Dari Ikon ke Pembongkaran, Nasib Teras Cihampelas Tuai Pro-Kontra

GalaPos ID, Bandung.
Teras Cihampelas dibangun sebagai solusi penataan pedagang kaki lima (PKL) dan ruang publik baru di Kota Bandung pada era Wali Kota Ridwan Kamil sejak 2017. Dengan konsep skywalk yang terinspirasi dari Jepang, proyek ini menelan anggaran puluhan miliar rupiah dan sempat menjadi magnet wisata.
Setelah menelan anggaran puluhan miliar rupiah dan sempat menjadi ikon wisata, Teras Cihampelas kini justru berada di ujung pembongkaran.

Teras Cihampelas Dinilai Gagal Fungsi, PKL Direlokasi
Teras Cihampelas akan dibongkar oleh Pemprov Jawa Barat. Sementara Pemkot Bandung bertanggung jawab mengurus perizinan pembongkaran.

"Dari ikon penataan kota menjadi simbol kegagalan fungsi, Teras Cihampelas kini menyisakan pertanyaan soal perencanaan ruang publik Bandung."

Baca juga:

Gala Poin:
1. Teras Cihampelas dinilai gagal fungsi dan tidak laik secara hukum.
2. UMKM direlokasi ke bawah Jembatan Layang Pasopati.
3. Pembongkaran menunggu izin dan memicu pro-kontra publik.


Namun, seiring waktu, fungsi Teras Cihampelas dinilai gagal. Kawasan tersebut sepi pengunjung, banyak PKL meninggalkan lapak, dan kondisi fisik bangunan mengalami penurunan kualitas. Masalah legalitas pun mencuat karena bangunan tidak memiliki PBG dan SLF.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemkot Bandung memutuskan untuk membongkar Teras Cihampelas sebagai bagian dari penataan ulang Jalan Cihampelas secara keseluruhan, termasuk trotoar dan sistem drainase.

Sambil menunggu izin pembongkaran, Pemkot Bandung telah melakukan langkah penataan awal. Walikota Bandung Muhammad Farhan menyebut akses bagian atas Teras Cihampelas ditutup, sementara pelaku UMKM direlokasi ke area taman di bawah Jembatan Layang Pasopati.

“Kalau sekarang datang ke sana, yang pasti bagian atas sudah ditutup. Para UMKM di atas akan dipindahkan ke taman bawah jembatan layang,” ungkap Farhan, Selasa, 13 Januari 2026.

Baca juga:
Ribuan Warga Pandeglang Mengungsi, BPBD Siaga Darurat

Selain itu, area pedestrian di bawah Teras Cihampelas telah dibersihkan. Tiang penyangga dan lampu penerangan dipastikan berfungsi demi keamanan masyarakat.

“Pedestrian beserta tiang sudah kita bersihkan dan lampu pedestrian sudah menyala semua. Jadi atas dan bawah aman. Rencana pembongkaran sendiri sangat tergantung dari izin,” imbuh Muhammad Farhan.

Dalam rencana pembongkaran nanti, seluruh struktur tiang Teras Cihampelas yang berjumlah 69 tiang akan dibongkar secara menyeluruh. Proses teknis masih menunggu kepastian perizinan serta kajian lanjutan.

Farhan menegaskan, relokasi UMKM bukan sekadar solusi sementara, melainkan bagian dari rencana penataan kawasan wisata baru di Kota Bandung.

“PKL UMKM ditempatkan di taman bawah Jembatan Layang Pasopati. Nah, di situ akan kita jadikan salah satu tempat wisata kuliner,” pungkasnya.

Teras Cihampelas dan Masalah Ruang Publik Bandung

 

Di sisi lain, rencana pembongkaran menuai pro dan kontra. Sebagian warga dan pedagang mendukung langkah tersebut demi keselamatan dan tata ruang kota, sementara sebagian lainnya berharap revitalisasi dilakukan tanpa pembongkaran total agar fungsi ruang publik tetap terjaga.

Pemkot Bandung tengah mengupayakan izin pembongkaran Teras Cihampelas menyusul masalah legalitas, keamanan, dan minimnya fungsi bangunan skywalk ikonik tersebut.

 

Baca juga:
Puluhan Ribu Warga Terdampak, Bendungan Riam Kiwa Kembali Didorong

"Teras Cihampelas dinilai gagal fungsi dan bermasalah secara legal. Pemkot Bandung menutup akses, merelokasi PKL, dan menunggu izin pembongkaran."

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #TerasCihampelas #WalikotaBandung #RidwanKamil

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال