Harga Emas Sentuh US$5.000, Pasar Global Diliputi Ketegangan

GalaPos ID, Jakarta.
Harga emas dunia resmi menembus level psikologis US$5.000 per troy ons, mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026.
Pada pukul 07.53 WIB, harga emas spot berada di US$5.047,3 per troy ons, melonjak sekitar 1,2% dibandingkan akhir pekan lalu.

Rekor Bersejarah: Harga Emas Dunia Lewati US$5.000
Saat emas dunia meledak ke level historis, dampaknya merembet ke pasar domestik dan saham tambang. Tapi, apakah reli ini benar-benar berkelanjutan? Foto: ilusrasi

"Harga emas dunia menembus level yang dulu dianggap mustahil. Di balik reli ekstrem ini, ketidakpastian global kembali menjadi bahan bakar utama pasar."

Baca juga:

Gala Poin:
1. Harga emas dunia mencetak rekor baru di atas US$5.000 per troy ons.
2. Ketegangan geopolitik dan kebijakan AS menjadi pemicu utama lonjakan harga.
3. Ekspektasi penurunan suku bunga global memperkuat daya tarik emas sebagai safe haven.


Capaian ini menandai reli agresif emas sejak awal 2026. Sepanjang Januari saja, harga emas telah menguat sekitar 15%, melanjutkan tren penguatan ekstrem yang sebelumnya jarang terjadi dalam kurun waktu sesingkat ini.

Lonjakan harga emas terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran investor terhadap arah kebijakan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump.

Pasar merespons negatif sejumlah pernyataan dan wacana kontroversial, mulai dari ancaman terhadap independensi The Federal Reserve, isu pencaplokan Greenland, hingga potensi konflik geopolitik baru di Timur Tengah dan Amerika Latin.

Ketegangan terbaru muncul setelah Trump menyatakan akan mengenakan tarif 100% terhadap Kanada apabila negara tersebut melanjutkan kesepakatan dagang dengan China. Pernyataan tersebut mempertebal ketidakpastian perdagangan global yang belum sepenuhnya pulih.

Di sisi lain, investor kini menanti keputusan Trump terkait penunjukan ketua The Fed berikutnya, menggantikan Jerome Powell yang masa jabatannya berakhir pada Mei 2026. Trump mengklaim telah mewawancarai sejumlah kandidat dan memiliki pilihan.

Penunjukan ketua bank sentral yang cenderung dovish dinilai akan memperbesar ekspektasi penurunan suku bunga lanjutan tahun ini.

Baca juga:
Lima Kampus, Satu Lapangan: Liga Golf Alumni 2026 Dimulai 


Kondisi ini menjadi katalis positif bagi emas, yang secara historis diuntungkan saat suku bunga rendah.

Ketegangan geopolitik juga kembali meningkat setelah Trump menyatakan Amerika Serikat telah mengerahkan armada laut ke arah Iran.

"Kami memiliki armada, menuju ke arah itu, dan mungkin kami tidak perlu menggunakannya," ujar Trump.

Komentar tersebut memicu kekhawatiran pasar akan potensi intervensi militer AS di Timur Tengah, sekaligus mendorong permintaan terhadap aset lindung nilai.

Tai Wong, pedagang logam independen, menilai reli emas kali ini bukan sekadar fenomena sesaat.

"Peran emas sebagai aset aman dan diversifikasi di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik yang tinggi menjadikannya kebutuhan bagi portofolio strategis. Ini lebih dari sekadar badai sempurna yang tidak berlangsung lama, ini adalah tanda perubahan mendasar di masa depan," ujarnya.

Geopolitik dan The Fed Dorong Harga Emas ke US$5.000
Harga emas mencetak rekor tertinggi sepanjang masa seiring lonjakan emas dunia, memicu sentimen positif saham tambang dan perhatian investor domestik.

 

Dalam konteks yang lebih luas, ketegangan antara AS dan NATO terkait Greenland, kekhawatiran atas independensi The Federal Reserve, serta ketidakpastian kebijakan tarif global terus menopang permintaan emas. Pembelian agresif oleh bank sentral dan pergeseran cadangan dari dolar AS juga memperkuat tren kenaikan.

Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil, emas kembali menjadi pilihan utama investor saat prospek suku bunga rendah semakin menguat.

 

 

Baca juga:
Ratusan Rumah Terendam, Banjir Pantura Subang Meninggi

"Harga emas dunia mencetak rekor baru di atas US$5.000 per troy ons, didorong ketegangan geopolitik, kebijakan kontroversial AS, dan ekspektasi penurunan suku bunga global."

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #HargaEmas #EmasDunia #SafeHaven

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال