GalaPos ID, Jakarta.
Nasib kurang beruntung dialami Uripatun, pedagang burger mini di kawasan Cipulir, Jakarta Selatan. Handphone miliknya hilang dari dalam rumah ketika dirinya tengah sibuk melayani pembeli pada Rabu, 30 September 2026.
"Ketika pedagang sibuk melayani pembeli, sebuah handphone justru menghilang dari meja. Tak ada yang dituduh, tetapi pertanyaannya sederhana: siapa yang tahu, siapa yang melihat, dan apakah HP itu masih punya jalan pulang?"
Baca juga:
- DPR Uji Calon Kapolri Suyudi, Narkoba hingga Judi Online jadi Prioritas
- Gus Baha Resmi Masuk Syuriyah PBNU Periode 2026–2031
- Perpisahan Hangat Bau Atika di Dinas Kebudayaan Makassar
Gala Poin:
1. HP Uripatun hilang dari rumah saat dirinya sedang sibuk melayani pembeli.
2. Sahabat bersama suami dan seorang rekannya berada di dalam rumah saat kejadian, tetapi tidak ada pihak yang dituduh oleh Uripatun.
3. Uripatun berencana melaporkan kehilangan tersebut kepada pihak berwajib untuk ditindaklanjuti.
Peristiwa itu terjadi ketika sahabat karib Uripatun, Isnawati, datang bersama suami dan seorang rekannya. Saat itu, kios burger mini milik perempuan yang akrab disapa Bu Uripatun tersebut sedang ramai pembeli.
Karena kondisi sedang sibuk, Uripatun mempersilakan ketiga tamunya masuk dan menunggu di dalam rumah. Ia bermaksud menemui mereka setelah selesai melayani pembeli.
"Kondisi memang lagi ramai, makanya saya persilahkan teman saya masuk ke dalam rumah dulu, dan jika selesai melayani pembeli baru saya akan temui," kata Uripatun kepada wartawan, Rabu, 30 September 2026.
Setelah urusan pembeli selesai, perempuan berusia 40 tahun itu masuk ke rumah untuk menemui para tamunya. Percakapan berlangsung selama beberapa menit.
Namun, di tengah pertemuan tersebut, Uripatun teringat handphone yang sebelumnya diletakkan di atas meja. Ia kemudian mencari perangkat tersebut.
Handphone yang dicari ternyata sudah tidak berada di tempat semula.
"Sudah saya cari kemana-mana ternyata hp saya tidak ditemukan juga," keluh Uripatun.
Baca juga:
Kehilangan itu bukan sekadar membuat Uripatun kehilangan sebuah perangkat komunikasi. Bagi pedagang kecil tersebut, handphone menjadi salah satu penunjang usaha burger mini sekaligus digunakan untuk kebutuhan belajar anaknya.
Uripatun mengatakan dirinya tidak ingin menuduh siapa pun terkait hilangnya handphone tersebut. Ia hanya berharap barang miliknya dapat dikembalikan.
"Saya tidak ingin menuduh siapa yang mengambil, saya cuman berharap agar punya kerendahan hati untuk mengembalikan, karena saya orang kecil yang mungkin tidak bisa lagi untuk membeli Hp," harapnya.
Sahabat Bantah Mengetahui Keberadaan HP
Isnawati, yang disebut sebagai sahabat Uripatun, mengaku tidak mengetahui keberadaan handphone tersebut. Ia mengatakan dirinya langsung masuk dan duduk setelah mendapat izin dari Uripatun.
"Setelah dipersilahkan masuk ya langsung masuk dan duduk, dan saya juga tidak melihat barang tersebut," kata Isnawati.
Baca juga:
Jadwal Indonesia Vs Malaysia Malam Ini, Duel Panas FIFA ASEAN Cup 2026
Hingga saat ini, berdasarkan keterangan yang disampaikan, belum ada pihak yang dinyatakan sebagai pelaku dalam kehilangan tersebut. Uripatun juga menegaskan dirinya tidak ingin menuduh pihak tertentu.
Untuk mendapatkan kejelasan mengenai hilangnya handphone tersebut, Uripatun berencana melaporkan peristiwa itu kepada pihak berwajib agar dapat ditindaklanjuti.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa bagi pedagang kecil, sebuah handphone bukan sekadar benda elektronik. Di tangan pelaku usaha mikro, perangkat tersebut dapat menjadi bagian dari aktivitas mencari nafkah sekaligus mendukung kebutuhan keluarga.
Baca juga:
Aeromodelling Kabupaten Bandung Bidik Emas Porprov Jabar 2026, Alat Jadi Tantangan
Burger laris, tamu datang, HP malah menghilang. Di rumah sendiri pula. Bu Uripatun kini hanya punya satu harapan: semoga handphone pulang sebelum kasusnya harus ikut “dimasak” lebih jauh.
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #BeritaJakarta #Cipulir #JakartaSelatan #PedagangKecil #BeritaTerkini
