80 Tahun Terisolasi, Jalan Tering–Ujoh Bilang Akhirnya Tersambung

GalaPos ID, Kutai Barat.
Penantian panjang selama 80 tahun akhirnya berakhir. Jalur darat yang menghubungkan Kecamatan Tering di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dengan Ujoh Bilang, ibu kota Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, kini resmi terhubung.
Peresmian ruas jalan ini menjadi tonggak penting pemerataan pembangunan di wilayah barat Benua Etam yang selama puluhan tahun terisolasi.

Akses Darat Pedalaman Kaltim Dibuka, Kubar–Mahulu Masuk Babak Baru
Anggota DPR RI Sarifah Suraidah mengapresiasi peresmian jalan Tering–Ujoh Bilang sebagai tonggak pemerataan pembangunan di Kutai Barat dan Mahakam Ulu. Akses darat ini diharapkan membuka peluang ekonomi dan layanan publik. Foto: istimewa

"Setelah delapan dekade Indonesia merdeka, masyarakat pedalaman Kalimantan Timur akhirnya merasakan arti konektivitas darat. Jalur Tering–Ujoh Bilang yang selama ini rusak parah dan terputus kini resmi tersambung, menandai babak baru pembangunan di Kutai Barat dan Mahakam Ulu."

Baca juga:

Gala Poin:
1. Jalur darat Tering–Ujoh Bilang resmi tersambung setelah 80 tahun keterisolasian wilayah.
2. Infrastruktur ini menjadi simbol pemerataan pembangunan di pedalaman Kalimantan Timur.
3. DPR RI mendorong dukungan anggaran Pemerintah Pusat untuk menuntaskan konektivitas wilayah barat Kaltim.


Kondisi jalan lintas Kubar–Mahulu sebelumnya dikenal memprihatinkan. Akses darat rusak berat, bahkan terputus di sejumlah titik, memaksa warga mengandalkan jalur sungai yang mahal, berisiko, dan memakan waktu. Realitas tersebut berdampak langsung pada akses ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga layanan publik masyarakat pedalaman.

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Kalimantan Timur, Sarifah Suraidah, menyampaikan rasa syukur dan haru atas terwujudnya konektivitas yang telah lama dinantikan masyarakat.

‘‘Alhamdulillah, patut kita syukuri bersama. Infrastruktur jalan dari Tering menuju Ujoh Bilang sudah terhubung, setelah 80 tahun sejak Indonesia Merdeka daerah ini masih terisolir. Saya sangat bangga dan terharu, masyarakat di Kubar dan Mahulu sudah bisa menikmati jalan yang lebih baik saat ini,“ beber Sarifah Suraidah dalam keterangan yang diterima GalaPos ID, Senin, 12 Januari 2026..

Peresmian jalan tersebut dinilai bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol kehadiran negara di wilayah pedalaman.

Baca juga:
Pisang Goreng Nasional, Potret UMKM Pelajar di Tengah Potensi Jombang


Dalam Kunjungan Kerja Reses DPR RI sekaligus menghadiri peresmian ruas Jalan Tering-Ujong Bilang di Kubar, Kaltim, pada pekan lalu, Sarifah Suraidah yang akrab disapa Bunda Harum menyebut momen ini sebagai bukti nyata upaya pemerataan pembangunan yang selama ini kerap terpusat di wilayah perkotaan.

‘‘Kami mengapresiasi komitmen dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang merata hingga wilayah pedalaman, khususnya di Kubar dan Mahulu. Mohon doanya, jalur darat di wilayah barat Kalimantan Timur akan bisa tuntas bertahap dalam 2 tahun ke depan,” ungkap Bunda Harum bangga.

Meski demikian, Bunda Harum menegaskan bahwa tantangan pembangunan infrastruktur di Kalimantan Timur belum sepenuhnya selesai. Peran aktif Pemerintah Pusat masih sangat dibutuhkan, terutama dalam dukungan anggaran untuk membuka keterisolasian wilayah pedalaman.

Sebagai Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, ia memastikan aspirasi masyarakat Kubar dan Mahulu akan terus diperjuangkan melalui mekanisme serap aspirasi daerah pemilihan.

“Saya berpesan, tetap semangat dan jangan lelah untuk membangun Kalimantan Timur di wilayah yang masih tertinggal. Pembangunan infrastruktur yang merata akan membuka akses ekonomi, pendidikan, kesehatan maupun pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat,” papar Bunda Harum yang sekaligus sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Timur ini.

 

80 Tahun Menanti Jalan Darat: Tering–Ujoh Bilang Akhirnya Tersambung
Anggota DPR RI Sarifah Suraidah menyebut konektivitas darat ini sebagai wujud nyata komitmen pembangunan wilayah pedalaman Kalimantan Timur. Foto: istimewa

Dalam kunjungan kerja tersebut, Bunda Harum turut mendampingi Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud, Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas’ud, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Wakil Bupati Nanang Adriani, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kutai Barat.

Peresmian jalan Tering–Ujoh Bilang menjadi harapan baru bagi masyarakat pedalaman Kalimantan Timur. Namun publik juga menanti konsistensi pemerintah dalam memastikan kualitas jalan, keberlanjutan pembangunan, serta dampak nyata bagi kesejahteraan warga, bukan sekadar seremoni peresmian semata.

 

 

Baca juga:
Curve DAO Token: Prediksi dan Risiko Harga CRV

"Setelah 80 tahun Indonesia merdeka, jalur darat Tering–Ujoh Bilang di Kalimantan Timur akhirnya tersambung. Infrastruktur ini membuka akses ekonomi dan layanan publik bagi masyarakat Kutai Barat dan Mahakam Ulu yang selama ini terisolasi."

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #Infrastruktur #Kaltim #SarifahSuraidahHanum

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال