GalaPos ID, Jakarta.
Di tengah tantangan sosial perkotaan yang kian kompleks, mulai dari keterasingan sosial hingga potensi konflik antar remaja seperti tawuran. Masyarakat membutuhkan ruang alternatif yang mampu merangkul, mendidik, dan menyatukan. Menjawab kebutuhan tersebut, Luminesa. Aspirasi Jakarta, PW Matahari Pagi- Jakarta, Karang Taruna RW.06, FILeM, dan segenap pengurus RW.06 Manggarai menyelenggarakan nonton bareng (nobar) layar tancap film 'Rumah Tanpa Jendela" karya Aditya Gumay sebagai bagian dari gerakan sosial berbasis literasi dan gotong royong. Kegiatan nobar layar tancap ini berlangsung di RW.06 Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan pada hari Sabtu (11/04/2026).
"Nobar layar tancap di Manggarai menjadi cara kreatif untuk membangun literasi publik, kebersamaan sosial, dan aktivitas positif di kalangan remaja dan pemuda."
Baca juga:
Gala Poin:
- Inisiatif warga Manggarai untuk perkuat kebersamaan dan solidaritas sosial melalui sinema
- Layar tancap hadir sebagai wahana untuk memberikan ruang sosial bagi remaja dan orang muda yang reflektif, edukatif, dan kolektif.
- Nobar layar tancap di Manggarai menjadi ikhtiar untuk mencegah tawuran dan meningkatkan literasi publik.
Kegiatan ini bukan sekadar hiburan bagi warga, melainkan sebuah literasi publik dan intervensi kultural yang menghadirkan ruang positif bagi anak-anak dan remaja. Di tengah keterbatasan ruang ekspresi yang sehat, layar tancap hadir sebagai alternatif yang membangun sekaligus mengalihkan energi dari potensi perilaku destruktif menuju aktivitas yang reflektif, edukatif, dan kolektif.
Baca juga:
Dari Sawit ke Bensin ITS: Terobosan Energi atau Tantangan Baru?
Mencegah Melalui Menghadirkan dan Merajut Keguyuban
Alih-alih sekadar melarang, kegiatan ini mengedepankan pendekatan preventif: menghadirkan ruang-ruang positif yang memikat, inklusif, dan bermakna. Karang Taruna RW.06 menegaskan bahwa keterlibatan pemuda dalam kegiatan seperti ini menjadi kunci untuk membangun rasa memiliki terhadap lingkungan. Ketika remaja merasa diakui dan dilibatkan, potensi konflik sosial seperti tawuran dapat ditekan secara alami melalui penguatan ikatan sosial.
Masyarakat antusias mengikuti acara nobar layar tancap yang diselenggarakan di RW.06 Manggarai, Kecematan Tebet, Jakarta Selatan. Foto: istimewa
Baca juga:
Komodo Dijual Rp5 Juta, Polisi Bongkar Jaringan Perdagangan Satwa Dilindungi