GalaPos ID, Cilacap.
Setelah tiga hari pencarian intensif, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban tenggelam di aliran Sungai Tajum, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Serayu, sekitar 48 kilometer dari lokasi kejadian perkara (LKP).
![]() |
| Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban tenggelam di Sungai Tajum, Rabu, 18 Maret 2026. Foto: istimewa |
"Tiga hari pencarian tanpa henti akhirnya berujung duka. Seorang warga Banyumas yang terpeleset di aliran Sungai Tajum ditemukan sejauh 48 kilometer di Sungai Serayu, memperlihatkan betapa ganasnya arus sungai di musim penghujan."
Baca juga:
- Mitigasi DDoS Linknet & Nexusguard untuk Perlindungan Infrastruktur Digital
- Manfaat Lari 2026, Dari Jantung Sehat hingga Redakan Stres
- Tradisi Tujuh Likur Lingga Kembali Semarak, Magnet Ribuan Pengunjung
Gala Poin:
1. Korban tenggelam ditemukan setelah tiga hari pencarian sejauh 48 km dari lokasi awal.
2. Tim SAR menggunakan kombinasi penyisiran darat, air, dan teknologi drone thermal.
3. Insiden menyoroti lemahnya mitigasi keselamatan di area pertanian dekat sungai.
Penemuan korban bermula dari laporan warga yang melihat sesosok jenazah mengambang di aliran Sungai Serayu sekitar pukul 12.00 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim bergerak cepat dan pada pukul 13.15 WIB berhasil mengonfirmasi keberadaan korban.
Korban diketahui bernama Sunaryo (60), warga Desa Karangbawang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk penanganan lebih lanjut.
Operasi pencarian yang melibatkan BASARNAS dan berbagai unsur SAR gabungan ini sebelumnya menghadapi tantangan berat. Area pencarian terus diperluas mengikuti karakter arus sungai yang dinamis, dari Sungai Tajum hingga ke Sungai Serayu.
Baca juga:
Tekan Defisit, Eric Hermawan: Konsolidasi Fiskal Harus Jadi Prioritas di 2026
Seorang saksi bernama Ramidi melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Banyumas, yang kemudian diteruskan ke Kantor SAR Cilacap melalui Unit Siaga SAR Banyumas.
![]() |
| Tiga hari pencarian tanpa henti akhirnya berujung duka. Seorang warga Banyumas yang terpeleset di aliran Sungai Tajum ditemukan sejauh 48 kilometer di Sungai Serayu. Foto: istimewa |
Komandan Tim Rescue, Amin Riyanto, mengatakan upaya pencarian dilakukan secara intensif sejak korban dilaporkan hilang.
"Perluasan area pencarian terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan untuk menemukan keberadaan survivor di aliran Sungai Tajum hingga ke Sungai Serayu," kata Amin dalam siaran persnya, Rabu, 18 Maret 2026.
Peristiwa ini kembali menyoroti minimnya sistem mitigasi risiko di area pertanian yang berdekatan dengan aliran sungai. Jalur pematang yang licin dan tanpa pengaman menjadi ancaman nyata bagi warga, terutama lansia yang masih aktif bekerja di sektor informal.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.
Namun di balik penutupan operasi, tersisa pertanyaan yang lebih besar: sejauh mana keselamatan warga di sekitar aliran sungai menjadi perhatian serius pemerintah daerah?
Baca juga:
Mudik Gratis 2026: KRI Semarang-594 Angkut 1.300 Warga Bangka Belitung
"Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban tenggelam di Sungai Tajum setelah tiga hari pencarian. Korban ditemukan sejauh 48 km di Sungai Serayu dalam kondisi meninggal dunia. Simak kronologi lengkapnya."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #SARIndonesia #Banyumas #BeritaJawaTengah #KeselamatanPublik

