Longsor Bungus Padang Timbun Mobil, Jalur Padang–Painan Lumpuh Total

GalaPos ID, Padang.
Longsor dan pohon tumbang kembali memutus akses vital Jalan Padang–Painan di kawasan Bungus Barat, Kota Padang, Minggu sore waktu setempat, 14 Juni 2026.
Satu unit mobil tertimbun material longsoran, sementara arus transportasi yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah pesisir selatan Sumatra Barat lumpuh total.

LONGSOR BUNGUS TIMBUN MOBIL, JALUR PADANG–PAINAN LUMPUH TOTAL
Longsor dan pohon tumbang kembali melumpuhkan Jalan Padang–Painan di Bungus Barat, Kota Padang, Minggu, 14 Juni 2026. Satu mobil tertimbun material longsor. Peristiwa ini memunculkan kembali pertanyaan publik tentang efektivitas mitigasi bencana di kawasan rawan longsor Bukit Lampu.
 

"Jalan Padang–Painan kembali lumpuh. Alam bekerja sesuai hukum gravitasi, sementara mitigasi masih bekerja sesuai jadwal rapat."

Baca juga:

Gala Poin:
1. Longsor dan pohon tumbang menutup total Jalan Padang–Painan KM 16.
2. Satu unit mobil L300 tertimbun material longsor, satu orang selamat.
3. Publik kembali menyoroti mitigasi bencana di kawasan rawan longsor Bungus.


Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30 WIB setelah hujan berintensitas lebat mengguyur kawasan Bungus Teluk Kabung. Material tanah dan pohon yang jatuh dari lereng bukit menutup seluruh badan jalan di KM 16, RT 01 RW 02, Kelurahan Bungus Barat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengungkapkan bahwa longsoran yang menutup jalan memiliki lebar sekitar empat meter dengan tinggi mencapai dua meter.

"Benar telah terjadi longsor dan pohon tumbang akibat hujan lebat sore ini. Longsoran tersebut juga berdampak pada satu unit mobil jenis L300 dengan nomor polisi BA 8568 AAB yang sedang melintas," ujar Hendri Zulviton saat memberikan keterangan, Minggu, 14 Juni 2026.

Mobil yang tertimpa material diketahui sedang melintas ketika longsor terjadi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Menurut Hendri, satu orang yang berada di dalam kendaraan berhasil selamat dan segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca juga:
Cara Nonton Piala Dunia 2026 di HP dan TV, Simak Panduan Resmi TVRI dan FolaPlay

Hingga Minggu malam, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Padang, TNI, Polri, pihak kecamatan, kelurahan, Kelompok Siaga Bencana (KSB), PLN, insan kebencanaan, dan masyarakat setempat masih melakukan upaya pembersihan material.
 
"Saat ini anggota di lapangan di bawah komando Kalaksa dan Kabid KL tengah melakukan pembersihan material longsor secara manual terlebih dahulu, sembari menunggu bantuan alat berat," tambah Hendri, Minggu, 14 Juni 2026.

Namun, besarnya volume material membuat proses evakuasi tidak dapat dilakukan secara cepat. BPBD masih menunggu bantuan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sumatra Barat untuk membuka akses jalan yang tertutup.

Di tengah proses penanganan, kejadian ini kembali memunculkan pertanyaan publik mengenai kesiapan mitigasi bencana di jalur Padang–Painan yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai kawasan rawan longsor, terutama di sekitar Bukit Lampu.

Bukit Lampu Kembali Longsor, Publik Pertanyakan Mitigasi Bencana di Jalur Nasional
Longsor dan pohon tumbang menutup total Jalan Padang–Painan KM 16. Satu unit mobil L300 tertimbun material longsor, satu orang selamat.

 

Padahal jalur tersebut bukan sekadar akses transportasi biasa. Jalan Padang–Painan menjadi penghubung utama aktivitas ekonomi, distribusi logistik, hingga akses menuju berbagai destinasi wisata di pesisir selatan Sumatra Barat.

Sementara itu, Camat Bungus Teluk Kabung, Afridon, menjelaskan bahwa Kelurahan Bungus Barat merupakan kawasan strategis yang memiliki potensi besar di sektor perikanan tangkap, wisata bahari, dan pengembangan sport tourism regional.

Menurut Afridon, kawasan tersebut merupakan salah satu pusat ekonomi maritim Kota Padang yang menopang aktivitas perikanan dan pariwisata.

Baca juga:
Dari Cagar Budaya ke Canda Bahagia, Potret Humanis Dinas Kebudayaan Makassar

Dengan posisi strategis tersebut, setiap gangguan akses akibat longsor tidak hanya berdampak pada pengguna jalan, tetapi juga berpotensi menghambat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir yang bergantung pada kelancaran jalur transportasi tersebut.

Hingga berita ini ditulis, pembersihan material masih berlangsung dan akses Jalan Padang–Painan belum sepenuhnya dapat dilalui kendaraan.

 

 

Baca juga:
Dari Pedalaman Kalimantan ke Dunia Profesional, Perjalanan Inspiratif Nur Asfia

"Setiap musim hujan datang, longsor seolah lebih disiplin hadir dibanding solusi permanen yang dijanjikan."

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #LongsorPadang #BungusBarat #PadangPainan #MitigasiBencana #SumbarTerkini

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال