Ribuan Warga Pandeglang Mengungsi, BPBD Siaga Darurat

GalaPos ID, Pandeglang.
Intensitas hujan tinggi sejak Sabtu, 10 Januari 2026, menyebabkan banjir melanda Kabupaten Pandeglang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) mencatat sedikitnya 12 kecamatan terdampak, dengan ketinggian air bervariasi antara 30 sentimeter hingga lebih dari satu meter.

Akses Jalan Lumpuh, Pandeglang Siaga Banjir Susulan

"Banjir Pandeglang menenggelamkan 12 kecamatan dan memutus akses ribuan warga, pemerintah digugat cepat tanggap dalam penanganan darurat."

Baca juga:

Gala Poin:
1. 12 kecamatan Pandeglang terdampak banjir, ketinggian air 20 cm – 1 m.
2. Ribuan warga terpaksa mengungsi, sebagian memilih bertahan meski rumah terendam.
3. BPBD bersama TNI, Polri, dan relawan menyalurkan bantuan dan evakuasi warga.


Kecamatan terdampak meliputi Patia, Sumur, Labuan, Cikeusik, Cigeulis, Pagelaran, Panimbang, Sobang, Saketi, dan Sukaresmi. Banjir tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga lahan pertanian dan fasilitas umum. Ribuan warga terpaksa mengungsi ke balai desa, sekolah, dan rumah kerabat.

Meski air sudah masuk ke rumah-rumah, sebagian warga memilih tetap bertahan karena merasa masih aman. Saodah, salah seorang korban, menyampaikan keluhannya.

“Iya semuanya sudah terendam, kalau mau mengungsi lihat nanti, iya bantuan juga belum dapat,” sebut Saodah, Selasa, 13 Januari 2026.

Baca juga:
Menakar Prospek Jangka Panjang Arweave di Ekonomi Digital

Pemerintah daerah bersama tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan telah melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi warga dan penyaluran logistik berupa makanan siap saji, selimut, serta obat-obatan.

Kepala Pelaksana BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, menambahkan situasi banjir di wilayah setempat.

“Terdapat 12 kecamatan yang terdampak, ketinggian air bervariasi tinggi rendahnya mulai dari 20 cm hingga kurang lebih 1 m,” kata Riza, Selasa, 13 Januari 2026.

Hingga kini, pendataan korban dan kerugian material masih berlangsung.

Ribuan Warga Pandeglang Mengungsi, BPBD Siaga Darurat

 

Diketahui, hujan lebat yang melanda wilayah Tangerang dan Serang pada awal Januari 2026 menimbulkan banjir yang merendam lahan pertanian dan permukiman warga. Di Kecamatan Tigaraksa, Tangerang, sedikitnya 108 hektare sawah di Desa Margasari terendam luapan Sungai Cimanceuri sejak Selasa dini hari, 13 Januari 2026.

Camat Tigaraksa, Cucu Abdul Rosid, menyatakan bahwa 62 hektare sawah di blok dua dan 46 hektare di blok tiga berpotensi gagal panen. Selain itu, 30 kepala keluarga terdampak permukiman yang berada di aliran sungai.

“Untuk sawah selama ini kita hitung totalnya satu kesatuan ada 108 hektare,” jelas Cucu Abdul.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan karena prakiraan cuaca menunjukkan hujan masih mungkin terjadi beberapa hari ke depan.

 

 

Baca juga:
Bau Sampah dan Lesunya Dagang di Pasar Caringin Bandung

"Banjir akibat hujan tinggi rendam 12 kecamatan Pandeglang, ribuan warga terisolir dan aktivitas lumpuh. BPBD bersama tim gabungan siaga evakuasi dan bantuan darurat."

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #Banjir #Pandeglang #BPBDSiaga

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال