Banjir Rendam Jorong Sungai Asam, Tim SAR Evakuasi Warga

GalaPos ID, Kab. Agam.
Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Agam sejak Jumat, 2 Januari 2026, kembali memicu banjir dan memaksa warga meninggalkan rumah mereka.
Sebanyak 17 orang warga Jorong Sungai Asam, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, dievakuasi setelah debit air meluap dan merendam permukiman.

Curah Hujan Tinggi, Permukiman di Agam Kembali Terendam

"Hujan deras yang mengguyur Agam sejak pagi hingga malam hari kembali memicu banjir, memaksa puluhan warga dievakuasi dan menyoroti kerentanan kawasan rawan bencana di awal 2026."

Baca juga:

Gala Poin:
1. Evakuasi darurat: Sebanyak 17 warga Jorong Sungai Asam dievakuasi akibat banjir yang dipicu hujan deras berkepanjangan.
2. Ancaman berulang: Wilayah terdampak menunjukkan kerentanan terhadap banjir akibat keterbatasan daya serap air.
3. Imbauan kewaspadaan: Tim SAR masih bersiaga dan meminta warga segera melapor jika debit air kembali meningkat.


Evakuasi dilakukan pada Jumat malam sekitar pukul 18.00 WIB oleh tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang. Langkah ini diambil setelah kondisi air terus meningkat dan dinilai membahayakan keselamatan warga.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, membenarkan proses evakuasi tersebut.

"Benar, kami telah melakukan proses evakuasi terhadap 17 orang warga di Nagari Koto Kaciak. Hal ini disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi dari pagi hingga sore hari, yang memicu luapan air dan kembali menyebabkan banjir di daerah tersebut," ujar Abdul Malik dalam keterangan resminya.

Banjir di Jorong Sungai Asam bukan kali pertama terjadi. Intensitas hujan yang tinggi dan berkepanjangan membuat daya serap tanah tidak lagi mampu menahan debit air.

Kondisi ini memperlihatkan kerentanan wilayah terhadap bencana hidrometeorologi, terutama saat hujan ekstrem melanda.

Baca juga:
Prabowo Setujui Normalisasi Sungai Skala Besar untuk Mitigasi Bencana

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan air susulan.

Cuaca yang belum stabil di awal tahun dinilai berpotensi memperburuk situasi, terutama bagi wilayah yang berada di dataran rendah dan dekat aliran sungai. Pihak SAR mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir agar tetap waspada.

Warga diminta segera melapor apabila melihat tanda-tanda kenaikan debit air atau potensi longsor, guna meminimalkan risiko korban jiwa dan kerugian yang lebih besar.


Baca juga:
Modus Label Durian Kedok Peredaran Sabu di Tambun Bekasi

"Banjir akibat hujan deras kembali melanda Kabupaten Agam. Sebanyak 17 warga Jorong Sungai Asam dievakuasi tim SAR Padang setelah debit air terus meningkat dan mengancam keselamatan."

#Banjir #Agam #SAR #GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال