GalaPos ID, Homeyo-Papua.
Komando Operasi TNI (KOOPS TNI) HABEMA memastikan situasi Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua, dalam kondisi kondusif pascapengungsian yang berakhir 18 Mei 2024.
Klaim tersebut disampaikan menyusul dibukanya kembali aktivitas masyarakat, termasuk penyelenggaraan pendidikan darurat bagi anak-anak yang sekolahnya dibakar oleh Organisasi Papua Merdeka.
"Pasca pembakaran sekolah oleh OPM dan gelombang pengungsian, TNI memastikan Distrik Homeyo kini kondusif. Namun, bagaimana jaminan keamanan dan keberlanjutan pendidikan anak-anak di wilayah konflik Intan Jaya?"
Baca juga:
Gala Poin:
- Freeport 2061, Antara Kedaulatan Saham dan Kepentingan Daerah
- Influencer Terbukti Goreng Saham, OJK Jatuhkan Denda Rp5,35 Miliar
- Perpanjangan IUPK Freeport hingga 2061, Apa Untungnya bagi RI?
1. KOOPS TNI HABEMA menyatakan situasi Distrik Homeyo kondusif pascapengungsian dan insiden pembakaran sekolah.
2. TNI menggelar Program Papua Pintar dan mendirikan sekolah lapangan di lokasi bekas SD yang dibakar.
3. Keberlanjutan keamanan dan pembangunan sekolah permanen menjadi tantangan ke depan.
Komandan Satgas Media KOOPS HABEMA, Letkol Arh Yogi Nugroho, menyatakan kehadiran Satgas Teritorial Kodim Persiapan Intan Jaya bertujuan mengurangi kesulitan masyarakat, terutama dalam pelayanan kebutuhan dasar.
Setelah situasi dinyatakan aman, warga Distrik Homeyo kembali beraktivitas normal. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pelaksanaan program “Papua Pintar” pada Senin, 10 Juni 2024, di Sekolah Lapangan Homeyo.
Kegiatan tersebut dipimpin Satgaster KOOPS HABEMA di bawah komando Kolonel Arm Stefie Jantje Nuhujanan, dengan melibatkan anak-anak, orang tua, serta tokoh adat dan aparat distrik.
Program Papua Pintar meliputi pembagian seragam dan buku sekolah, serta kegiatan pembelajaran dan permainan oleh prajurit Satgaster.
"Situasi aman Distrik Homeyo telah membangkitkan semangat masyarakat untuk menyongsong masa depan yang lebih baik, diantaranya aktivitas pendidikan anak-anak di Sekolah Lapangan yang diinisiasi oleh KOOPS HABEMA melalui Program PAPUA PINTAR. Hal ini merupakan salah satu perwujudan upaya KOOPS HABEMA memberikan pelayanan dasar bagi masyarakat Papua guna percepatan pembangunan di wilayah Papua," ucap Komandan Satgas Media KOOPS HABEMA, Letkol Arh Yogi Nugroho, pasca dimulainya kegiatan pendidikan Sekolah Lapangan di Homeyo, dikutip Rabu, 12 Juni 2024.
Baca juga:
Masjid Raya Singkawang, Cermin Kerukunan Multi Etnis di Kota Amoy
Sekolah lapangan tersebut berdiri di atas lahan bekas SDN Inpres Pogapa yang sebelumnya dibakar pada 1 Mei 2024. Akibat insiden tersebut, bangunan sekolah rata dengan tanah dan menyisakan puing-puing, sehingga proses belajar mengajar tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Untuk mengatasi kondisi itu, Satgaster KOOPS HABEMA mengajak warga bergotong royong membersihkan puing bangunan dan mendirikan tenda TNI sebagai ruang belajar sementara.
Meski situasi diklaim kondusif, tantangan keamanan dan keberlanjutan fasilitas pendidikan tetap menjadi pekerjaan rumah besar.
Publik menanti kepastian pembangunan kembali sekolah permanen serta jaminan keamanan jangka panjang agar anak-anak di Homeyo tidak kembali kehilangan hak dasar atas pendidikan.
Baca juga:
Menimbang Potensi Saponin Biji Mahoni Lawan Bahaya Konsumsi Berlebihan
"KOOPS TNI HABEMA memastikan situasi Distrik Homeyo, Intan Jaya, Papua, kondusif pasca pembakaran sekolah oleh OPM. TNI menggelar Program Papua Pintar dan mendirikan sekolah lapangan untuk menjamin layanan pendidikan dasar."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #Papua #IntanJaya #PapuaPintar