MPMX Tebar Dividen Jumbo Saat Industri Otomotif Masih Terseok

GalaPos ID, Jakarta.
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) memutuskan membagikan dividen tunai Rp170 per saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026. Total nilai dividen mencapai Rp451,89 miliar atau setara dividend yield sekitar 16 persen.

MPMX Tebar Dividen Jumbo Saat Industri Otomotif Masih Terseok
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk melaporkan kinerja tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, bertempat di Gedung Lippo Kuningan, Jakarta. Foto: istimewa

"Pasar otomotif disebut menantang, tapi cuan investor tetap jalan terus tanpa lampu merah."

Baca juga:

Gala Poin:
1. MPMX membagikan dividen Rp451,89 miliar di tengah pelemahan industri otomotif.
2. Laba bersih perusahaan turun 19 persen sepanjang 2025.
3. Pasar modal merespons positif meski daya beli masyarakat masih tertekan.


Kebijakan tersebut datang di tengah kondisi industri otomotif nasional yang masih menghadapi tekanan pelemahan daya beli masyarakat dan pembiayaan kendaraan.

Respons pasar terlihat cepat. Saham MPMX naik 5,31 persen ke level Rp1.090 pada perdagangan Selasa, 26 Mei 2026. Nilai transaksi saham mencapai Rp38,57 miliar dengan frekuensi perdagangan sebanyak 4.756 kali.

Phintraco Sekuritas menilai dividend yield tinggi menjadi faktor utama yang menarik perhatian investor.

“Adapun harga pasar MPMX di 1.090 sehingga dividend yield 15,60%,” sebut catatan Phintraco Sekuritas dikutip Rabu, 27 Mei 2026.

Namun di balik euforia pasar tersebut, performa laba perusahaan justru mengalami penurunan.

Baca juga:
Wortel dan Diabetes: Mitos, Fakta, dan Nutrisi Penting di Dalamnya

Sepanjang 2025, MPMX mencatat laba bersih sebesar Rp462 miliar dengan pendapatan konsolidasi Rp16,2 triliun. Dibanding tahun sebelumnya, laba bersih turun 19 persen.
 
Perseroan menyebut tekanan industri masih berasal dari pelemahan daya beli masyarakat, tekanan pembiayaan kendaraan, dan normalisasi permintaan pasar otomotif nasional.

Di tengah situasi itu, perusahaan mengklaim tetap menjaga disiplin operasional dan efisiensi biaya untuk mempertahankan kualitas bisnis.

Group Chief Executive Officer MPMX, Suwito Mawarwati, mengatakan perusahaan memilih strategi yang lebih adaptif menghadapi tekanan industri.

“Tahun 2025 menjadi periode yang penuh dinamika bagi industri otomotif dan mobilitas nasional yang mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, kehati-hatian, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pasar,” kata Suwito, Rabu, 27 Mei 2026.

MPMX Bagi Dividen Jumbo Saat Penjualan Kendaraan Melambat
Rakyat menghitung bunga cicilan, investor menghitung dividend yield. Foto: istimewa

 

Suwito juga menilai peningkatan dividen mencerminkan optimisme perusahaan terhadap masa depan bisnisnya.

“Peningkatan dividen tahun ini mencerminkan komitmen perseroan untuk terus memberikan nilai yang berkelanjutan kepada para pemegang saham, sekaligus mencerminkan keyakinan kami terhadap kekuatan fundamental dan prospek jangka panjang Perseroan,” ujar Suwito.

Meski demikian, sejumlah indikator valuasi menunjukkan pasar masih berhati-hati. PBV MPMX berada di level 0,78 kali dan PER sebesar 10,09 kali TTM.

Baca juga:
Dolar AS Menggila, Rupiah dan Emas Jadi Korban Ketidakpastian Global

Bagi sebagian investor, valuasi tersebut dianggap murah dan menarik. Namun bagi publik luas, muncul pertanyaan lain: apakah keuntungan besar di pasar modal benar-benar mencerminkan pemulihan ekonomi masyarakat?

MPMX merupakan perusahaan otomotif dan mobilitas yang berdiri sejak 1987. Perseroan memiliki bisnis distribusi motor Honda, mobil bekas, asuransi, rental kendaraan, hingga pembiayaan.

Di tengah tekanan ekonomi nasional, kisah MPMX memperlihatkan jurang yang makin nyata antara optimisme investor dan kemampuan belanja masyarakat sehari-hari.

 

Baca juga:
Bangun Retail Modern, Maree Mart Andalkan Sistem Digital

Ketika masyarakat makin akrab dengan tenor cicilan panjang, investor pasar modal justru menikmati “diskon kekhawatiran” lewat dividen jumbo. Bursa tampaknya punya cuaca ekonomi sendiri.

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #DividenMPMX #SahamOtomotif #BEI2026 #EkonomiIndonesia #InvestorSaham

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال