GalaPos ID, Jakarta.
Usus kerap dipandang sekadar saluran pencernaan. Padahal, organ ini memiliki peran jauh lebih besar dalam menjaga keseimbangan tubuh, mulai dari sistem kekebalan, metabolisme, hingga kesehatan mental.
Pakar kesehatan menyebut, gangguan pada usus dapat memicu efek domino yang sering kali tidak disadari masyarakat.
"Sering sakit, mudah stres, bau mulut, hingga gula darah naik tanpa sebab jelas? Jangan buru-buru menyalahkan usia atau gaya hidup. Bisa jadi, sumber masalahnya ada pada usus Anda."
Baca juga:
- Kritik Keras, Megawati Soroti Disinformasi dan Bisnis Buzzer
- Catatan Merah dan Penuh Tekanan, Saham Anjlok Hingga 35 Persen Pekan Lalu
- Muda, Produktif, dan Terseret Kasus Suap: Harta Rp79,1 M Ade Kuswara Terkuak
Gala Poin:
1. Usus berperan vital dalam imun, mental, dan metabolisme, bukan sekadar pencernaan.
2. Gejala gangguan usus sering bersifat tidak langsung, seperti stres, masalah kulit, hingga bau mulut.
3. Deteksi dini kesehatan usus penting untuk mencegah penyakit kronis dan gangguan metabolik.
Gaya hidup tidak sehat, pola makan tinggi gula, kurang serat, serta stres berkepanjangan menjadi faktor yang mempercepat penurunan kesehatan usus. Ketika fungsi usus terganggu, tubuh akan mengirimkan berbagai sinyal peringatan.
Mudah Sakit, Imunitas Melemah
Di dalam usus hidup triliunan bakteri baik yang berperan penting dalam penyerapan nutrisi dan pertahanan tubuh. Ketidakseimbangan mikrobioma dapat menurunkan sistem kekebalan.
Akibatnya, tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi ringan seperti flu, batuk, pilek, hingga meriang yang berulang tanpa penyebab jelas.
Kondisi ini seharusnya tidak diabaikan. Pemeriksaan kesehatan usus diperlukan untuk memastikan sumber gangguan imunitas.
Baca juga:
BEI Masuk Bursa Dunia, Investor Pasar Modal RI Capai 20 Juta
Suasana Hati Tidak Stabil
Sekitar 70 persen hormon serotonin—yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan—diproduksi di usus. Ketika kesehatan usus terganggu, produksi serotonin ikut terpengaruh.
Dampaknya, seseorang lebih mudah mengalami stres, kecemasan, hingga depresi. Temuan ini mempertegas bahwa gangguan mental tidak selalu berakar dari faktor psikologis semata, tetapi juga dari kesehatan pencernaan.
Kadar Gula Darah Bisa Meningkat
Kenaikan gula darah tidak hanya berkaitan dengan resistensi insulin atau gangguan pankreas. Pakar kesehatan menyebut, gangguan keseimbangan bakteri usus dapat memengaruhi metabolisme gula.
Proses pengubahan gula menjadi energi menjadi tidak optimal, sehingga gula menumpuk di dalam darah. Jika tidak dikendalikan, kondisi ini berisiko meningkatkan berat badan hingga memicu diabetes.
Masalah Kulit yang Tak Kunjung Sembuh
Gatal-gatal, jerawat, eksim, dan iritasi kulit sering kali disalahartikan sebagai masalah kebersihan. Padahal, gangguan usus dapat memicu peradangan sistemik akibat penyerapan nutrisi yang tidak optimal. Kulit pun menjadi salah satu organ pertama yang menunjukkan dampaknya.
Gangguan Pencernaan Berkepanjangan
Perut kembung, nyeri perut berulang, dan diare yang sering muncul merupakan sinyal klasik gangguan keseimbangan bakteri usus. Jika keluhan ini terjadi meski pola makan sudah dijaga, pemeriksaan medis menjadi langkah yang tidak bisa ditunda.
Baca juga:
Terra 2.0 dan Harga LUNA, Apakah Layak Dipercaya Kembali?
Bau Mulut yang Membandel
Bau mulut tidak selalu berasal dari rongga mulut. Gangguan pencernaan dapat menghasilkan aroma tidak sedap yang keluar melalui saluran pernapasan. Membersihkan gigi saja tidak cukup jika akar masalahnya berada di usus.
Keinginan Berlebih terhadap Makanan Manis
Ketidakseimbangan bakteri usus dapat memicu dorongan kuat untuk mengonsumsi makanan manis dan tinggi gula. Jika dibiarkan, kebiasaan ini berisiko meningkatkan berat badan serta memicu gangguan metabolik jangka panjang.
Baca juga:
FLUX di Tengah Persaingan DePIN dan AI, Kuatkah Fondasi Ekonominya?
"Usus yang bermasalah dapat memicu gangguan imun, suasana hati, gula darah, hingga kulit. Kenali tanda-tanda kesehatan usus menurun sebelum berdampak serius pada tubuh."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #Usus #Kesehatan #Tubuh

