GalaPos ID, Cilacap.
Setelah upaya pencarian intensif oleh Tim SAR Gabungan, Mahirul Ramadhan (17), pemancing yang dilaporkan terseret ombak di Pantai Lengkong, Mertasinga, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu, 13 Desember 2025, pada malam hari waktu setempat.
Tim SAR Gabungan menyisir pesisir Pantai Lengkong, Cilacap, dalam proses pencarian pemancing remaja yang terseret ombak besar hingga ditemukan meninggal dunia sejauh 1,6 kilometer dari lokasi awal.
![]() |
| Evakuasi jenazah pemancing remaja oleh Tim SAR Gabungan di Pantai Menganti, setelah korban ditemukan terdampar akibat terseret ombak Pantai Lengkong, Cilacap, Sabtu, 13 Desember 2025. Foto: Istimewa |
"Ombak Pantai Lengkong kembali menelan korban. Seorang remaja pemancing ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus laut sejauh 1,6 kilometer dari lokasi awal kejadian, menegaskan kembali ancaman serius keselamatan di kawasan pesisir Cilacap."
Baca juga:
- Bencana di Sumatra: Alam atau Gagal Tata Kelola Negara?
- Drama Angkat Besi, Lifter Luluk Diana Juara Kelas 48 Kg SEA Games
- SEA Games 2025: Ubed vs Alwi, Indonesia Kunci Emas Tunggal Putra
Gala Poin:
1. Korban ditemukan meninggal dunia sejauh 1,6 kilometer dari lokasi awal terseret ombak.
2. Operasi SAR Gabungan resmi dihentikan setelah jenazah dievakuasi ke RSUD Cilacap.
3. Peristiwa ini menyoroti kembali bahaya laten aktivitas memancing di pantai selatan Cilacap.
Korban ditemukan sejauh 1,6 kilometer ke arah timur dari lokasi awal kejadian. Jenazah ditemukan terdampar di kawasan pesisir Pantai Menganti sebelum dievakuasi ke rumah sakit.
“Pada pukul 21.05 wib, telah ditemukan jenazah terdampar di pesisir pantai menganti pada jarak 1.6 kilometer ke arah timur dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia. Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi dan membawa jenazah tersebut ke RSUD Cilacap untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut”, ungkap Maryadi selaku Koordinator Tim SAR Gabungan.
Korban diketahui bernama Mahirul Ramadhan (17), warga Desa Dondong, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap. Ia dilaporkan tenggelam pada Jumat, 12 Desember 2025, sekitar pukul 14.20 WIB saat memancing di area trek dump Pantai Lengkong.
Baca juga:
Scamming dan Online Gambling, Kemlu Pulangkan 54 WNI dari Myanmar–Thailand
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Mahirul diduga tidak mampu menghindari hantaman ombak besar yang tiba-tiba datang, hingga akhirnya terseret arus laut dan menghilang. Sejak saat itu, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan menyisir perairan dan pesisir pantai di sekitar lokasi kejadian.
Setelah korban ditemukan, operasi pencarian resmi dihentikan.
“Dengan telah ditemukannya survivor maka operasi SAR dinyatakan selesai, seluruh unsur SAR yang terlibat dapat kembali ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih”, tutup Maryadi.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras akan risiko tinggi aktivitas memancing di kawasan pantai selatan Jawa, terutama di titik-titik rawan dengan karakter ombak besar dan arus kuat.
Minimnya rambu peringatan dan rendahnya kesadaran keselamatan masih menjadi persoalan serius yang perlu mendapat perhatian semua pihak.
Baca juga:
Fakta Mengejutkan di Balik Rematik
"Seorang pemancing remaja asal Cilacap ditemukan meninggal dunia setelah terseret ombak di Pantai Lengkong. Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban sejauh 1,6 kilometer dari titik awal kejadian."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #Cilacap #PantaiLengkong #SARGabungan

.jpeg)