GalaPos ID - Iklan Banner

Ariyo Windutomo Jadi Plt. KSP, Ujian Integritas Dimulai Usai Listyo Sigit Dicopot

GalaPos ID, Jakarta.
Pergantian pucuk pimpinan Kantor Staf Presiden (KSP) membawa tantangan baru bagi Letnan Jenderal TNI Ariyo Windutomo. Setelah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Staf Kepresidenan, Ariyo langsung menghadapi pekerjaan penting: memastikan pengawasan program prioritas nasional tetap berjalan, koordinasi pemerintahan tidak tersendat, dan integritas lembaga tetap terjaga.

Ariyo Windutomo Diminta Jaga Integritas KSP, Pengawasan Program Pemerintah Jadi Sorotan
Ariyo Windutomo resmi menjadi Plt. Kepala KSP setelah Listyo Sigit diberhentikan. Integritas, pengawasan program Prabowo, dan akuntabilitas pemerintahan kini menjadi ujian baru KSP. Publik menanti bukti kerja, bukan sekadar janji koordinasi. Foto: ist


“Integritas kembali menjadi kata kunci di Istana. Pertanyaannya, apakah ia akan menjadi budaya kerja atau sekadar kalimat wajib dalam setiap pengarahan pejabat?”

Baca juga:
Gala Poin:
1. Plt. Kepala KSP Ariyo Windutomo menegaskan bahwa KSP harus memastikan program prioritas nasional berjalan efektif, sesuai visi dan misi Presiden, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
2. Ariyo meminta seluruh jajaran KSP menjaga integritas, kesetiaan, profesionalisme, dan akuntabilitas. Pengawasan harus dilakukan secara objektif, transparan, serta memastikan persoalan di lapangan tersampaikan kepada Presiden.
3. Penunjukan Ariyo menyusul pemberhentian Listyo Sigit Prabowo setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan ilegal dan akses ilegal. Ariyo dituntut memastikan koordinasi pemerintahan tetap berjalan, fungsi pengawasan tidak terganggu, dan kepercayaan publik terhadap KSP tetap terjaga.


Dalam pengarahan perdananya kepada para Plt. Deputi dan Tenaga Ahli Utama KSP di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 5 November 2026, Ariyo meminta seluruh jajaran bekerja optimal mengawal pelaksanaan program pemerintah sesuai visi dan misi Presiden.

Ia menegaskan, KSP tidak boleh menjadi penghambat pelaksanaan kebijakan pemerintah. Sebaliknya, lembaga tersebut harus memastikan program prioritas nasional berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Salah satu perannya (KSP) adalah untuk mengendalikan pelaksanaan program-program prioritas nasional sesuai dengan visi dan misi Presiden. Kita bukan menjadi obstacle, tapi bagaimana caranya kita untuk dapat menyukseskan program-program prioritas nasional sesuai dengan visi dan misi Presiden,” ujar Ariyo, dalam keterangan yang diterima, Kamis, 5 November 2026.

Pernyataan tersebut menjadi pesan awal Ariyo kepada jajaran KSP. Namun, keberhasilan lembaga ini tentu tidak cukup diukur dari lancarnya koordinasi internal atau banyaknya program yang dikawal. Publik juga berkepentingan mengetahui sejauh mana pengawasan dilakukan secara objektif, bagaimana persoalan di lapangan dilaporkan, dan apakah rekomendasi kepada Presiden benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat.
 
 
Integritas KSP Menjadi Sorotan
Ariyo juga meminta seluruh jajaran menjaga kesinambungan tugas dan tanggung jawab di tengah dinamika organisasi. Ia menilai situasi saat ini harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama.
 
“Momentum ini perlu menjadi momentum kita semua untuk senantiasa menjaga integritas, kesetiaan, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas,” tegas Ariyo yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Sekretariat Presiden/Sekretaris Presiden.
 
 
Penekanan terhadap integritas, kesetiaan, dan akuntabilitas menjadi penting karena KSP memiliki posisi strategis dalam lingkar pemerintahan. Lembaga ini tidak hanya berperan mengawal program prioritas, tetapi juga menjadi penghubung antara Presiden dengan kementerian dan lembaga.
 
Karena itu, akuntabilitas tidak semestinya berhenti sebagai pesan dalam pengarahan internal. Ukurannya harus terlihat melalui mekanisme pengawasan, keterbukaan informasi, serta kemampuan menyampaikan persoalan kebijakan secara objektif kepada Presiden.
 
Ariyo turut menekankan profesionalisme setiap unit kerja. Pengawasan program prioritas nasional, pemantauan isu strategis, hingga penyampaian rekomendasi kebijakan kepada Presiden harus tetap menjadi perhatian utama.
 
Ia juga mendorong penguatan soliditas, koordinasi, dan kerja sama antardepartemen agar seluruh mandat KSP dapat dijalankan secara optimal.
 
 
Pergantian Pimpinan Setelah Kasus Hukum
 Penunjukan Ariyo tidak dapat dilepaskan dari perubahan kepemimpinan KSP setelah Presiden Prabowo memberhentikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan.
 
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keputusan tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 4 November 2026. Presiden telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) pemberhentian Listyo sekaligus menunjuk Ariyo sebagai Plt. Kepala KSP.
 
"Oleh karena itu kami sampaikan pagi ini Presiden telah menandatangani Keppres Pemberhentian Listyo sigit dalam kapasitas beliau sebagai Kepala KSP dan selanjutnya Presiden menunjuk pelaksana tugas untuk sementara, beliau tunjuk Letjen Ariyo Windutomo," kata Mensesneg Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Negara Jakarta, Rabu, November 2026.
 
Keputusan tersebut menyusul penetapan Listyo sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan ilegal, penghapusan bukti elektronik, dan akses ilegal. Polri mengumumkan penetapan tiga tersangka pada 3 November 2026.
 
Penting ditegaskan, status tersangka merupakan bagian dari proses hukum dan bukan putusan bersalah. Pembuktian perkara tetap harus dilakukan melalui mekanisme peradilan yang berlaku. Pergantian pimpinan KSP dalam situasi tersebut membuat perhatian publik tidak hanya tertuju pada siapa yang memimpin lembaga, tetapi juga bagaimana pemerintah memastikan fungsi kelembagaan tetap berjalan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara terjaga.
 
 
Siapa Ariyo Windutomo?
 Ariyo Windutomo merupakan perwira tinggi TNI lulusan Akademi Militer angkatan 1996. Sebelum ditunjuk sebagai Plt. Kepala KSP, ia menjabat Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres). Kariernya mencakup penugasan di lingkungan militer dan Kementerian Pertahanan.
 
Ia pernah menduduki sejumlah posisi, mulai dari Analis Madya Biro Kepegawaian, Kepala Bagian Kepegawaian, hingga Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan pada 2022. Di lingkungan militer, Ariyo pernah bertugas sebagai Kepala Staf Kodim 0508/Depok sekitar 2011–2012 serta di Staf Teritorial Kodam XVII/Cenderawasih.
 
Ia kemudian diangkat menjadi Kepala Sekretariat Presiden pada 29 November 2024 dan memperoleh kenaikan pangkat menjadi letnan jenderal. Dengan pengalaman tersebut, Ariyo kini memegang tanggung jawab tambahan untuk mengoordinasikan pelaksanaan mandat KSP di tengah dinamika pemerintahan.
 
Ujian Sebenarnya Ada pada Hasil Pengawasan
 Pengarahan perdana Ariyo menjadi awal konsolidasi internal KSP. Kegiatan itu dihadiri Plt. Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Heru Kreshna Reza, Plt. Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Prof. Popy Rufaidah, Plt. Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Yan Hiksas, Plt. Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Fadjar Dwi Wishnuwardhani, Kepala Sekretariat KSP Prof. Achmad Tjachja Nugraha, serta para Tenaga Ahli Utama KSP.
 
 
Namun, soliditas internal bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Publik membutuhkan kepastian bahwa pengawasan program pemerintah berjalan terukur, persoalan kementerian dan lembaga ditindaklanjuti, serta kebijakan yang disampaikan kepada Presiden tidak sekadar berisi laporan keberhasilan.
 
Pada akhirnya, jabatan Plt. Kepala KSP bukan hanya soal mengisi kekosongan kepemimpinan. Ariyo menghadapi tanggung jawab untuk memastikan lembaga tersebut bekerja profesional, menjaga akuntabilitas, dan menjalankan fungsi pengawasan demi kepentingan masyarakat.
 
Sebab, keberhasilan program pemerintah bukan ditentukan oleh seberapa sering sebuah program disebut sebagai prioritas, melainkan seberapa nyata hasilnya dirasakan rakyat.



Baca juga:

KSP bukan ruang tunggu jabatan. Setelah pergantian pimpinan, publik tentu ingin melihat apakah pengawasan program pemerintah benar-benar bekerja atau hanya sibuk merapikan barisan.

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #AriyoWindutomo #KepalaStafKepresidenan #KSP #PrabowoSubianto #ListyoSigit

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال