TVRI Jawa Tengah Gandeng PVK, Peluang Bisnis Baru untuk Para Pensiunan

GalaPos ID, Demak.
Di tengah tantangan kesejahteraan para purnawirawan yang kerap terlupakan setelah masa pengabdian berakhir, TVRI Jawa Tengah membuka peluang kerja sama ekonomi dengan organisasi Purna Visiana Karya (PVK) TVRI Jawa Tengah.
Langkah ini digadang-gadang menjadi upaya memperkuat kemandirian organisasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pensiunan yang pernah membangun lembaga penyiaran publik tersebut.

TVRI Jawa Tengah Gandeng PVK, Peluang Bisnis Baru untuk Para Pensiunan
Saat banyak pensiunan hanya mendapat ucapan terima kasih setelah puluhan tahun mengabdi, TVRI Jawa Tengah menawarkan peluang kerja sama ekonomi bagi purnawirawan. Pertanyaannya, apakah ini awal kemandirian organisasi atau sekadar rapat hangat dengan harapan yang masih menunggu realisasi?

 

Setelah pensiun, yang tersisa sering kali hanya kenangan. Kini TVRI Jawa Tengah menawarkan peluang usaha bagi purnawirawan. Mampukah kesejahteraan ikut "siaran langsung"?

Baca juga:

Gala Poin:
1. TVRI Jawa Tengah membuka peluang kerja sama ekonomi dengan PVK untuk mendukung kesejahteraan para purnawirawan.
2. Bentuk kerja sama yang ditawarkan mencakup pengadaan katering, alat tulis kantor, dan kebutuhan operasional lainnya.
3. Keberhasilan program bergantung pada penguatan organisasi PVK agar mampu mengelola peluang usaha secara profesional dan berkelanjutan.


Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan antara manajemen TVRI Jawa Tengah dan pengurus PVK yang berlangsung di Kantor Stasiun TVRI Jawa Tengah, Senin, 23 Juni 2026. Selain mempererat hubungan kelembagaan, agenda utama pertemuan membahas peluang kerja sama yang berpotensi menghasilkan pemasukan bagi organisasi purnawirawan.

Kepala Stasiun TVRI Jawa Tengah, Sanny Damanik, menegaskan bahwa PVK memiliki posisi penting sebagai wadah para purnawirawan yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun di TVRI. Karena itu, menurutnya, organisasi tersebut perlu didukung agar tetap aktif dan berkelanjutan.

“PVK merupakan bagian dari keluarga besar TVRI. Kami ingin organisasi ini tetap hidup, berkembang, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi para anggotanya. TVRI Jawa Tengah membuka ruang kerja sama yang bisa dikelola PVK, baik dalam penyediaan katering, alat tulis kantor, maupun kebutuhan lain yang memungkinkan untuk dikerjakan bersama,” ujar Sanny Damanik.

Baca juga:
Novita Hardini Minta Pemerintah Fokus Perkuat Ekosistem Film Nasional

Peluang kerja sama tersebut dinilai lebih dari sekadar hubungan bisnis. Bagi manajemen TVRI Jawa Tengah, langkah itu menjadi bentuk tanggung jawab moral terhadap para purnawirawan yang telah berkontribusi dalam perjalanan panjang lembaga penyiaran publik tersebut.
 
Namun, peluang ekonomi yang ditawarkan juga memunculkan pertanyaan publik: sejauh mana kerja sama itu dapat memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan anggota, dan bukan sekadar simbol perhatian institusi kepada para pensiunan?

Sanny mengakui keberhasilan program bergantung pada kesiapan organisasi. Karena itu, ia mendorong pengurus PVK segera memperkuat struktur kelembagaan, termasuk menyusun AD/ART sebagai landasan organisasi yang profesional dan berkelanjutan.

“Kami berharap PVK memiliki landasan organisasi yang jelas sehingga program-program yang dijalankan bisa terukur dan berkesinambungan. TVRI Jawa Tengah siap bersinergi dan memberikan dukungan sesuai kemampuan yang ada,” katanya.

TVRI Jateng Janjikan Dukungan Ekonomi untuk Purnawirawan, Publik Menanti Realisasinya
TVRI Jawa Tengah membuka peluang kerja sama ekonomi dengan PVK untuk mendukung kesejahteraan para purnawirawan.

 

Di sisi lain, Ketua PVK TVRI Jawa Tengah, Rahmat Supitar, melihat peluang kerja sama tersebut sebagai harapan baru bagi organisasi yang selama ini berupaya menjaga eksistensi sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian dari Kepala Stasiun TVRI Jawa Tengah. Dukungan ini bukan hanya bentuk kepedulian moral, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang dapat memperkuat organisasi,” ungkap Rahmat.

Menurut Rahmat, apabila kerja sama dapat direalisasikan secara berkelanjutan, organisasi berpotensi memperoleh tambahan pendapatan yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap iuran anggota.

“Dengan adanya sumber pendapatan dari kerja sama, beban iuran anggota bisa ditekan. Di sisi lain, kas organisasi dapat meningkat sehingga manfaatnya bisa kembali dirasakan oleh seluruh anggota PVK. Ini menjadi harapan besar bagi kami untuk membangun organisasi yang lebih mandiri dan produktif,” jelasnya.

Baca juga:
AI Mengubah Dunia Kerja, BINUS Siapkan Mahasiswa Hadapi Masa Depan 


Bagi para purnawirawan, isu kesejahteraan bukan sekadar soal penghargaan atas masa lalu, melainkan bagaimana pengalaman dan jejaring yang mereka miliki tetap bernilai pada masa kini. Karena itu, efektivitas program kerja sama yang dijanjikan akan menjadi ukuran utama keberhasilan komitmen tersebut.

Pertemuan ini menandai upaya menjaga hubungan antara institusi dan para purnawirawan. Namun pada akhirnya, publik akan menunggu satu hal yang lebih penting dari sekadar seremoni: apakah peluang yang dibuka benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan para anggota PVK secara berkelanjutan.

 

 

 
Baca juga:
Keamanan AMDK Jadi Sorotan Novita Hardini, Transparansi Data Perusahaan Diminta

"Di negeri yang rajin memberi penghargaan simbolis, langkah TVRI Jawa Tengah membuka peluang bisnis untuk purnawirawan menjadi kabar menarik. Tinggal satu pertanyaan: kapan manfaatnya benar-benar masuk kas anggota?"

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #TVRIJawaTengah #PurnawirawanTVRI #KesejahteraanPensiunan #BUMNMedia #EkonomiPurnatugas

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال