Polres Garut dan Komunitas Trail Tanam Ratusan Pohon Alpukat di Batu Lempar

GalaPos ID, Garut.
Polres Garut bersama komunitas trail melaksanakan kegiatan penanaman ratusan pohon sebagai upaya mitigasi bencana longsor dan banjir di kawasan wisata Batu Lempar, Kabupaten Garut, Minggu, 11 Januari 2026.
Penanaman pohon alpukat di Batu Lempar Garut menjadi langkah mitigasi bencana. Tantangan selanjutnya adalah keberlanjutan dan pengawasan jangka panjang.

Polri dan Komunitas Trail Tanam Pohon di Batu Lempar Garut
Pohon alpukat memiliki manfaat ekologis dan ekonomi.

 

"Di tengah meningkatnya ancaman longsor dan banjir di Garut, penanaman pohon kembali diuji: sekadar seremoni atau solusi nyata mitigasi bencana?"

Baca juga:

Gala Poin:
1. Polres Garut dan komunitas trail menanam 500 pohon alpukat.
2. Reboisasi difokuskan pada kawasan rawan longsor dan banjir.
3. Pohon alpukat dipilih karena manfaat ekologis dan nilai ekonomi.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto, didampingi Wakapolres Garut Kompol Bayu Tri Nugraha serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Garut. Sebanyak 500 pohon alpukat ditanam di sejumlah titik yang dinilai rawan longsor dan banjir.

Pemilihan pohon alpukat didasarkan pada karakteristik sistem perakarannya yang kuat dan dalam. Tanaman ini dinilai mampu mengikat tanah, memperbaiki struktur lahan, serta meningkatkan daya serap air, sehingga efektif untuk reboisasi di wilayah berbukit dan rawan bencana.

Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto menyatakan, penanaman pohon tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan sekaligus langkah preventif menghadapi potensi bencana alam.

“Penanaman pohon alpukat ini diharapkan dapat memberikan manfaat ganda, tidak hanya menjaga keseimbangan lingkungan dan mencegah bencana, tetapi juga memiliki nilai ekonomis. Ke depan, hasilnya dapat dimanfaatkan dan dipanen oleh masyarakat sekitar,” ujar KBP Yugi Bayu, dalam keterangan yang diterima GalaPos ID, Rabu, 14 Januari 2026.

Baca juga:
Krisis Kesehatan Muncul Seiring Banjir Berkepanjangan di Banjar

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat dan komunitas trail yang terlibat langsung dalam proses penanaman. Sinergi lintas elemen tersebut dinilai penting, mengingat persoalan longsor dan banjir di Garut kerap berulang dan memerlukan upaya berkelanjutan, bukan sekadar aksi simbolik.

Melalui kegiatan ini, Polres Garut berharap kawasan wisata Batu Lempar dapat menjadi area yang lebih aman dan hijau, sekaligus meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup.

 

Polres Garut Tanam 500 Pohon Alpukat di Kawasan Rawan Longsor
Reboisasi harus disertai perawatan dan pengawasan berkelanjutan.

Kawasan wisata Batu Lempar di Kabupaten Garut dikenal memiliki kontur lahan miring dan rawan bencana longsor serta banjir. Kondisi tersebut menuntut pendekatan mitigasi yang tidak hanya reaktif, tetapi juga berbasis pencegahan jangka panjang. Pohon alpukat memiliki sejumlah manfaat ekologis, seperti menyerap karbon dioksida, memperkuat struktur tanah, meningkatkan resapan air, serta mendukung keanekaragaman hayati.

Selain fungsi lingkungan, alpukat juga memiliki nilai ekonomi yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar apabila dikelola secara berkelanjutan. Namun demikian, para pemerhati lingkungan mengingatkan bahwa keberhasilan reboisasi tidak hanya ditentukan oleh jumlah pohon yang ditanam.

 

 

Baca juga:
Dampak Banjir, Hampir Seribu Sekolah Terdampak di Kalsel

"Polres Garut menanam 500 pohon alpukat di kawasan wisata Batu Lempar sebagai langkah mitigasi longsor dan banjir berbasis kolaborasi masyarakat."

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #PolresGarut #MitigasiBencana #Reboisasi

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال