GalaPos ID, Trenggalek.
Kesulitan mendapatkan air bersih di tengah musim kekeringan menjadi persoalan yang dirasakan warga Desa Sengon, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek.
Menanggapi kondisi tersebut, anggota DPR RI Komisi VII, Novita Hardini, menyalurkan bantuan 4.000 liter air bersih dan paket sembako kepada masyarakat setempat, Kamis, 29 Oktober 2026.
"Tangki air bisa datang membawa kelegaan, sembako bisa membantu kebutuhan dapur. Namun, kekeringan tidak selesai hanya dengan sekali distribusi. Jangan sampai setiap kemarau datang, warga kembali menjadi penonton antrean air bersih, sementara solusi permanen masih sebatas wacana."
Baca juga:Gala Poin:
- Sendratari Sangga Pura di TMII, Kendal Angkat Legenda Sendang Tulang Bawang
- Tapak Suci Disorot Pemerintah, Ini Pesan Penting Listyo Sigit
- Bukan Sekadar Main Gim! Novita Hardini Bidik Potensi Ekonomi Digital Anak Muda
1. Novita Hardini menyalurkan 4.000 liter air bersih kepada masyarakat Desa Sengon, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, di tengah musim kekeringan.
2. Selain air bersih, warga juga menerima paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
3. Distribusi air bersih menjadi respons darurat, tetapi diperlukan perhatian terhadap infrastruktur dan ketersediaan sumber air agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan musiman.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari serta kebutuhan pokok rumah tangga. Novita menegaskan bahwa akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang tidak boleh diabaikan.
Menurutnya, kondisi masyarakat yang kesulitan memperoleh air harus menjadi perhatian bersama, terlebih ketika musim kekeringan berlangsung.
“Bagi sebagian orang, air bersih mungkin terasa mudah didapat. Namun, bagi warga yang kesulitan mendapatkannya, setiap liter air sangat berarti. Kami ingin hadir, mendengar, dan membantu meringankan kebutuhan masyarakat, apalagi di saat musim kekeringan seperti ini” ujar Novita, dalam keterangan yang diterima, Minggu, 1 November 2026.
Ia menilai kepedulian terhadap masyarakat tidak cukup diwujudkan melalui pernyataan, tetapi perlu hadir dalam tindakan nyata, terutama ketika warga menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.
Novita juga berharap semangat gotong royong terus tumbuh agar berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat ditangani secara bersama-sama.
Baca juga:
Program Biomassa BUM Desa Diluncurkan, Mendes Yandri: Jangan Sekadar Seremonial!
Warga bersyukur menerima bantuan air bersih. Bantuan tersebut mendapat respons positif dari warga penerima. Salah satu warga Desa Sengon, Lena, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan air bersih yang diberikan.
"Kami mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan air bersih yang diberikan oleh Bunda Novita yang sangat berarti," ucapnya singkat.
Selain mendistribusikan 4.000 liter air bersih, Novita Hardini juga memberikan bantuan paket sembako kepada warga. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat yang terdampak kesulitan air bersih.
Distribusi air bersih perlu diikuti solusi jangka panjang. Penyaluran air bersih dan sembako menjadi bentuk respons terhadap kebutuhan mendesak masyarakat Desa Sengon. Namun, persoalan kekeringan tidak semestinya hanya ditangani melalui bantuan sesaat.
Ketersediaan sumber air, pembangunan infrastruktur penampungan, pengelolaan distribusi, serta pemeliharaan sarana air bersih perlu menjadi bagian dari perhatian jangka panjang. Publik juga perlu mengetahui sejauh mana wilayah yang mengalami kesulitan air, berapa jumlah keluarga terdampak, dan bagaimana keberlanjutan pemenuhan kebutuhan air masyarakat setelah bantuan distribusikan.
Dengan demikian, bantuan 4.000 liter air bersih tidak hanya menjadi respons terhadap kebutuhan sementara, tetapi juga momentum untuk mendorong perhatian lebih serius terhadap akses air bersih yang layak dan berkelanjutan.
Sebab, bagi masyarakat yang menghadapi kekeringan, air bersih bukan sekadar bantuan sosial. Air merupakan kebutuhan dasar yang harus dapat diakses setiap warga tanpa harus menunggu datangnya bantuan berikutnya.
Baca juga:
Novita Hardini Bidik 157 Desa Kreatif, Bagaimana Nasib UMKM Trenggalek?
Ketika 4.000 liter air bersih harus didatangkan untuk membantu warga, ada pertanyaan yang lebih besar daripada sekadar siapa yang memberi bantuan: mengapa akses terhadap air bersih masih menjadi perjuangan ketika musim kemarau tiba?
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #NovitaHardini #Trenggalek #DesaSengon #AirBersih #BantuanKekeringan #PeduliMasyarakat #KrisisAirBersih #BantuanSembako
.jpg)
.jpg)