GalaPos ID, Bogor.
Duka menyelimuti Kampung Jero Kuta Kaum, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan. Seorang perempuan paruh baya, Mimin Aminah (55), meninggal dunia setelah tertimbun Tembok Penahan Tanah (TPT) di depan rumahnya, Kamis, 29 Januari 2026, sore hari waktu setempat, saat hujan deras mengguyur Kota Bogor sejak pagi.
"Hujan deras dan longsor menelan korban di Bogor: Pemkot segera relokasi warga demi keselamatan."
Baca juga:
- Sungai Cipunagara Meluap, Ratusan Rumah di Subang Terendam
- Tiga Pria Ditangkap di Mentawai Saat Konsumsi Sabu di Kapal
- Pasokan Terbatas, Harga Cabai di Mataram Merangkak Naik
Gala Poin:
1. Seorang perempuan berusia 55 tahun meninggal akibat tertimpa TPT saat hujan deras di Bogor.
2. Pemkot Bogor memastikan seluruh biaya pengobatan dan jenazah korban ditanggung, serta menginstruksikan evakuasi warga di zona rawan.
3. Rencana jangka panjang Pemkot mencakup relokasi rumah warga ke Rusunawa dan pemetaan wilayah rawan bencana.
Peristiwa tragis terjadi sekitar pukul 18.20 WIB. Korban diketahui baru keluar rumah untuk membereskan dagangan warung kecil yang biasa ia kelola, setelah melaksanakan salat.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqien, menjelaskan kronologi kejadian tersebut.
"Waktu kejadian kondisi sedang hujan. Korban keluar rumah untuk membereskan dagangan, tiba-tiba TPT dari bebatuan yang berada tepat di depan rumahnya ambruk dan langsung menimpa korban," ujar Jenal, dikutip Jumat. 30 Januari 2026.
Pemkot Bogor bergerak cepat untuk meringankan beban keluarga korban. Jenal menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan hingga pengurusan jenazah telah ditanggung melalui BPJS.
"Kami tadi juga sempat ke rumah sakit untuk memastikan seluruh biaya pengobatan hingga pengurusan jenazah sudah ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah melalui BPJS," tambahnya.
Baca juga:
Tanda-Tanda Tubuh Berlebihan Konsumsi Garam
Melihat kondisi cuaca yang masih ekstrem dan berpotensi menimbulkan bencana susulan, Pemkot Bogor menginstruksikan warga yang tinggal di zona rawan untuk segera mengungsi.
"Bagi rumah-rumah yang kondisinya mengkhawatirkan atau menggantung akibat abrasi tanah di beberapa titik, kami arahkan untuk segera pindah. Warga bisa mencari kontrakan sementara dan biayanya akan ditanggung oleh APBD melalui skema hunian sementara," jelas Jenal.
Selain kejadian di Bondongan, laporan bencana juga masuk dari sejumlah wilayah lain di Kota Bogor. Salah satunya kerusakan akses jalan di kawasan Kedung Badak menuju Cilebut.
"Saat ini sedang dilakukan pemetaan apakah jalur tersebut masih bisa dilalui secara terbatas atau harus ditutup total demi keselamatan masyarakat," ujar Jenal.
Dalam jangka panjang, Pemkot Bogor menekankan pentingnya mitigasi bencana yang bersifat permanen. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) akan fokus pada pemetaan ulang wilayah rawan bencana.
Baca juga:
Strategi Global Archipelago, Dari Karibia ke Arab Saudi
"Perempuan paruh baya tewas tertimpa Tembok Penahan Tanah (TPT) di Bogor saat hujan deras. Pemkot Bogor bergerak cepat untuk mitigasi dan relokasi warga di zona rawan longsor."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #Bogor #Longsor #Jabar
