GalaPos ID, Jakarta.
Sebuah mobil Toyota Calya nekat melawan arah di Jalan Gunung Sahari Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu sore, 25 Februari 2026, memicu kejar-kejaran dan amukan warga. Peristiwa itu menimbulkan kerusakan sejumlah kendaraan dan laporan korban luka.
Polisi telah mengamankan pengemudi dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
![]() |
| Video mobil melawan arah dan menabrak kendaraan di Jakarta Pusat viral di media sosial, Rabu, 25 Februari 2026. Polisi membeberkan kronologi lengkap pengejaran hingga kendaraan dihentikan massa. |
"Mobil Toyota Calya melawan arah di kawasan padat Jakarta Pusat, menabrak sejumlah kendaraan dan memicu amukan massa. Polisi kini mendalami motif pengemudi yang diduga panik karena macet."
Baca juga:
- Tukar Minyak Jelantah Jadi Uang, Ini Daftar Lokasi UCollect di Jogja
- TPPO Digital Menggila, Pekerja Migran Distigma di Tengah Krisis Scam
- Tragedi Dini Hari di Pasar Rebo, Ratusan Kios Musnah Tanpa Korban Jiwa
Gala Poin:
1. Pengemudi Toyota Calya melawan arah karena diduga panik akibat kemacetan.
2. Terjadi kejar-kejaran dan amukan massa, sejumlah kendaraan rusak.
3. Polisi amankan pengemudi dan lakukan tes urine, data korban masih didalami.
Insiden terjadi sekitar pukul 17.15 WIB. Mobil yang dikemudikan seorang pria dengan satu penumpang wanita melaju dari arah Ancol menuju Senen. Saat terjebak kemacetan, pengemudi diduga mengambil jalur berlawanan arah untuk mencari jalan pintas.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung menjelaskan alasan awal pengemudi melawan arus.
“Pengemudi melaju dari arah Ancol menuju Senen sekitar pukul 17.15 WIB. Karena macet, yang bersangkutan mengambil jalur berlawanan arah sehingga memicu kemarahan pengendara lain,” ujar Reynold.
Tindakan itu langsung memantik reaksi pengguna jalan. Warga dan pengendara sepeda motor mengejar mobil tersebut. Dalam situasi tegang, pengemudi beberapa kali memajukan dan memundurkan kendaraan hingga menabrak sejumlah sepeda motor.
Baca juga:
Loker Formasi Analis HAM 2026 Resmi Dibuka
Beberapa warga melempari mobil menggunakan helm. Kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah sepeda motor dilaporkan rusak, dan satu pengendara disebut mengalami luka-luka serta dilarikan ke rumah sakit.
Ps Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Arry Utomo menyebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
"Kerusakan kendaraan minibus mendalami kerusakan pada bagian bodi belakang, kaca pecah, dan bodi belakang penyok," ujar Kompol Arry Utomo.
Perbedaan informasi mengenai korban luka menjadi perhatian publik. Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman dan memastikan data korban serta total kerugian material.
![]() |
| Mobil melawan arah di kawasan Gunung Sahari dan Dr. Sutomo, Jakarta Pusat, viral di media sosial. Polisi menjelaskan kronologi pengejaran dan memastikan tidak ada korban jiwa. |
Pengemudi dan kendaraan telah diamankan Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Pusat. Polisi juga melakukan tes urine untuk memastikan kondisi pengemudi saat kejadian.
Insiden ini kembali menyoroti persoalan klasik di jalanan Ibu Kota: kepadatan lalu lintas, kepanikan pengendara, dan potensi main hakim sendiri oleh massa. Warga sekitar mengaku kawasan tersebut kerap diwarnai perilaku ugal-ugalan yang membahayakan keselamatan.
Polisi mengimbau masyarakat tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak terpancing emosi di jalan. Penanganan kasus masih berlangsung.
Baca juga:
Banjir Terbesar di Probolinggo, Pemkab Lakukan Asesmen Menyeluruh
"Insiden mobil Toyota Calya melawan arah di Jalan Gunung Sahari Raya, Jakarta Pusat, memicu kejar-kejaran dan amukan warga. Polisi telah mengamankan pengemudi dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #JakartaPusat #LawanArah #ToyotaCalya
.jpg)
.jpg)