GalaPos ID, Jakarta.
Salah satu narasi utama Flux pada 2025 adalah pengembangan Proof of Useful Work (PoUW). Mekanisme ini dirancang untuk memanfaatkan daya komputasi GPU penambang guna menyelesaikan pekerjaan dunia nyata seperti pemrosesan video dan pelatihan kecerdasan buatan.
"Flux bertaruh besar pada Proof of Useful Work untuk memasuki era AI. Namun, inovasi ini juga membawa risiko baru bagi miner dan ekosistem."
Baca juga:
Gala Poin:
1. PoUW mengubah peran penambang menjadi penyedia komputasi.
2. Keberhasilan bergantung pada adopsi industri AI.
3. Regulasi dan permintaan pasar menjadi faktor penentu.
Jika berhasil, PoUW berpotensi mengubah peran penambang dari sekadar pengaman jaringan menjadi penyedia layanan komputasi bernilai ekonomi. Model ini juga membuka peluang bagi Flux untuk bersaing langsung dengan penyedia cloud konvensional di sektor AI.
Namun, transisi ini tidak bebas risiko. Keberhasilan PoUW sangat bergantung pada permintaan nyata dari industri dan kemampuan FluxOS mengelola beban kerja berskala besar. Tanpa adopsi korporasi, PoUW berisiko menjadi sekadar konsep teknis tanpa dampak ekonomi signifikan.
Selain itu, regulasi global terhadap infrastruktur terdesentralisasi dan penggunaan komputasi untuk AI masih berkembang. Ketidakpastian hukum ini berpotensi memengaruhi operasional node dan insentif bagi penambang.
Flux menawarkan peluang high-risk, high-reward. Produk nyata dan infrastruktur matang menjadi keunggulan, tetapi masa depan jaringan tetap ditentukan oleh adopsi, regulasi, dan keberlanjutan model ekonominya.
Baca juga:"Proof of Useful Work menjadi taruhan besar Flux di era AI, membawa peluang besar sekaligus risiko baru bagi ekosistem."
GEMAH Pantau Sidang CMNP vs MNC Group
#FluxNetwork #AIWeb3 #KriptoAnalisis #GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia

