GalaPos ID, Jakarta.
Indonesia kembali mencuri perhatian Asia Tenggara. Lewat penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2025, pemerintah bersama pelaku industri membuka babak baru transformasi industri nasional menuju arah yang lebih berkelanjutan, tangguh, dan inklusif.
Foto: Lia Indriasari, Country Manager Pamerindo Indonesia - Informa Markets Indonesia. Istimewa |
“Bayangkan ruang seluas 143.000 meter persegi penuh inovasi lintas sektor, dari konstruksi hingga energi—itulah IEE Series 2025, di mana janji-janji keberlanjutan diuji bukan sekadar lewat kata, tapi lewat aksi nyata.”
Baca juga:
- Stop Kekerasan Wartawan! Iwakum Adukan Pasal Multitafsir ke MK
- Husnan Bey Siap Pimpin PPP, Targetkan Kebangkitan di 2029
- RUU Hak Cipta Disorot, BCL Minta Regulasi Jangan Sepihak
Gala Poin:
1. IEE Series 2025 menjadi ajang multi-sektor terbesar di Asia Tenggara dengan 2.000+ peserta dan partisipasi 42 negara, mendorong kolaborasi untuk transformasi industri berkelanjutan.
2. Fokus utama mencakup pembangunan infrastruktur, energi bersih, kesiapsiagaan bencana, dan digitalisasi industri—semuanya dibalut dalam semangat Net Zero Emission dan SDGs.
3. Pamerindo Indonesia sebagai penyelenggara mengedepankan praktik hijau nyata, inklusi sosial, dan digitalisasi, menjadikan IEE Series 2025 sebagai standar baru pameran masa depan.
Dengan tema “Sustainability for Industrial Transformation”, IEE Series 2025 menjadi bukan sekadar ajang pameran, tetapi simbol sinergi nasional dan internasional dalam mewujudkan pembangunan industri yang sejalan dengan visi Net Zero Emission Indonesia.
Diselenggarakan selama dua pekan penuh, pameran ini mempertemukan lebih dari 2.000 exhibitor dari 42 negara dan menjadikannya sebagai perhelatan multi-sektor industri terbesar di Asia Tenggara.
Tidak hanya memamerkan teknologi, acara ini juga menyatukan strategi lintas sektor demi masa depan industri yang tangguh, inklusif, dan rendah emisi.
“Dengan skala yang semakin besar, kami optimis IEE Series 2025 akan memberikan dampak konkret bagi penguatan industri, sekaligus mengukuhkan posisi ajang ini sebagai pusat pertemuan industri terbesar di Asia Tenggara,” ujar Lia Indriasari, Country Manager Pamerindo Indonesia dalam sesi Media Briefing di Jakarta, 27 Agustus 2025.
Baca juga:
Hipotermia di Pos 5, Pendaki Diselamatkan Setelah 10 Jam
Dibagi dalam dua pekan, IEE Series 2025 menghadirkan pameran lintas sektor, dari konstruksi, air bersih, teknologi beton, energi, hingga digitalisasi dan kendaraan listrik.
Tak hanya industri besar, tapi juga UMKM, organisasi sosial, hingga penyandang disabilitas dilibatkan aktif.
Di pekan pertama, sorotan tertuju pada Construction Indonesia 2025 yang memasuki usia ke-25 tahun. Tidak hanya menyoroti material bangunan pintar, ajang ini juga mendukung program 3 Juta Rumah pemerintah melalui solusi hunian layak dan berkelanjutan.
Pameran seperti Concrete Show South East Asia dan Water Indonesia juga tampil menonjol. Mereka memperkuat agenda pembangunan infrastruktur dan sanitasi nasional lewat pendekatan teknologi rendah emisi dan kolaborasi dengan AP3I dan PERPAMSI.
Foto Bersama Para Speakers setelah Sesi Industry Insights Selesai. Istimewa |
Sementara itu, ADEXCO menghidupkan zona edukasi kesiapsiagaan bencana lewat Relief Response Zone yang didukung langsung oleh BNPB.
Simulasi penanganan bencana secara langsung ini mengingatkan bahwa ketangguhan nasional tak hanya soal pembangunan fisik, tapi juga kesiapan mental dan sosial.
Minggu kedua menghadirkan dinamika yang lebih teknologis. Mining Indonesia 2025 tidak hanya jadi forum raksasa industri tambang, tetapi juga membuka akses pada The Battery Show Indonesia dan Data Center Asia – Indonesia, yang menjadi debut penting bagi infrastruktur digital masa depan.
Baca juga:
Golaga dan Curug Sumba: Dua Destinasi Alami Penuh Pesona
Dalam kolaborasi bersama ASPINDO, Mining Indonesia menyelenggarakan Operator Championship yang melibatkan operator tambang perempuan sebagai bagian dari pengarusutamaan gender dalam industri berat, mendukung agenda SDGs.
Ajang ini juga mendapat pengakuan global, ditunjukkan dengan kepercayaan sebagai tuan rumah rapat panitia tahunan World Mining Congress (WMC) ke-106, mempertegas posisi Indonesia sebagai poros penting dalam percaturan energi dan tambang global.
Kehadiran Shandong Heavy Industry Group Co., Ltd. (SHIG) sebagai sponsor utama juga menggarisbawahi bahwa pameran ini menarik pemain besar internasional untuk berinvestasi dan berinovasi di Indonesia.
Baca juga:
DJ Panda Bungkam, Syntia Menuntut Keadilan
Di balik megahnya pameran, IEE Series 2025 mengusung visi hijau dan bertanggung jawab secara sosial. Pamerindo Indonesia menunjukkan komitmen melalui kolaborasi dengan mitra seperti:
- Rappo Indonesia (suvenir daur ulang & pemberdayaan perempuan),
- Repair Project (produk limbah daur ulang Sungai Citarum),
- Kopi Sunyi (inklusi disabilitas),
- Ecoloop & Jangjo (pengelolaan limbah),
- hingga penyedia green mobility seperti SSKTama, DFSK, dan INVI.
Praktik ini diperkuat lewat inisiatif Better Stands, yang mewajibkan desain booth pameran untuk bisa digunakan kembali atau didaur ulang, guna menekan limbah konstruksi.
“Partisipasi para mitra ini membuktikan bahwa prinsip keberlanjutan di IEE Series 2025 benar-benar dijalankan dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan, masyarakat, dan perekonomian,” tegas Lia.
Baca juga:
Tragedi di Kantor Camat, Pemuda Tewas Dikeroyok Remaja
IEE Series 2025 juga menciptakan ekosistem digital melalui dua platform:
- Digital Showroom 365 – etalase exhibitor yang tersedia sepanjang tahun,
- VExpo Edition – ruang pamer virtual interaktif, memungkinkan pengunjung hadir dari mana saja, menjelajahi produk, menghadiri seminar, dan melakukan pertemuan bisnis secara digital.
Dengan demikian, IEE Series 2025 bukan hanya ajang fisik, tetapi juga ekosistem industri berkelanjutan yang hidup sepanjang tahun.
Baca juga:
Polres Batu Bara Musnahkan 78 Kg Narkoba
“Dalam lanskap industri yang terus berubah, satu ajang pameran lintas sektor muncul sebagai pemicu transformasi besar: Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2025. Tidak sekadar pameran, ini adalah panggung kolaborasi raksasa yang menyatukan energi, teknologi, konstruksi, dan komitmen lingkungan dalam satu ruang monumental seluas 143.000 meter persegi.”
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #IEE2025 #IndustriHijauIndonesia #PameranIndustriASEAN #TransformasiBerkelanjutan