Tragedi Longsor Cisarua: Rumah Hilang, Nyawa Melayang

GalaPos ID, Bandung Barat.
Longsor besar menerjang Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu, 24 Januari 2026, pada dini hari waktu setempat.
Sedikitnya 30 rumah warga tertimbun material longsor, sementara puluhan orang dilaporkan hilang dan sejumlah korban jiwa telah teridentifikasi.

Longsor Cisarua Bandung Barat: 30 Rumah Tertimbun, Puluhan Warga Hilang
Korban longsor Cisarua terus bertambah. Di balik operasi SAR 24 jam, muncul fakta memilukan: puluhan jenazah ditemukan, puluhan warga lain masih tertimbun lumpur.

"Hujan deras dua hari berturut-turut berubah menjadi petaka. Longsor di Cisarua, Bandung Barat, menelan puluhan korban jiwa dan menyisakan pertanyaan serius soal mitigasi bencana di kawasan rawan longsor."

Baca juga:

Gala Poin:
1. Longsor terjadi dini hari setelah hujan deras dua hari berturut-turut
2. Sekitar 30 rumah tertimbun, puluhan warga hilang
3. Cuaca ekstrem dan tanah labil menghambat evakuasi


Bencana terjadi sekitar pukul 03.00 WIB (Sabtu, 24 Januari 2026), setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras disertai angin kencang selama dua hari berturut-turut. Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, menyebut longsor berpusat di RT 05/11.

"Kejadiannya sekitar jam 03.00 pagi, pusatnya di RT 05/11. Memang sudah dua hari ini hujan terus," kata Nur Awaludin, dikutip Minggu, 25 2026.

Pendataan awal mencatat sekitar 30 rumah tertimbun longsor. Namun, jumlah pasti korban masih terus diverifikasi karena kondisi di lapangan menyulitkan proses pencarian.

"Untuk rumah yang tertimbun informasi awal ada 30, cuma kita masih terus pastikan. Kemudian kita masih belum bisa memastikan berapa korbannya ya," ujarnya.

Baca juga:
Paparan Gadget Berlebih, Kesehatan dan Mental Anak Terancam

Di tengah proses evakuasi, beredar informasi mengenai 23 prajurit TNI yang dikabarkan hilang saat longsor terjadi. Kodam III/Siliwangi menyatakan masih menelusuri kabar tersebut.

"Saya belum bisa mendapatkan informasi terkait apakah ada anggota kami di antara 23 personel tersebut. Nanti akan saya konfirmasi kembali," kata Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi Kolonel Inf Mahmuddin.

Mahmuddin menegaskan fokus utama saat ini adalah evakuasi warga. Cuaca ekstrem menjadi kendala utama karena hujan dan angin kencang berulang kali menghentikan proses pencarian.

"Kami akan terus melakukan pencarian karena kendala di lapangan masih cukup besar, terutama terkait cuaca. Terkait anggota kami yang belum diketahui keberadaannya, kami masih menunggu informasi lebih lanjut dan akan segera kami pastikan kembali," jelasnya.

Longsor Cisarua Bandung Barat Ungkap Rapuhnya Kawasan Rawan Bencana
Operasi pencarian korban longsor di Cisarua, Bandung Barat, menemukan puluhan jenazah. Pemerintah pusat turun tangan, SAR dilakukan 24 jam, dan santunan disiapkan.

 

Hingga Minggu, 25 Januari 2026, aparat gabungan masih menyisir lokasi longsor dengan keterbatasan alat dan risiko longsor susulan.

Bencana ini kembali menyoroti kerentanan permukiman di kawasan rawan longsor serta urgensi mitigasi bencana berbasis tata ruang dan peringatan dini.

Diketahui, jumlah korban jiwa akibat longsor di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus bertambah. Hingga Minggu sore, 25 Januari 2026, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat menerima 25 kantong jenazah korban longsor.

 



Baca juga:
Inovasi Selai Nanas, Strategi Mahasiswa KKN-T Unhas Dorong Ekonomi Lokal

"Longsor menerjang Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Cisarua, Bandung Barat. Puluhan rumah tertimbun, korban jiwa terus bertambah, dan puluhan warga masih dalam pencarian."

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #Longsor #Cisarua #BandungBarat

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال