GalaPos ID, Yogyakarta.
Job Edu Fair SMK Negeri 6 Yogyakarta menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan penyerapan tenaga kerja lulusan vokasi.
Melalui kegiatan ini, sekolah menghadirkan puluhan perusahaan yang membuka lowongan kerja sekaligus melakukan rekrutmen langsung sesuai kualifikasi lulusan.
"Ditengah tantangan tingginya angka pengangguran lulusan vokasi, Job Edu Fair SMK Negeri 6 Yogyakarta hadir sebagai solusi konkret dengan mempertemukan siswa dan perusahaan dalam satu ruang rekrutmen langsung."
Baca juga:
- Asem-asem Kambing Nganjuk, Kuliner Legendaris yang Tetap Diburu hingga Kini
- Cerita DeVaFez: Hampir Bangkrut, Kini Masuk Puluhan Retail Modern
- 2.000 Kasus per Tahun, Pemerintah Perketat Pengawasan Platform Digital
Gala Poin:
1. Job Edu Fair membuka akses langsung lulusan SMK ke dunia kerja melalui rekrutmen dan walk-in interview.
2. Kolaborasi sekolah dan industri menjadi kunci penyerapan tenaga kerja vokasi.
3. Lulusan dibekali kompetensi praktis yang sesuai kebutuhan sektor industri.
Kegiatan ini tidak sekadar pameran, tetapi juga ruang temu antara dunia pendidikan dan industri. Perusahaan dari sektor industri kreatif, pariwisata, hingga kuliner turut ambil bagian, sejalan dengan kompetensi keahlian yang diajarkan di sekolah seperti perhotelan, beauty therapy, dan tata boga.
Bagi siswa lulusan tahun 2026, ajang ini menjadi kesempatan awal untuk memahami realitas dunia kerja. Mereka tidak hanya mendapatkan informasi lowongan, tetapi juga dapat berkonsultasi langsung dengan perekrut terkait kebutuhan industri dan prospek karier.
Proses rekrutmen bahkan dilakukan di tempat melalui sesi walk-in interview. Skema ini dinilai efektif karena mempercepat transisi lulusan dari bangku sekolah ke dunia kerja, sekaligus memudahkan perusahaan dalam menyaring kandidat potensial.
Baca juga:
780 Ribu Akun Anak Dihapus TikTok, Komdigi Soroti Celah di Roblox
Dari sisi industri, kepercayaan terhadap lulusan sekolah ini juga menjadi faktor penting. Salah satu perekrut, Arik, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memiliki pengalaman positif dalam merekrut alumni sebelumnya.
“Kalau potensi dari SMK 6, kita sudah melihat dari rekam jejaknya, bagaimana rekan-rekan peserta didik SMK 6 yang awalnya dari PKL kemudian kami rekrut, karena memang evakuasinya bagus, dan mungkin kerjasama kita dari awal sudah jelas,” terang Arik.
![]() |
| Job Edu Fair SMK Negeri 6 Yogyakarta hadir sebagai solusi konkret dengan mempertemukan siswa dan perusahaan dalam satu ruang rekrutmen langsung. Foto: Giri |
Selain bursa kerja, kegiatan ini juga menampilkan expo karya siswa, termasuk fashion show. Pameran tersebut menjadi bukti konkret bahwa lulusan tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki kompetensi praktis yang dapat langsung diterapkan di industri.
Di tengah persaingan kerja yang semakin ketat, model Job Edu Fair ini menunjukkan bahwa sinergi antara sekolah dan dunia usaha menjadi kunci dalam meningkatkan daya serap lulusan sekaligus menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di Indonesia.
Baca juga:
Atlet Tinju Tapanuli Utara Raih 3 Emas di Kejurda 2026 Meski Dana Minim
"Job Edu Fair SMK Negeri 6 Yogyakarta membuka peluang kerja bagi lulusan 2026 melalui puluhan lowongan dan walk-in interview, sekaligus menjembatani kebutuhan industri dengan tenaga kerja terampil."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #JobEduFair #SMKSiapKerja #VokasiIndonesia #PeluangKerja
.jpg)
.jpg)