Dampak Banjir, Hampir Seribu Sekolah Terdampak di Kalsel

GalaPos ID, Kalsel.
Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kalimantan Selatan pada Senin, 12 Januari 2026, berdampak signifikan terhadap sektor pendidikan. Banjir yang meluas memaksa ratusan sekolah menghentikan aktivitas belajar mengajar tatap muka dan beralih ke pembelajaran jarak jauh.

Banjir Rendam Sekolah di Kalsel, Pemerintah Siapkan Revitalisasi

"Banjir tak hanya merendam rumah dan jalan, tetapi juga masa depan pendidikan. Di Kalimantan Selatan, ratusan sekolah terdampak, ribuan siswa terpaksa belajar dari rumah, dan negara diuji dalam memastikan hak belajar tetap terpenuhi."

Baca juga:

Gala Poin:
1. Sebanyak 926 sekolah di Kalimantan Selatan terdampak banjir dan aktivitas belajar terganggu.
2. Hampir setengah sekolah memilih pembelajaran jarak jauh, sebagian lainnya meliburkan siswa.
3. Pemerintah daerah dan pusat memprioritaskan verifikasi serta revitalisasi sekolah terdampak bencana.


Berdasarkan data terbaru Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan, tercatat sebanyak 926 sekolah negeri dan swasta terdampak langsung. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 421 Sekolah Dasar (SD), 372 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 83 Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta 50 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kota Banjarmasin menjadi wilayah dengan jumlah sekolah terdampak terbanyak.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra, mengatakan data tersebut diperoleh melalui rapat koordinasi serta sebaran tautan pendataan yang diisi langsung oleh masing-masing satuan pendidikan. Menurutnya, pendataan masih bersifat awal dan akan diverifikasi lebih lanjut.

Untuk memastikan tingkat kerusakan bangunan sekolah, pihaknya berencana turun langsung ke lapangan setelah air banjir surut. Langkah ini dinilai penting agar kebijakan penanganan tidak hanya berbasis laporan administratif, tetapi juga kondisi riil di lapangan.

Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengumpulkan data melalui Google Drive dengan meminta masyarakat mengirimkan foto serta luasan wilayah terdampak. Data tersebut kemudian dianalisis sebagai dasar penanganan bencana pendidikan.

Baca juga:
80 Tahun Terisolasi, Jalan Tering–Ujoh Bilang Akhirnya Tersambung

Ia menyebutkan, data awal mencatat 926 titik terdampak yang terus diperbarui secara real-time menjadi 986 titik, dengan estimasi biaya penanganan mencapai Rp319 triliun.

“Verifikasi lapangan akan dilakukan setelah banjir surut untuk menentukan tingkat kerusakan dan skala prioritas perbaikan,” kata Galuh, dalam keterangan yang diterima GalaPos ID, Selasa, 13 Januari 2026.

Di tingkat pusat, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa perbaikan dan revitalisasi sekolah akan memprioritaskan satuan pendidikan yang terdampak bencana.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti, menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pemerintah menargetkan revitalisasi sekitar 71.000 satuan pendidikan. Target tersebut berasal dari 11.700 satuan pendidikan yang telah memiliki anggaran sekitar Rp11 sekian triliun, ditambah alokasi baru sebanyak sekitar 60.000 satuan pendidikan.

Ia menambahkan, prioritas revitalisasi diberikan kepada sekolah-sekolah di daerah bencana serta sekolah dengan kondisi bangunan yang rusak dan membutuhkan perbaikan segera.

Banjir Kalsel Lumpuhkan Pendidikan, Ini Data dan Rencana Pemerintah

 

Berdasarkan sebaran wilayah, Kota Banjarmasin mencatat jumlah sekolah terdampak tertinggi dengan 288 sekolah, disusul Kabupaten Banjar sebanyak 261 sekolah, dan Kabupaten Barito Kuala sebanyak 143 sekolah.

Sementara itu, dari total 926 sekolah terdampak, sebanyak 45,9 persen memilih menerapkan pembelajaran jarak jauh, 39,6 persen masih menjalankan pembelajaran normal, dan 14,5 persen terpaksa meliburkan siswa.

Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah dan pusat dalam menjamin keberlangsungan pendidikan di tengah bencana yang berulang.

 

 

Baca juga:
Bau Sampah dan Lesunya Dagang di Pasar Caringin Bandung

"Banjir di Kalimantan Selatan berdampak pada 926 sekolah dan memaksa ribuan siswa beralih ke pembelajaran jarak jauh. Pemerintah daerah dan pusat menyiapkan langkah verifikasi dan revitalisasi sekolah terdampak bencana."

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #Banjir #Kalsel #Pendidikan

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال