Diduga Bocor 1.495 Data SPMB Batam, Pemkot Gandeng BSSN Lacak Pelaku

GalaPos ID, Batam.
Dugaan kebocoran 1.495 dokumen pribadi pendaftar Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Batam memunculkan pertanyaan serius mengenai keamanan data warga yang dipercayakan kepada sistem digital pemerintah.

Diduga Bocor 1.495 Data SPMB Batam, Pemkot Gandeng BSSN Lacak Pelaku
Ketika masyarakat diminta menjaga data pribadi, justru sistem yang menyimpan data itu diduga menjadi pintu masuk bagi pihak yang tak diundang. Foto: istimewa

"Dugaan kebocoran 1.495 data pendaftar SPMB Batam memicu kekhawatiran publik. Pemkot Batam menggandeng BSSN untuk mengusut dugaan peretasan yang disebut memanfaatkan celah keamanan sistem."

Baca juga:

Gala Poin:
1. Sebanyak 1.495 dokumen pendaftar SPMB Batam diduga terekspos akibat celah keamanan IDOR.
2. Pemkot Batam bekerja sama dengan BSSN dan tim siber untuk melakukan investigasi forensik.
3. Masyarakat diminta waspada terhadap potensi penyalahgunaan data pribadi.


Kasus ini mencuat setelah akun X @KoshNoctis mengklaim menemukan celah keamanan Insecure Direct Object Reference (IDOR) pada portal SPMB Batam. Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut ribuan dokumen pribadi berpotensi terekspos, termasuk Kartu Keluarga (KK), KTP orang tua, akta kelahiran, hingga dokumen kelulusan.

"Target: Portal SPMB Batam, Vulnerability: IDOR (Insecure Direct Object Reference), Impact: 1,495 Personal Documents Exposed," tulis akun tersebut dalam unggahan yang viral pada Senin, 15 Juni 2026.

Akun yang sama juga mengklaim telah mengakses ratusan dokumen sebagai bukti konsep (Proof of Concept).

"A total of 445 full data files have been dumped as a Proof of Concept (PoC). Identity Data: Family Cards, National IDs, Child IDs, Birth," demikian isi unggahan akun tersebut pada Senin, 15 Juni 2026.

Baca juga:
Makna Hijrah di Balik Meriahnya Pawai Obor 1 Muharam di Bandung Barat

Menanggapi kabar yang beredar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, menegaskan bahwa dugaan kebocoran tersebut masih dalam tahap investigasi.
 
"Itu kan masih dugaan, belum bisa dipastikan apakah data tersebut sudah benar-benar diambil atau tidak," ujar Rudi Panjaitan kepada media, Selasa, 16 Juni 2026.

Meski belum memastikan adanya pencurian data, Pemkot Batam langsung membentuk tim terpadu dan menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

"Itu kan pekerjaan orang terlatih, jadi kita respon dengan orang terlatih juga. Kita punya tim terpadu, tim cyber yang bekerja sama langsung dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)," kata Rudi Panjaitan, Selasa, 16 Juni 2026.

Menurut hasil investigasi awal, terdapat sedikitnya 14 kali percobaan akses ilegal yang terdeteksi selama masa pendaftaran berlangsung. Tingginya lalu lintas sistem diduga dimanfaatkan pihak luar untuk mencari celah keamanan.

"Memang ada 14 kali percobaan meretas aplikasi itu dan kita sudah lakukan pengecekan, lokasinya di mana, IP address-nya di mana, dan tujuannya apa," kata Rudi Panjaitan, Selasa, 16 Juni 2026.

DUGAAN KEBOCORAN 1.495 DATA SPMB BATAM JADI ALARM KEAMANAN SIBER, SIAPA YANG MENJAGA DATA ANAK-ANAK?
Sebanyak 1.495 dokumen pendaftar SPMB Batam diduga terekspos akibat celah keamanan IDOR. Foto tangkapan layar

 

Kasus ini memperlihatkan tantangan besar yang dihadapi layanan publik digital di Indonesia. Saat pemerintah mendorong digitalisasi administrasi pendidikan, perlindungan data pribadi justru menjadi ujian yang tidak boleh dianggap sekadar gangguan teknis.

Terlebih, data yang diduga terekspos bukan hanya milik siswa, melainkan juga informasi sensitif orang tua yang dapat berpotensi dimanfaatkan untuk berbagai bentuk kejahatan digital.

Hingga saat ini, proses forensik digital masih berlangsung. Pemkot Batam memastikan layanan SPMB tetap berjalan sembari menunggu hasil investigasi lanjutan dari tim gabungan dan BSSN.

 

 

Baca juga:
Hipotermia di Gunung Klabat Jadi Alarm Keselamatan Pendakian Indonesia

"Di era digital, rapor keamanan siber pemerintah tampaknya sama pentingnya dengan rapor siswa. Bedanya, jika siswa remedial, data pribadi tidak ikut bocor."

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #SPMBBatam #KebocoranData #KeamananSiber #BSSN #DataPribadi

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال