GalaPos ID, Sidenreng Rappang.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menginisiasi kegiatan pengolahan nugget ikan mujair sebagai upaya meningkatkan nilai tambah komoditas lokal di Desa Wanio Timoreng, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Program ini menjadi solusi atas terbatasnya nilai jual ikan mujair yang selama ini hanya dipasarkan dalam bentuk ikan segar.
"Di tangan mahasiswa KKN, ikan mujair yang selama ini dijual murah sebagai ikan segar disulap menjadi produk bernilai tambah yang berpotensi menggerakkan UMKM desa."
Baca juga:
- Novita Hardini Dorong Infrastruktur Jadi Fondasi Pariwisata Nasional
- Kasus Kuota Haji, LBH GP Ansor Jabar Ingatkan Bahaya Kriminalisasi Kebijakan
- Mahasiswa Unhas Petakan Lahan Pertanian Berbasis GIS di Rijang Pittu
Gala Poin:
1. Mahasiswa KKN menginisiasi pengolahan nugget ikan mujair untuk meningkatkan nilai jual komoditas lokal.
2. Kegiatan menyasar ibu-ibu desa sebagai motor pengolahan pangan dan UMKM rumah tangga.
3. Program diharapkan mendorong ketahanan pangan dan pertumbuhan UMKM berbasis potensi desa.
Kegiatan bertajuk “Pengolahan Nugget Ikan Mujair sebagai Potensi UMKM Lokal” tersebut dilaksanakan pada Senin, 20 Januari 2026, bertempat di rumah Kepala Desa Wanio Timoreng, Syamsuddin. Sasaran utama kegiatan ini adalah ibu-ibu desa yang dinilai memiliki peran strategis dalam pengolahan pangan keluarga sekaligus pengembangan usaha rumah tangga.
Program kerja ini merupakan inisiatif individu mahasiswa KKN, Angeline Febrianty Patanggu, dari Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan.
Melalui kegiatan ini, ia mengaplikasikan ilmu teknologi pangan dalam bentuk inovasi produk olahan yang sederhana, bernilai gizi, dan mudah diterapkan oleh masyarakat desa. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan nilai tambah serta masa simpan ikan mujair melalui pengolahan menjadi nugget.
Selain itu, nugget ikan diharapkan mampu meningkatkan minat konsumsi ikan pada anak-anak sebagai sumber protein penting bagi masa pertumbuhan, sekaligus membuka peluang pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis potensi lokal.
Baca juga:
Putusan MK Tegaskan Sengketa Pers Tak Bisa Sembarangan Dipidana
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai manfaat gizi ikan mujair, peluang usaha nugget ikan, serta potensi ekonomi yang dapat dikembangkan oleh masyarakat. Selanjutnya, peserta dibagi menjadi tiga kelompok, masing-masing beranggotakan lima orang ibu-ibu.
Mahasiswa KKN kemudian membagikan selebaran berisi daftar alat, bahan, serta tahapan pembuatan nugget ikan mujair. Kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung, mulai dari pengolahan daging ikan, pencampuran bahan, pencetakan adonan, hingga teknik penggorengan yang tepat. Seluruh proses dipandu secara langsung agar peserta memahami setiap tahap dengan baik.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Para ibu-ibu menilai nugget ikan mujair sebagai inovasi pangan yang praktis, bergizi, dan memiliki peluang pasar sebagai usaha rumahan.
“Semoga program kerja pembuatan nugget ini bermanfaat bagi ibu-ibu, baik untuk dimasak sehari-hari sebagai sajian keluarga maupun bagi ibu-ibu yang berminat membuka usaha,” ujar Angeline Febrianty Patanggu, dalam keterangan yang diterima GalaPos ID, Rabu, 21 Januari 2026.
Apresiasi juga disampaikan oleh Sekretaris Desa Wanio Timoreng, Rifaldi Macong, S.Pd. Ia berharap pengetahuan yang diberikan tidak berhenti pada kegiatan semata, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan.
“Semoga ke depannya, apa yang telah diberikan kepada ibu-ibu dapat dicontoh dan diterapkan di kemudian hari, baik untuk konsumsi keluarga maupun bagi ibu-ibu yang ingin mengembangkannya sebagai usaha penjualan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendorong tumbuhnya UMKM lokal berbasis potensi desa di Desa Wanio Timoreng.
Baca juga:
Lobak Mampu Redakan Nyeri Asam Urat?
"Mahasiswa KKN mengolah ikan mujair menjadi nugget sebagai inovasi pangan bernilai tambah di Desa Wanio Timoreng, Sidenreng Rappang. Program ini mendorong ketahanan pangan keluarga dan membuka peluang UMKM berbasis potensi lokal desa."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #KKNDesa #UMKMLokal #KetahananPangan
.jpeg)
.jpeg)