GalaPos ID, Jakarta.
Tren wellness yang kian berkembang di Indonesia mendorong lahirnya berbagai konsep layanan terintegrasi. Odilia Infinity Corporation (OIC) menjadi salah satu pemain yang agresif membangun ekosistem spa, kebugaran, dan gaya hidup premium dalam satu jaringan bisnis.
"Ekspansi bisnis wellness premium di Indonesia makin agresif. Namun, di balik narasi “gaya hidup sehat”, seberapa inklusif dan berkelanjutan model yang ditawarkan?"
Baca juga:
- Sendang Sreto Lamongan, Destinasi Sederhana yang Bikin Betah
- Pantai Lampon Kebumen: Indah Namun Berisiko, Ini Fakta Terbarunya
- Transformasi Sendang Sreto Lamongan, Potensi Besar di Balik Wisata Desa
Gala Poin:
1. OIC membangun ekosistem wellness terintegrasi dari spa hingga gym.
2. Tren wellness meningkat, tetapi akses dan inklusivitas masih jadi tantangan.
3. Ekspansi global membuka peluang sekaligus risiko terhadap konsistensi layanan.
Sejak berdiri pada 2010, perusahaan ini memperluas jangkauan layanan dengan menghadirkan sejumlah brand dalam satu visi besar. Namun, di tengah pertumbuhan tersebut, muncul pertanyaan: apakah konsep wellness premium ini benar-benar menjawab kebutuhan publik luas, atau hanya menyasar segmen tertentu?
OIC mengembangkan berbagai unit usaha seperti Annathaya Luxury Spa & Wellness, Odilia Spa, Nirvaya Spa, hingga The Square Fitness & Gym. Perusahaan menegaskan bahwa semua brand tersebut berjalan dalam satu arah yang sama.
“Kami menghadirkan pengalaman yang menyatukan tubuh, pikiran, dan gaya hidup dalam satu kesatuan,” tulis Odilia Infinity Corporation (OIC), dalam keterangan pers yang diterima GalaPos ID, Senin, 27 April 2026.
Pendekatan ini mencerminkan pergeseran industri wellness dari sekadar layanan relaksasi menjadi bagian dari gaya hidup modern.
Baca juga:
Taichi dan Qi-Gong Jadi Sorotan di Surabaya, Momentum Kampanye Hidup Sehat
Namun, sejumlah pengamat menilai konsep terintegrasi ini juga berpotensi menciptakan eksklusivitas baru, terutama jika harga dan akses tidak menjangkau kelas menengah.
Di sisi lain, OIC menekankan filosofi layanan berbasis pengalaman menyeluruh.
“Setiap layanan dirancang untuk memberikan ketenangan sekaligus energi baru,”
Filosofi tersebut diterjemahkan dalam desain ruang, pelayanan personal, hingga standar operasional. Namun, tantangan ke depan tidak hanya soal kualitas layanan, melainkan juga bagaimana menjaga konsistensi di tengah ekspansi yang semakin luas.
OIC menyatakan tengah menyiapkan langkah menuju pasar global.
“Sejak awal, kami berkomitmen membangun kepercayaan dan menghadirkan layanan yang terus berkembang,”
Ekspansi ini menjadi sinyal bahwa industri wellness Indonesia mulai memasuki fase kompetisi internasional. Meski demikian, keberlanjutan bisnis dan dampak sosial tetap menjadi isu yang perlu diperhatikan.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental dan fisik, wellness memang bukan lagi sekadar tren. Namun, tanpa strategi inklusif, konsep ini berisiko menjadi simbol gaya hidup kelas atas semata.
Baca juga:
Modus Barcode Terungkap, Kasus Penimbunan Pertalite di Probolinggo
"Odilia Infinity Corporation memperkuat posisinya di industri wellness premium dengan konsep ekosistem terintegrasi. Di tengah tren gaya hidup sehat, muncul pertanyaan soal akses, keberlanjutan, dan inklusivitas layanan."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #WellnessIndonesia #BisnisLifestyle #EkonomiKreatif #TrenKesehatan #IndustriSpa
.jpeg)
.jpeg)