasar domestik maupun global.
Sementara itu, CEO Trans Digital Lifestyle Group & Female Daily Network, Putri Tanjung, mengatakan Jakarta X Beauty 2026 menghadirkan berbagai inovasi melalui kehadiran brand-brand baru, layanan khusus, serta beragam aktivitas interaktif selama empat hari penyelenggaraan.
Selain menjadi ajang pameran produk kecantikan, Jakarta X Beauty 2026 juga menghadirkan peluncuran produk, beauty talk, workshop, sesi edukasi, hingga berbagai kegiatan kolaboratif yang mempertemukan pelaku industri, kreator, dan masyarakat sebagai upaya memperkuat pertumbuhan industri kecantikan Indonesia.
Ke depan, publik akan menunggu apakah target "go global" benar-benar diwujudkan melalui peningkatan ekspor, perluasan pasar, serta lahirnya lebih banyak brand Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional, atau hanya menjadi slogan yang rutin digaungkan setiap penyelenggaraan pameran.
Baca juga:
KTN ke-63 YPPII Batu Soroti Karakter Bangsa di Tengah Tantangan Zaman
Panggung Jakarta X Beauty semakin megah. Kini publik menunggu panggung sesungguhnya: pasar internasional.
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #JakartaXBeauty2026 #BrandLokal #IndustriKecantikan #EkonomiKreatif #GoGlobal

.jpg)