Rooms Inc. d'Botanica Bandung Tawarkan One Stop Living di Jantung Pasteur

GalaPos ID, Bandung.
Persaingan industri perhotelan di Kota Bandung terus bergeser. Jika sebelumnya fasilitas kamar menjadi daya tarik utama, kini banyak hotel berlomba menawarkan pengalaman yang lebih lengkap melalui konsep social hub, ruang yang menggabungkan akomodasi, hiburan, bisnis, hingga aktivitas komunitas dalam satu kawasan.

Rooms Inc. d'Botanica Bandung Andalkan Konsep Social Hub, Bidik Wisatawan dan Pebisnis
Di tengah persaingan hotel yang semakin sengit, kamar nyaman saja tak lagi cukup. Kini hampir semua hotel menjual "pengalaman". Publik pun berhak bertanya, apakah konsep social hub benar-benar menghadirkan nilai baru atau hanya nama baru untuk strategi pemasaran lama? Foto: SMN/Kuncoro WR
 

"Ketika semua hotel mengaku lebih dari sekadar tempat menginap, tamu justru semakin kritis: yang benar-benar berbeda konsepnya, atau hanya slogan promosinya?"

Baca juga:

Gala Poin:
1. Rooms Inc. d'Botanica Bandung mengembangkan konsep social hub, menggabungkan fungsi hotel, ruang kerja, hiburan, kuliner, dan aktivitas komunitas dalam satu kawasan.
2. Lokasi strategis di kawasan Pasteur dengan akses cepat ke tol, bandara, stasiun, dan pusat kota menjadi keunggulan utama untuk pasar wisata maupun perjalanan bisnis.
3. Hotel mencatat okupansi akhir pekan mencapai 80–90 persen dan memperkuat layanan digital serta kolaborasi komunitas sebagai strategi menghadapi persaingan industri perhotelan.


Melihat perubahan tren tersebut, Rooms Inc. d'Botanica Bandung memperkuat posisinya sebagai hotel butik modern yang mengusung konsep social hub di kawasan terpadu (mixed-use development) d'Botanica Mall. Hotel ini menyasar wisatawan generasi milenial, Gen Z, hingga pelaku perjalanan bisnis yang mengutamakan konektivitas, efisiensi, dan kemudahan akses.

Konsep tersebut disampaikan General Manager Rooms Inc. d'Botanica Bandung, Tin Kartini, saat menerima kunjungan Sindikasi Media Network (SMN) dalam kegiatan media gathering bersama Artotel Group di Bandung.

Menurut Tin Kartini, sejak bergabung dengan Artotel Group pada 2022, Rooms Inc. d'Botanica terus mengembangkan konsep hotel yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat menginap, tetapi juga menjadi ruang interaksi, bekerja, dan membangun jejaring.

"Kami ingin menghadirkan pengalaman menginap yang lebih dari sekadar akomodasi. Rooms Inc. menjadi social hub yang menghubungkan tamu dengan berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, bersantai, menikmati kuliner, hingga mengakses berbagai fasilitas dalam satu kawasan," ujar Tin Kartini, dalam keterangan yang diterima GalaPos ID, Rabu, 15 Juli 2026.

Baca juga:
ARTOTEL Suites Aquila Bandung Tawarkan Hotel Butik Premium

Berlokasi di Jalan Dr. Djunjunan (Pasteur), hotel ini memiliki akses menuju Gerbang Tol Pasteur, Bandara Husein Sastranegara, Stasiun Bandung, kawasan bisnis, hingga sejumlah destinasi wisata di Kota Bandung.
 
Rooms Inc. d'Botanica memiliki 90 kamar dengan desain minimalis dan fungsional. Seluruh area hotel juga terhubung langsung dengan d'Botanica Mall sehingga tamu dapat mengakses pusat perbelanjaan, restoran, bioskop XXI, serta berbagai fasilitas hiburan tanpa harus keluar dari kawasan.

"Kami mengusung konsep one stop living. Tamu dapat menginap, berbelanja, menikmati hiburan, hingga mengadakan pertemuan dalam satu kawasan yang saling terintegrasi," jelas Tin.

Selain fasilitas akomodasi, hotel menyediakan ruang pertemuan berkapasitas kecil hingga menengah. Untuk kegiatan berskala besar tersedia Balarea Ballroom yang mampu menampung hingga 1.200 peserta dalam format teater, sehingga menyasar pasar MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), seminar, hingga resepsi pernikahan.

Hotel juga menghadirkan Spoonful sebagai restoran all-day dining yang berfungsi sebagai ruang komunal, serta game corner yang menjadi bagian dari konsep social hub bagi wisatawan muda.
 
Persaingan Hotel Bandung Makin Ketat, Rooms Inc. d'Botanica Andalkan Konsep Terintegrasi
General Manager Rooms Inc. d'Botanica Bandung, Tin Kartini menjelaskan Rooms Inc. d'Botanica Bandung mengembangkan konsep social hub, menggabungkan fungsi hotel, ruang kerja, hiburan, kuliner, dan aktivitas komunitas dalam satu kawasan. Foto: SMN/Kuncoro WR
  

Tin Kartini mengungkapkan tingkat okupansi hotel menunjukkan tren positif. Pada akhir pekan, tingkat hunian mencapai sekitar 80–90 persen, sedangkan rata-rata okupansi harian berada di kisaran 70 persen.

"Kedekatan hotel dengan Bandara Husein Sastranegara menjadi salah satu keunggulan kami. Banyak tamu memilih Rooms Inc. karena aksesnya yang cepat menuju bandara maupun pusat kota. Kami juga menyediakan layanan yang menyesuaikan kebutuhan tamu, termasuk breakfast on the go bagi tamu dengan jadwal penerbangan pagi," ujarnya.

Selain itu, Rooms Inc. d'Botanica memperkuat layanan digital melalui program loyalitas Artotel Wanderlust yang menawarkan berbagai keuntungan, mulai dari harga kamar khusus, promo makanan dan minuman, hingga pengumpulan poin bagi anggota.

Ke depan, hotel menyatakan akan memperluas kolaborasi dengan komunitas kreatif, pelaku industri, dan mitra bisnis sebagai bagian dari pengembangan konsep social hub.

Baca juga:
Kurang Tidur Lebih Berbahaya dari Tidur Pakai Bra?

Di tengah semakin ketatnya persaingan industri perhotelan, konsep hotel terintegrasi menjadi salah satu strategi untuk menarik wisatawan yang kini tidak hanya mencari tempat beristirahat, tetapi juga menginginkan kemudahan, konektivitas, dan pengalaman dalam satu lokasi.

Namun, pada akhirnya, kualitas layanan dan kepuasan tamu tetap menjadi ukuran utama, bukan sekadar label konsep yang ditawarkan.

 

 

 

Baca juga:
Lembur Katumbiri Bandung Jadi Wisata Viral dengan Persoalan Sungai

Hotel modern kini berlomba menjadi ruang kerja, tempat nongkrong, pusat hiburan, hingga lokasi rapat. Pertanyaannya, apakah semuanya benar-benar dibutuhkan tamu atau sekadar mengikuti tren industri?

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #RoomsIncBandung #HotelBandung #PariwisataBandung #SocialHub #HospitalityIndonesia

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال