GalaPos ID, Jakarta.
Organisasi masyarakat Matahari Pagi Provinsi DKI Jakarta bersama Karang Taruna Kelurahan Tebet Barat menggelar kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim pada Minggu, 15 Maret 2026, di Tebet, Jakarta Selatan.
Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat solidaritas sosial di tengah tantangan kehidupan masyarakat perkotaan.
![]() |
| Aksi sosial Ramadan digelar Matahari Pagi DKI Jakarta bersama Karang Taruna Tebet Barat dengan santunan anak yatim dan paket Lebaran dari Wakil Gubernur Jakarta. Foto: istimewa |
"Di tengah kerasnya tekanan ekonomi dan dinamika kehidupan kota besar, sebuah kegiatan sederhana di Tebet Barat, Jakarta Selatan, menjadi pengingat bahwa solidaritas sosial masih hidup. Buka puasa bersama dan santunan anak yatim yang digelar organisasi masyarakat Matahari Pagi DKI Jakarta bersama Karang Taruna menghadirkan ruang kepedulian di tengah hiruk-pikuk ibu kota."
Baca juga:
- Simbol Budaya Melayu-Islam, Air Mancur Cempako Telok Ikon Baru Palembang
- Bazar Ramadan Murah Kodim 1714 Puncak Jaya Diserbu Warga
- Investigasi Awal Serangan Air Keras Aktivis KontraS: Pelaku Diduga Dua Orang
Gala Poin:
1. Matahari Pagi DKI Jakarta dan Karang Taruna Tebet Barat menggelar santunan anak yatim dan buka puasa bersama di Jakarta Selatan.
2. Kegiatan ini menyoroti pentingnya solidaritas sosial di tengah tekanan ekonomi masyarakat perkotaan.
3. Penyelenggara merencanakan program berkelanjutan seperti beasiswa bagi anak yatim berprestasi.
Acara tersebut menghadirkan anak-anak yatim dari lingkungan sekitar serta melibatkan warga dan pemuda setempat. Lurah Tebet Barat, Andi Nurcahya, turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung dalam suasana kebersamaan dan kepedulian.
Selain santunan, kegiatan ini juga menyalurkan paket Lebaran yang dititipkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat.
Santunan yang diberikan tidak sekadar bantuan materi. Bagi penyelenggara, kegiatan ini merupakan simbol kepedulian sosial sekaligus pengingat pentingnya memperkuat empati di tengah kehidupan kota yang penuh tekanan ekonomi dan ketidakpastian pekerjaan.
Solidaritas Sosial di Tengah Tekanan Ekonomi Kota
Ketua Pengurus Wilayah Matahari Pagi Provinsi DKI Jakarta, Andrian Eka Putra, mengatakan kegiatan ini lahir dari kesadaran bahwa kehidupan masyarakat tidak selalu berjalan mudah.
“Matahari Pagi memposisikan diri sebagai organisasi masyarakat untuk menjembatani masalah-masalah sosial. Salah satunya yang sering kita hadapi adalah tantangan kondisi ekonomi, misalnya ada anggota keluarga yang kehilangan pekerjaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari aksi solidaritas dan kepedulian sosial kita,” ujar Andrian Eka Putra, Ketua PW Matahari Pagi Provinsi DKI Jakarta, dalam keterangan yang diterima GalaPos ID, Senin, 16 Maret 2026.
Baca juga:
Pijat Bayi: Antara Tradisi, Sains, dan Peran Kritis Orang Tua
Peran Generasi Muda dan Kolaborasi Komunitas
Kegiatan ini juga menyoroti peran penting generasi muda dalam memperkuat jaringan solidaritas sosial di tingkat komunitas. Kolaborasi dengan Karang Taruna Tebet Barat dinilai menjadi contoh bagaimana energi anak muda dapat diarahkan untuk kegiatan sosial yang berdampak.
Menurut Andrian Eka Putra, Karang Taruna merupakan ruang belajar bagi generasi muda untuk memahami tanggung jawab sosial di lingkungan mereka.
“Karang Taruna merupakan wadah belajar bagi teman-teman, terutama anak-anak muda di wilayah Tebet Barat. Pengurus dari Matahari Pagi juga sebagian pengurus dari Karang Taruna. Kita melihat peran Karang Taruna penting, apalagi jika semangat kegiatan ini bisa diamplifikasi ke wilayah-wilayah Karang Taruna lainnya.”
Pandangan serupa disampaikan Budhi Haryadi selaku Pengurus Nasional Karang Taruna bidang Kaderisasi. Ia menilai generasi muda memiliki posisi strategis dalam membangun masa depan masyarakat.
“Anak muda adalah kunci penggerak perubahan. Melalui inovasi dan kepedulian sosial seperti membantu anak yatim dan masyarakat yang masuk kategori rentan maka kawan-kawan muda tidak hanya membangun masa depan yang berkelanjutan, tapi juga mengasah empati masyarakat,” ujar Budhi Haryadi.
![]() |
| Di tengah kerasnya tekanan ekonomi dan dinamika kehidupan kota besar, sebuah kegiatan sederhana di Tebet Barat, Jakarta Selatan, menjadi pengingat bahwa solidaritas sosial masih hidup. Foto: istimewa |
Menyalakan Asa Program Sosial Berkelanjutan
Di balik kegiatan santunan tersebut, penyelenggara juga mulai menggagas program sosial yang lebih berkelanjutan, termasuk rencana pemberian beasiswa bagi anak-anak yatim berprestasi.
“Pesan kami kepada masyarakat luas adalah kita harus saling membantu dan saling mendukung. Bukan hanya dalam kegiatan santunan, tetapi juga ke depan melalui program seperti beasiswa bagi anak-anak yatim yang berprestasi,” tutur Andrian Eka Putra yang merupakan alumni Institut Teknologi Bandung.
Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini perlu diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah Jakarta.
“Agenda-agenda sosial seperti ini harus bisa diamplifikasi dan diduplikasi. Semangatnya adalah semangat untuk saling membangun, khususnya di Jakarta,” tambahnya.
Baca juga:
Gangguan Usus Bisa Picu Stres hingga Diabetes
Budhi Haryadi juga mengajak pengurus Karang Taruna di berbagai tingkatan untuk aktif memperkuat solidaritas sosial di masyarakat.
“Kehadiran personil PNKT di setiap tingkatan harus menjadi lentera yang menerangi sekitarnya dan membawa kebaikan serta Tut Wuri Handayani,” tambahnya.
Bagi masyarakat yang hadir, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial tetap dapat tumbuh di tengah dinamika kehidupan kota. Kehadiran anak-anak yatim dalam acara itu sekaligus menegaskan bahwa keberpihakan kepada kelompok rentan merupakan fondasi penting bagi masyarakat yang beradab.
Baca juga:
Aktivis HAM Andrie Yunus Diserang Air Keras Usai Podcast
"Aksi sosial Ramadan digelar Matahari Pagi DKI Jakarta bersama Karang Taruna Tebet Barat dengan santunan anak yatim dan paket Lebaran dari Wakil Gubernur Jakarta. Kegiatan ini menegaskan pentingnya solidaritas sosial di tengah tantangan kehidupan perkotaan."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #SolidaritasRamadan #Santunan #AnakYatim #Tebet #KarangTaruna

