GalaPos ID, Jakarta.
Kebakaran hebat yang terjadi di gedung milik Terra Drone, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Desember 2025, menewaskan 21 orang, menurut data yang dirilis kepolisian pada sore hari. Kebakaran yang terjadi menjelang siang itu membuat sejumlah pekerja terjebak di lantai atas.
Penyebab kebakaran masih diselidiki.
"Kepulan asap pekat membuat evakuasi korban kebakaran Terra Drone berjalan lamban—apa yang sebenarnya terjadi di dalam gedung tujuh lantai itu?"
Baca juga:
- Tragedi Terra Drone Tewaskan 20 Orang, Termasuk Ibu Hamil
- Bunga Cempaka, Di Balik Wangi dan Klaim Khasiat Kesehatan
- Viral Dugaan Penipuan WO, Siapa Sebenarnya Ayu Puspita?
Gala Poin:
1. Kebakaran terjadi cepat, membuat pekerja terjebak di lantai atas.
2. Petugas damkar kesulitan menembus lantai enam akibat asap pekat.
3. Penyebab kebakaran sedang diselidiki; indikasi awal terkait baterai drone.
“Dua puluh,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo, Selasa, 9 Desember 2025.
Ia menambahkan salah seorang korban merupakan perempuan hamil.
“Salah satu korban adalah wanita hamil,” lanjutnya.
Pemadaman Dimulai 12.50 WIB
Warga melaporkan kebakaran pada pukul 12.43 WIB dan pemadaman dimulai tujuh menit kemudian. Meski demikian, api dan asap sudah lebih dulu menyebar ke lantai atas.
Tim damkar mengerahkan 29 armada dan 101 personel untuk memadamkan api serta mengevakuasi korban. Tangga penyelamatan digunakan untuk menjangkau pekerja yang terjebak.
Baca juga:
Transaksi Kripto Tembus Rp 409 T, Indonesia Dilirik Global
Menurut Kapolres, evakuasi berjalan lambat karena kondisi lantai empat hingga enam dipenuhi asap pekat.
“Jadi saat ini fokus dari petugas gabungan, terutama damkar masih berjuang keras untuk menembus lantai 6. Lantai 4 dan 5 berhasil ditembus. Kondisi ke lantai 6 cukup berat,” katanya.
Beberapa korban ditemukan dalam kondisi hangus. Petugas masih menyisir seluruh lantai untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal. Hingga sore hari, jumlah pasti korban belum dapat dipastikan meski temuan lapangan menunjukkan angka kematian tinggi.
Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada baterai drone yang menyala di ruang penyimpanan, namun pemeriksaan lebih lanjut masih dilakukan.
Polisi bekerja sama dengan Laboratorium Forensik untuk mengecek kondisi baterai, pola penyebaran api, dan potensi kerusakan sistem penyimpanan.
Baca juga:
Ekonomi Terpukul, UMKM Sumatra Alami Kerugian Besar akibat Banjir
"Kebakaran gedung Terra Drone di Jakarta Pusat menewaskan 20 orang dan menyulitkan petugas akibat kondisi lantai enam yang penuh asap. Penyebab kebakaran masih diselidiki."
#Kebakaran #TerraDrone #Kemayoran #GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia
.jpeg)
.jpeg)