Microsleep Diduga Picu Tragedi Truk Boks di Sumedang

GalaPos ID, Sumedang.
Kecelakaan maut terjadi di jalur arteri mudik Bandung–Cirebon, tepatnya di Perempatan Bojong, Kecamatan Sumedang Utara, Rabu pagi kemarin.
Sebuah truk boks pengangkut air minum dalam kemasan menabrak dua sepeda motor, mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu korban luka berat.

Laka Maut Jalur Mudik Sumedang: Sopir Truk Diduga Tertidur Sesaat
Kecelakaan maut di jalur mudik Sumedang, Rabu, 18 Maret 2026, kembali menyoroti bahaya microsleep pada sopir angkutan barang—dua korban jiwa jadi alarm serius keselamatan publik. Foto: istimewa

"Kecelakaan maut di jalur mudik Bandung–Cirebon kembali menyorot kelalaian pengemudi dan potensi bahaya microsleep yang kerap diabaikan."

Baca juga:

Gala Poin:
1. Truk boks diduga mengalami microsleep dan menerobos lampu merah.
2. Dua pemotor meninggal dunia, satu korban luka berat.
3. Kecelakaan menyebabkan kemacetan panjang di jalur mudik strategis.


Berdasarkan keterangan kepolisian, truk bernomor polisi B 9491 PXV melaju dari arah Bandung menuju Cirebon setelah keluar dari Gerbang Tol Cisumdawu. Diduga, pengemudi mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat berkendara hingga kehilangan kendali.

Kasat Lantas Polres Sumedang, AKP Agus Sukaedi Suryana, mengatakan pengemudi diduga mencoba menerobos lampu merah sebelum akhirnya menabrak kendaraan di depannya.

“Diduga mengejar lampu merah, mungkin sudah merah. Di depan, ada dua sepeda motor. Kaget. Digibegkeun (banting setir) dan oleng,” ujar Agus, Rabu, 18 Maret 2026.

Truk kemudian terguling dan menimpa dua sepeda motor yang berada di jalur tersebut. Akibatnya, dua korban meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka serius.

“Oleng menimpa tiga orang itu. Satu orang meninggal di TKP, dan satu korban meninggal dunia di IGD RSUD Umar Wirahadikusumah, sementara satu korban lainnya terlika,” katanya.

Baca juga:
Tradisi Tujuh Likur Lingga Kembali Semarak, Magnet Ribuan Pengunjung

Salah seorang warga yang juga saksi mata di lokasi, Dede Sujana, menguatkan dugaan pelanggaran lalu lintas oleh pengemudi truk.
 
"Sudah lampu merah, tapi truknya kencang. Nabrak motor lalu terbalik menimpa pemotor," kata Dede.

Peristiwa ini memicu kemacetan panjang hingga sekitar tiga kilometer di kedua arah jalur mudik. Petugas gabungan Operasi Ketupat Lodaya segera melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan.

Hingga kini, pengemudi truk telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang. Polisi juga masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan kelalaian dan faktor kelelahan pengemudi.

Kecelakaan Sumedang Hari Ini: Dua Korban Jiwa di Jalur Bandung–Cirebon
Kronologi lengkap kecelakaan maut di Sumedang: dugaan sopir truk menerobos lampu merah hingga microsleep. Dua korban tewas, satu luka berat. Foto: istimewa

 

Dugaan pelanggaran lalu lintas dan kelalaian pengemudi kembali memakan korban jiwa di jalur mudik. Sebuah truk boks diduga menerobos lampu merah sebelum akhirnya terguling dan menimpa dua sepeda motor di Perempatan Bojong, Sumedang Utara, Rabu, 18 Maret 2026.

Akibat insiden ini, dua perempuan tewas, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat. Peristiwa ini menjadi sorotan karena terjadi di jalur vital arus mudik yang seharusnya berada dalam pengawasan ketat aparat.

 

Baca juga:
Tekan Defisit, Eric Hermawan: Konsolidasi Fiskal Harus Jadi Prioritas di 2026

"Kecelakaan truk boks di Sumedang menewaskan dua pemotor setelah diduga sopir mengalami microsleep dan menerobos lampu merah. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti."

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #Kecelakaan #Sumedang #Microsleep #JalurMudik #JawaBarat #LakaLantas

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال