GalaPos ID, Cirebon.
Momen bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, geliat perdagangan kurma di kawasan Kampung Arab Panjunan, Kota Cirebon, melonjak tajam. Pada Senin, 2 Maret 2026, ratusan warga memadati toko-toko kurma untuk memenuhi kebutuhan berbuka dan sahur. Pedagang mengklaim omzet meningkat hingga lima kali lipat dibanding hari biasa.
![]() |
| Kurma Mesir, Sukari, dan Ajwa menjadi jenis paling diburu masyarakat untuk berbuka puasa. Foto: istimewa |
"Memasuki Ramadan 2026, sentra kurma di Kampung Arab Panjunan, Cirebon, diserbu pembeli. Dalam sehari, pedagang mengaku mampu menjual hingga lima ton kurma."
Baca juga:
- Marak Pencurian di Batu Bara, Rumah Wartawan Kembali Disasar
- Senggolan Berujung Borgol dan Senjata, Insiden di Tangsel Viral
- Bambang Patijaya Minta Evaluasi Total Skema HGBT
Gala Poin:
1. Penjualan kurma di Kampung Arab Panjunan, Kota Cirebon, naik hingga lima kali lipat saat Ramadan 2026.
2. Kurma Mesir, Sukari, dan Ajwa menjadi jenis paling diminati pembeli.
3. Pedagang mengaku mampu menjual lebih dari lima ton kurma per hari.
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean pembeli silih berganti sejak pagi hingga menjelang sore. Kurma menjadi komoditas paling dicari, seiring tradisi berbuka puasa dengan makanan manis yang diyakini mampu mengembalikan energi secara cepat.
Secara nutrisi, kurma mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang dapat membantu menaikkan kadar gula darah setelah seharian berpuasa. Selain itu, kandungan serat, vitamin, dan mineral menjadikannya pilihan takjil yang praktis dan bernilai gizi.
Ikhsan, salah satu pembeli, mengaku kurma selalu menjadi menu utama saat berbuka.
"Ini menu wajib puasa. Selain bagus buat kesehatan, saya juga ingin mengikuti sunnah Rasulullah saat berbuka. Biasanya buka puasa makan kurma dulu, baru minum air putih," tutur Ikhsan, dikutip Senin, 2 Maret 2026.
Baca juga:
Siapa Lindi Fitriyana? Aktris dan Penyanyi yang Kini Jadi Istri Virgoun
Lonjakan permintaan ini membawa berkah bagi pedagang setempat. H. Salim, pemilik salah satu toko kurma di kawasan tersebut, menyebut tokonya kini melayani ratusan pembeli setiap hari, tidak hanya dari dalam kota, tetapi juga dari wilayah sekitar Cirebon (Wilayah III).
"Yang paling banyak dicari itu kurma Mesir, Sukari, sama Ajwa. Itu best seller kami. Alhamdulillah, sehari bisa menjual lebih dari lima ton kurma untuk memenuhi permintaan masyarakat," ungkap H. Salim dengan sumringah.
Jenis kurma impor seperti Mesir, Sukari, dan Ajwa menjadi favorit karena rasa manisnya yang khas serta teksturnya yang lembut. Pedagang memanfaatkan momentum Ramadan sebagai puncak penjualan tahunan.
Bagi pelaku usaha di Kampung Arab Panjunan, Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga momentum perputaran ekonomi yang signifikan.
![]() |
| Penjualan kurma di Kampung Arab Panjunan, Kota Cirebon, melonjak hingga lima kali lipat selama Ramadan 2026. Foto: istimewa |
Tradisi konsumsi kurma yang terus terjaga menjadi penggerak utama roda perdagangan musiman di kawasan tersebut.
Baca juga:
Tragedi Sungai Tajum, Azril Ditemukan Setelah Tiga Hari Pencarian
"Penjualan kurma di Kampung Arab Panjunan, Kota Cirebon, melonjak hingga lima kali lipat selama Ramadan 2026. Kurma Mesir, Sukari, dan Ajwa menjadi jenis paling diburu masyarakat untuk berbuka puasa."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #Cirebon #Ramadan2026 #EkonomiRamadan
.jpg)
.jpg)