GalaPos ID, Yogyakarta.
Warga Daerah Istimewa Yogyakarta kini dapat menukarkan minyak jelantah menjadi saldo rupiah digital melalui program U-Collect milik PT Pertamina Patra Niaga.
Setiap satu liter minyak goreng bekas dihargai mulai dari Rp5.500 dan langsung masuk ke akun pengguna di aplikasi MyPertamina.
![]() |
| Program UCollect dari Pertamina Patra Niaga resmi beroperasi di 10 titik DIY. Warga bisa menukar minyak jelantah menjadi saldo digital Rp5.500 per liter melalui aplikasi MyPertamina. |
"Minyak jelantah yang biasa dibuang kini dihargai Rp5.500 per liter. Program UCollect Pertamina resmi hadir di Yogyakarta. Seberapa menguntungkan dan transparan bagi warga?"
Baca juga:
- TPPO Digital Menggila, Pekerja Migran Distigma di Tengah Krisis Scam
- Tragedi Dini Hari di Pasar Rebo, Ratusan Kios Musnah Tanpa Korban Jiwa
- Loker Formasi Analis HAM 2026 Resmi Dibuka
Gala Poin:
1. Warga DIY bisa menukar minyak jelantah Rp5.500 per liter melalui aplikasi MyPertamina.
2. Program UCollect telah berjalan di 10 titik dan sebelumnya sukses di Semarang.
3. Transparansi harga dan distribusi manfaat ekonomi menjadi perhatian publik.
Program konversi limbah rumah tangga ini telah dioperasikan di 10 titik wilayah DIY dan sekitarnya. Masyarakat cukup membawa minyak jelantah yang telah disaring, memindai QR code di mesin U-Collect, lalu menuangkan minyak ke dalam boks otomatis. Saldo akan terhitung dan terkirim secara digital.
Langkah ini diklaim sebagai bagian dari upaya mendorong energi terbarukan melalui pengolahan jelantah menjadi bahan baku biodiesel.
Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menyebut respons publik cukup tinggi.
“Antusiasmenya sangat luar biasa. Kami harapkan di Jogja ini lebih besar lagi. Di Semarang, sebarannya ada di SPBU dan lokasi masyarakat seperti Masjid Jogokariyan, dan yang paling besar justru di lokasi masyarakat,” ujar Taufiq, dikutip Rabu, 24 Februari 2026.
Sebelumnya, program serupa berjalan di Kota Semarang dan dalam enam bulan berhasil mengumpulkan lebih dari 143.500 liter minyak jelantah dengan total konversi dana mencapai Rp796 juta.
Baca juga:
Banjir Terbesar di Probolinggo, Pemkab Lakukan Asesmen Menyeluruh
Namun, pertanyaan publik muncul: apakah harga Rp5.500 per liter cukup kompetitif dibanding pengepul swasta? Dan bagaimana skema keuntungan dalam rantai pasok biodiesel tersebut?
Daftar 10 Titik UCollect DIY. Layanan U-Collect tersedia di:
- Masjid Jogokariyan
- SPBU Lempuyangan
- SPBU Maguwo
- SPBU Dukuh
- SPBU Cokroaminoto
- SPBU Monjali
- SPBU Piramid
- SPBU UII
- SPBU Adisucipto
- SPBU Mulungan
Mekanisme partisipasi dilakukan melalui menu Sustainability Corner pada aplikasi MyPertamina, lalu memilih opsi “Ubah Minyak Jelantah Jadi Rupiah”.
![]() |
| Tak hanya melalui UCollect Pertamina, warga Yogyakarta bisa menyetor minyak jelantah ke bank sampah dan pengepul resmi. Berikut daftar lokasi, cara setor, dan perbandingan manfaatnya. |
Mesin akan menghitung volume otomatis, sehingga secara sistem digital proses diklaim lebih transparan dan tercatat.
Minyak jelantah yang dibuang sembarangan berpotensi mencemari tanah dan saluran air. Di sisi lain, jelantah bernilai ekonomis sebagai bahan baku biodiesel.
Program ini mempertemukan dua kepentingan: pengelolaan limbah rumah tangga dan suplai energi terbarukan. Namun, pengawasan harga, transparansi pengolahan, serta distribusi manfaat ekonomi menjadi aspek penting yang patut diawasi publik.
Baca juga:
erampokan Bersenpi di Lampung Terungkap, Tiga Pelaku Dibekuk di Asahan
"Program UCollect dari Pertamina Patra Niaga resmi beroperasi di 10 titik DIY. Warga bisa menukar minyak jelantah menjadi saldo digital Rp5.500 per liter melalui aplikasi MyPertamina. Bagaimana mekanisme, dampak lingkungan, dan transparansinya?"
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #MinyakJelantah #UCollect #Pertamina #EnergiTerbarukan #Jogja
.jpg)
.jpg)