CELO di Pasar Kripto: Murah, Inklusif, atau Berisiko?

GalaPos ID, Jakarta.
Celo (CELO) merupakan token asli dari platform blockchain open-source yang mengklaim fokus pada inklusi keuangan global melalui pendekatan mobile-first. Proyek ini dirancang agar layanan keuangan digital dapat diakses hanya dengan ponsel pintar dan nomor telepon, tanpa bergantung pada sistem perbankan konvensional.
Namun, fluktuasi harga dan tantangan adopsi menimbulkan pertanyaan besar bagi publik.

 

Blockchain Mobile-First Celo dan Tantangan Adopsi di Indonesia
Foto: Shutterstock

"Di tengah lesunya pasar kripto global, Celo (CELO) terus dipromosikan sebagai solusi keuangan inklusif berbasis ponsel. Namun, seberapa realistis klaim tersebut bagi publik Indonesia?"

Baca juga:

Gala Poin:
1. Celo mengusung konsep inklusi keuangan berbasis ponsel, namun masih menghadapi tantangan adopsi.
2. Harga CELO berfluktuasi dan mencerminkan risiko pasar kripto yang tinggi.
3. Status Ethereum Layer-2 membuka peluang, tetapi juga meningkatkan persaingan.



Namun, di tengah idealisme tersebut, realitas pasar menunjukkan dinamika yang patut dicermati publik secara kritis. Per 17 Desember 2025, harga Celo tercatat berfluktuasi.

Data dari Pintu menunjukkan harga sekitar Rp2.197 per token, sementara CoinGecko mencatat konversi sekitar Rp2.597,15 per token. Perbedaan harga ini mencerminkan volatilitas yang masih menjadi karakter utama aset kripto.

Dari sisi teknologi, Celo menggunakan mekanisme konsensus Proof-of-Stake (PoS) yang dinilai lebih efisien dan ramah lingkungan.

Proyek ini juga telah bertransisi menjadi Ethereum Layer-2, sebuah langkah strategis untuk meningkatkan skalabilitas, keamanan, dan interoperabilitas.

Meski demikian, status Layer-2 juga berarti Celo harus bersaing ketat dengan solusi serupa yang lebih dulu mapan.

Baca juga:
Zona Merah Literasi, Pemuda Lembata Bergerak dari Bawah

Di Indonesia, CELO dapat dibeli melalui sejumlah bursa kripto yang terdaftar dan diawasi, seperti Pintu, INDODAX, Pluang, dan Bittime. Kemudahan akses ini memang membuka peluang partisipasi publik, tetapi sekaligus menuntut literasi finansial yang memadai agar masyarakat tidak hanya tergiur harga murah.

Sebagai aset berisiko tinggi, CELO menuntut kehati-hatian. Klaim inklusi keuangan perlu diuji bukan hanya dari sisi teknologi, tetapi juga dari sejauh mana manfaat nyatanya dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya kelompok yang selama ini belum terjangkau layanan keuangan formal.

Celo (CELO): Janji Inklusi Keuangan di Tengah Fluktuasi Harga Kripto

  

Baca juga:
Prediksi Harga Ripple (XRP) 2025–2030, Peluang dan Risiko

"Celo (CELO) hadir sebagai blockchain mobile-first yang mengusung inklusi keuangan global. Namun, fluktuasi harga dan tantangan adopsi menimbulkan pertanyaan besar bagi publik."

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #Ekonomi #Kripto #Blockchain

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال