TVRI Pastikan Siaran Piala Dunia 2026 Gratis

GalaPos ID, Jakarta.
Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (TVRI) memastikan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 dapat dinikmati masyarakat Indonesia secara gratis melalui layanan free-to-air.
Kepastian ini menegaskan peran TVRI sebagai media publik yang berkewajiban menjamin akses informasi tanpa hambatan biaya.

Piala Dunia 2026 Free-to-Air, Komitmen TVRI Diuji

"Akses gratis siaran Piala Dunia 2026 bukan sekadar tontonan, tetapi ujian komitmen negara dalam menghadirkan hak informasi publik yang setara."

Baca juga:

Gala Poin:
1.TVRI menjamin siaran Piala Dunia 2026 gratis melalui free-to-air.
2.Kerja sama penyiaran wajib mematuhi regulasi ketat FIFA.
3.Publik berhak menuntut kualitas dan transparansi siaran.

 

Chief Editor Siaran Piala Dunia TVRI, Usman Kansong, menyatakan bahwa kebijakan siaran gratis tersebut merupakan mandat lembaga penyiaran publik. Menurutnya, Piala Dunia adalah ajang global yang harus dapat diakses seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.

“Sebagai lembaga penyiaran publik, TVRI berkomitmen memberikan akses siaran tanpa biaya kepada seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Usman Kansong.

Namun, di balik jaminan akses gratis itu, tantangan besar justru terletak pada pengelolaan hak siar dan kerja sama komersial. Usman menegaskan bahwa TVRI tidak bisa sembarangan menjalin kolaborasi dengan pihak ketiga karena seluruh mekanisme harus tunduk pada regulasi FIFA.

“Kami tidak bisa sembarangan dalam menjalin kerja sama. FIFA memiliki aturan-aturan yang harus dipatuhi. Karena itu, kami terus berkoordinasi dan telah melakukan rapat dengan FIFA untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi,” ujar Usman Kansong dalam konferensi pers di lobby GPO LPP TVRI, Jakarta, Senin, 29 Desember 2025.

Baca juga:
KPK Periksa Saksi Kasus Ijon Proyek di Kabupaten Bekasi

TVRI dijadwalkan menyiarkan seluruh rangkaian pertandingan Piala Dunia selama 39 hari, dengan total 104 laga, mulai dari fase grup hingga partai final. Turnamen ini akan berlangsung di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dengan sebagian besar pertandingan digelar di 11 kota di Amerika Serikat.

Bagi publik, siaran gratis ini bukan hanya soal akses, tetapi juga kualitas. Sebagai lembaga yang menggunakan anggaran negara, TVRI dituntut menghadirkan tayangan berstandar global, bebas gangguan teknis, serta transparan dalam pengelolaan kerja sama dan iklan.

Piala Dunia 2026 menjadi ujian nyata apakah siaran publik benar-benar mampu berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Keberhasilan TVRI mengamankan hak siar Piala Dunia 2026 dinilai sebagai momentum strategis, tidak hanya bagi dunia penyiaran nasional, tetapi juga bagi pembinaan generasi muda dan penguatan ekonomi kreatif. Penilaian tersebut disampaikan Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay.

TVRI Pastikan Siaran Piala Dunia 2026 Gratis

 

Menurut Saleh, penunjukan TVRI sebagai pemegang hak siar menjadi tonggak penting bagi televisi publik untuk membuktikan kapasitasnya di level internasional. Kepercayaan FIFA, kata dia, tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang dan persaingan ketat dengan lembaga penyiaran lain.

"Di awal periode ini, Komisi VII memang meminta TVRI untuk berbenah. Siarannya tidak boleh kalah dengan TV-TV lain. Bahkan dalam skala tertentu, TVRI harus lebih baik dan unggul," ujar Saleh dalam keterangannya di Jakarta, yang diterima GalaPos ID, Selasa, 30 Desember 2025.

(Red)

 

Baca juga:
KPK Belum Berencana Periksa Kajari Bekasi

"TVRI memastikan seluruh siaran Piala Dunia 2026 dapat dinikmati gratis melalui free-to-air. Publik kini menanti kualitas siaran dan transparansi sebagai lembaga penyiaran publik."
 

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #PialaDunia2026 #TVRI #SiaranGratis

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال