UPRINTIS Futsal League 2026, Ajang Pembinaan Atlet Muda Trenggalek

GalaPos ID, Trenggalek.
Di tengah tantangan pembangunan sumber daya manusia dan terbatasnya ruang pembinaan atlet usia muda di daerah, UPRINTIS Futsal League 2026 hadir sebagai upaya menjaring sekaligus membina talenta olahraga muda Kabupaten Trenggalek.
Turnamen yang digagas Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini, tersebut melibatkan pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA dari seluruh wilayah Trenggalek.

UPRINTIS Futsal League 2026, Ajang Pembinaan Atlet Muda Trenggalek
Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini (kiri) menilai pembinaan olahraga usia muda merupakan investasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia daerah. Foto: istimewa

"Banyak anak muda punya mimpi menjadi juara. Masalahnya, tidak semua punya lapangan untuk membuktikannya. UPRINTIS Futsal League 2026 hadir dengan janji membuka jalan, bukan sekadar membagikan piala."

Baca juga:

Gala Poin:
1. UPRINTIS Futsal League 2026 melibatkan pelajar SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Trenggalek sebagai wadah pencarian bakat olahraga.
2. Novita Hardini menilai pembinaan olahraga usia muda merupakan investasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia daerah.
3. Turnamen ini diharapkan menjadi jembatan bagi atlet muda Trenggalek menuju kompetisi tingkat provinsi hingga nasional.


Ajang yang sebelumnya diawali dengan pra-musim (pre-season) itu kini digelar dalam format kompetisi penuh. Tidak hanya menjadi arena pertandingan, turnamen ini juga diproyeksikan sebagai wadah pencarian bibit atlet yang berpotensi melangkah ke kompetisi tingkat regional hingga nasional.

Bagi Novita Hardini, pembinaan olahraga usia dini menjadi bagian penting dari investasi pembangunan daerah. Menurutnya, potensi atlet muda Trenggalek selama ini masih membutuhkan ruang pengembangan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

“Futsal di Kabupaten Trenggalek memiliki potensi yang luar biasa. Banyak talenta muda yang selama ini belum terwadahi secara optimal. Melalui UPRINTIS Futsal League, kami ingin membuka ruang agar mereka bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya dan berani bermimpi lebih tinggi,” ujar Novita saat menghadiri partai final turnamen, Rabu, 17 Juni 2026.

Baca juga:
Diduga Bocor 1.495 Data SPMB Batam, Pemkot Gandeng BSSN Lacak Pelaku

Kehadiran kompetisi semacam ini menjadi relevan di tengah masih minimnya jalur pembinaan olahraga yang mampu menghubungkan atlet daerah dengan kompetisi yang lebih tinggi. Tanpa ekosistem yang berkelanjutan, banyak potensi atlet muda berisiko berhenti hanya pada level turnamen lokal.
 
Novita mengaku terkesan dengan kualitas permainan yang ditunjukkan peserta selama kompetisi berlangsung. Ia menilai kemampuan teknik, komunikasi, kerja sama tim, hingga mental bertanding para peserta menunjukkan potensi yang layak mendapat pembinaan lebih lanjut.

“Saya melihat komunikasi dan teamwork mereka sangat baik. Bahkan untuk kategori usia dini, kemampuan mereka sudah cukup matang. Ini menjadi modal penting untuk kita siapkan menuju kompetisi yang lebih besar,” katanya.

Lebih jauh, Novita menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik semata. Menurutnya, kualitas generasi muda harus menjadi bagian utama dari agenda pembangunan jangka panjang.

“Yang terpenting bukan hanya menggelar acara seremonial. Kita harus menyiapkan ruang pembentukan karakter, kualitas, kompetensi, dan mental juara bagi anak-anak kita. Inilah investasi masa depan yang sesungguhnya,” tegasnya.

Dari Lapangan Futsal ke Panggung Nasional, Misi UPRINTIS League 2026
Saat sebagian anak muda sibuk berlomba mencari panggung di media sosial, ratusan pelajar Trenggalek justru bertarung di lapangan futsal mengejar prestasi. Tantangannya bukan sekadar mencetak gol, tetapi memastikan bakat mereka tidak berhenti sebagai penonton pembangunan. Foto: istimewa

 

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah turnamen tidak cukup diukur dari jumlah peserta atau kemeriahan acara. Tantangan sesungguhnya adalah memastikan adanya program pembinaan lanjutan, akses kompetisi yang berjenjang, serta dukungan fasilitas yang memadai bagi para atlet muda setelah kompetisi berakhir.

Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi daerah maupun nasional, Novita menilai generasi muda Trenggalek masih memiliki optimisme dan semangat gotong royong yang kuat sebagai modal menghadapi masa depan.

Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, mulai dari komunitas olahraga, sekolah, orang tua, hingga pemerintah daerah yang ikut berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan UPRINTIS Futsal League 2026.

Baca juga:
Dari Roma ke Lake Como, Bulan Madu Syifa Hadju dan El Rumi

“Meski kondisi bangsa sedang menghadapi banyak tantangan, saya melihat optimisme yang luar biasa dari anak-anak muda Trenggalek. Mereka tidak hanya mengeluh terhadap keadaan, tetapi menunjukkan apa yang bisa mereka lakukan untuk daerah dan bangsa. Spirit seperti inilah yang harus terus kita bangun,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan turnamen ini, Novita berharap semakin banyak atlet muda Trenggalek mampu menembus kompetisi tingkat provinsi hingga nasional sekaligus menjadikan olahraga sebagai sarana pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi masa depan.

“Tugas kita adalah menyiapkan jalan, memberikan fasilitas, dan mendukung mereka meraih mimpi. Karena setiap anak Trenggalek berhak memiliki kesempatan untuk menjadi juara,” pungkas Novita Hardini.

 

 

Baca juga:
Larung Sesaji Pacitan, Tradisi Nelayan Syukuri Hasil Laut Melimpah

"Di negeri yang sering ramai soal seremoni, UPRINTIS Futsal League mencoba menjawab pertanyaan sederhana: setelah tepuk tangan selesai, apakah atlet muda benar-benar mendapat jalan menuju masa depan?"

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #UPRINTISFutsalLeague2026 #NovitaHardini #AtletMudaTrenggalek #FutsalIndonesia #PembinaanGenerasiMuda

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال