GalaPos ID, Jakarta.
Harga Ethereum (ETH) pada 18 Desember 2025 tercatat berada di kisaran Rp47.015.802 per koin, atau sekitar $2.856,40 hingga $2.952,10.
Dalam 24 jam terakhir, ETH mengalami tren penurunan sekitar 0,66% hingga 4,52%, mencerminkan meningkatnya tekanan jual di pasar kripto.
![]() |
| Foto: coinmarketcap |
"Ethereum kembali diuji. Harga terkoreksi, tekanan jual meningkat, namun kapitalisasi pasar masih menegaskan posisi ETH sebagai tulang punggung ekosistem kripto global."
Baca juga:
Gala Poin:
1. Harga ETH melemah hingga 4,52% dalam 24 jam terakhir.
2. Kapitalisasi pasar Ethereum masih berada di level Rp5.925 triliun.
3. Area $3.000 menjadi zona psikologis penentu arah harga ETH.
Meski terkoreksi, nilai kapitalisasi pasar Ethereum masih berada pada level tinggi, yakni sekitar $344,75 miliar atau setara Rp5.925,94 triliun.
Volume perdagangan harian juga tetap aktif dengan nilai transaksi mencapai sekitar $28,79 miliar, menandakan likuiditas ETH masih terjaga.
Secara teknikal, harga ETH saat ini bergerak di area psikologis $3.000. Struktur pola inverse head-and-shoulders masih dinilai valid selama harga mampu bertahan di atas level dukungan $2.710.
Namun, pasar masih dibayangi ketidakpastian jangka pendek akibat volatilitas tinggi dan sentimen global yang fluktuatif.
Baca juga:
Kondisi ini menunjukkan paradoks pasar Ethereum. Di satu sisi, ETH tetap menjadi aset kripto utama dengan kapitalisasi besar.
Di sisi lain, pergerakan harga jangka pendek mencerminkan kehati-hatian investor yang menunggu kepastian arah pasar berikutnya.
Baca juga:
"Ethereum terkoreksi di area $3.000, namun kapitalisasi pasar masih bertahan di atas Rp5.900 triliun di tengah volatilitas pasar kripto."
#Ethereum #ETH #Kripto #GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia
Tags
Kripto

.jpeg)