GalaPos ID, Gunungkidul.
Aksi dugaan perusakan kamera pengawas dan pencurian burung hias terjadi di Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Minggu malam, 1 Maret 2022.
Seorang pria tak dikenal terekam CCTV sebelum dua kamera pengawas dilaporkan hilang dan seekor burung pentet milik warga raib dari kandang.
![]() |
| Tangkapan layar CCTV, rria misterius diduga merusak dua unit CCTV dan mencuri burung pentet di Kalurahan Siraman, Wonosari, Gunungkidul. |
"Aksi pria tak dikenal yang diduga merusak CCTV sebelum mencuri burung hias warga terekam kamera pengawas di Gunungkidul. Rekaman tersebut kini menjadi kunci penyelidikan polisi."
Baca juga:
- Senggolan Berujung Borgol dan Senjata, Insiden di Tangsel Viral
- Bambang Patijaya Minta Evaluasi Total Skema HGBT
- Tragedi Sungai Tajum, Azril Ditemukan Setelah Tiga Hari Pencarian
Gala Poin:
1. Pria tak dikenal terekam CCTV sebelum dua kamera pengawas dirusak dan hilang.
2. Seekor burung pentet milik warga ikut raib pada waktu yang berdekatan.
3. Polisi telah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi, penyelidikan masih berlangsung.
Peristiwa tersebut pertama kali terungkap setelah rekaman kamera memperlihatkan seorang pria datang menggunakan sepeda motor dan berhenti di depan warung milik warga.
Dalam video, pria itu tampak berdiri tepat di depan kamera pengawas, lalu berupaya merusaknya menggunakan sebatang kayu.
Pelaku berhasil merusak penopang CCTV dan membuangnya ke seberang jalan. Kamera pengawas itu kemudian dijatuhkan hingga mengalami kerusakan parah.
Keesokan paginya, pemilik warung mendapati dua unit CCTV dalam kondisi pecah dan hilang.
Baca juga:
Dana Mustadhafin Perluas Santunan Ramadhan ke Lima Daerah
Di waktu yang hampir bersamaan, pemilik rumah di samping warung juga kehilangan burung hias jenis pentet yang sebelumnya diletakkan di teras rumah.
Kedua korban menduga, perusakan CCTV dan hilangnya burung tersebut dilakukan oleh orang yang sama, yang sebelumnya sempat terekam kamera pengawas.
Korban, Ismail Ishom, mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat laporan dari tetangganya terkait kehilangan burung. Saat hendak mengecek rekaman CCTV, diketahui kamera pengawas miliknya telah hilang.
“Total ada dua CCTV yang hilang. Ciri-ciri orangnya mengenakan celana pendek, baju lengan pendek, agak gemuk dan agak tinggi,” ujarnya.
![]() |
| Ahmad Nur Arifin menyebut polisi telah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi untuk mengungkap pelaku. |
Sementara itu, korban lainnya, Ahmad Nur Arifin, mengaku sempat mendengar suara sepeda motor berhenti di depan rumahnya usai waktu subuh. Namun, ia tidak menaruh curiga. Pagi harinya, saat hendak memberi makan burung, ia mendapati burung pentet miliknya telah hilang dari kandang.
Ia kemudian mengecek rekaman CCTV milik tetangganya dan mendapati kamera tersebut telah dirusak.
“Sebetulnya dari sore sampe sahur saya dibelakang rumah, kemudian habis sahur kedepan, setelah subuh dengar suara motor berhenti, saya biarkan kemudian pagi hari saya buka pintu motornya hilang, Kemudian jam enam saya mencoba memberi makan burung, kok tidak ada burungnya, kemudian jam sebelas atau jam dua belas saya pergi melihat cctv di tetangga, yaitu mungkin kejadian sama , karena pas CCTV rusak dan burung saya hilang,” ujar Ahmad Nur Arifin, dikutip Senin, 2 Maret 2026.
Baca juga:
Stabilitas Energi Jadi Sorotan DPR di Tengah Konflik Iran-AS
Peristiwa ini kemudian dilaporkan warga ke pihak kepolisian. Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sisa rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku perusakan dan pencurian tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan.
Baca juga:
Panglima TNI Serahkan Jenazah Wapres ke-6 RI ke Negara
"Pria misterius diduga merusak dua unit CCTV dan mencuri burung pentet di Kalurahan Siraman, Wonosari, Gunungkidul. Polisi telah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi untuk mengungkap pelaku."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #Gunungkidul #KriminalJogja #DIY
.jpg)
.jpg)