Konflik Libanon-Israel Memanas, Satgas Indobatt XXIII-R Beri Layanan Kesehatan Gratis

GalaPos ID, Lebanon.
Situasi keamanan di Lebanon Selatan kembali memanas seiring meningkatnya ketegangan di perbatasan Lebanon–Israel.
Di tengah kondisi tersebut, Satgas TNI Konga XXIII-R/UNIFIL melalui Tim Cimic (Civil Military Coordination) dan Tim Kesehatan menggelar program Medical Camp di Desa Suwanan, Selasa, 17 September 2024.

UNIFIL dan Indobatt Hadirkan Layanan Medis untuk Desa Suwanan
Satgas Indobatt XXIII-R Bantu Warga Lebanon Selatan dengan Pelayanan Kesehatan Gratis. Foto: istimewa

 

"Memanasnya konflik Lebanon–Israel, Satgas Indobatt XXIII-R memilih turun langsung ke desa. Bukan dengan senjata, melainkan layanan kesehatan gratis bagi warga sipil."

Baca juga:

Gala Poin:
1. Satgas Indobatt XXIII-R/UNIFIL menggelar Medical Camp gratis di Desa Suwanan di tengah memanasnya konflik Lebanon–Israel.
2. Program ini menjadi bagian dari pendekatan sipil-militer untuk membangun kepercayaan dan membantu warga dengan akses kesehatan terbatas.
3. Warga menyambut positif kegiatan tersebut, menilai Satgas Indobatt sebagai mitra kemanusiaan di wilayah konflik.


Kegiatan ini bertujuan memberikan pelayanan medis gratis kepada masyarakat setempat yang menghadapi keterbatasan akses fasilitas kesehatan.

Program tersebut merupakan bagian dari mandat kemanusiaan di bawah misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), yang tak hanya berfokus pada stabilitas keamanan, tetapi juga peningkatan kualitas hidup warga di Area of Responsibility (AOR).

Mayor Chk Eka Yudha Kurniawan selaku Kasi Cimic sekaligus koordinator kegiatan menjelaskan bahwa Medical Camp merupakan agenda rutin di desa-desa binaan Indobatt.

"Medical Camp juga sebagai bentuk kepedulian Kontingen Garuda kepada warga di wilayah AOR (Area of Responsibility) guna menjalin silaturahmi yang baik antara Satgas Indobatt dengan warga lokal,” ujarnya.

Baca juga:
Inovasi Kuliner Sate Lalat: Hidangan Kecil dengan Rasa yang Besar

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pendekatan sipil-militer menjadi bagian penting strategi misi perdamaian. Di wilayah yang rentan konflik, kehadiran pasukan penjaga perdamaian tak cukup hanya menjaga garis demarkasi, tetapi juga membangun kepercayaan sosial.

Pelayanan medis ini disambut antusias, terutama oleh kalangan lanjut usia dan anak-anak. Minimnya fasilitas rumah sakit di wilayah tersebut membuat layanan kesehatan keliling menjadi kebutuhan mendesak.

Lettu Ckm dr. Putri yang bertugas dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pelaksanaan Medical Camp telah mendapatkan izin dari otoritas lokal.

“Kami memberikan pelayanan medis karena terbatasnya fasilitas rumah sakit di daerah ini,” ungkap dr. Putri, yang dibantu oleh Letda Ckm dr. Yuanita serta sejumlah tenaga paramedis.

Dukungan komunikasi diberikan oleh Language Assistance (Interpreter) Mrs. Nashima yang membantu menjembatani interaksi antara tenaga medis dan pasien.

 

Konflik Memanas, Indobatt Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Lebanon

Dalam konteks konflik, hambatan bahasa kerap menjadi kendala serius dalam pelayanan publik. Kehadiran penerjemah memastikan bahwa pelayanan berlangsung efektif dan minim kesalahpahaman.

Respons positif datang dari Mr. Ismail Abdul Hasan Hammadeh, Mayor Desa Suwanan.

“Masyarakat menganggap Satgas Indobatt sebagai saudara karena selalu membantu kami dengan keramahan dan senyuman,” ucapnya.

Pernyataan ini mencerminkan pentingnya diplomasi kemanusiaan di wilayah konflik. Kepercayaan warga lokal menjadi modal sosial yang tak ternilai bagi keberhasilan misi penjaga perdamaian.

Namun, di tengah eskalasi regional, tantangan tetap membayangi. Program kemanusiaan seperti Medical Camp hanya salah satu elemen dari upaya yang lebih besar dalam menjaga stabilitas kawasan.

Baca juga:
Tips Perawatan Jenggot, Dari Minyak Hingga Pola Makan

Misi Perdamaian dan Tanggung Jawab Kemanusiaan
Dengan kegiatan rutin Medical Camp di berbagai wilayah AOR, masyarakat Lebanon Selatan memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih baik. Langkah ini sejalan dengan komitmen UNIFIL untuk mendukung stabilitas dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Bagi Indonesia, keterlibatan Satgas Indobatt XXIII-R bukan sekadar tugas militer, melainkan bagian dari diplomasi kemanusiaan dan kontribusi nyata dalam misi pemeliharaan perdamaian dunia.

Di tengah konflik yang belum menunjukkan tanda mereda, pelayanan kesehatan gratis ini menjadi pengingat bahwa misi perdamaian bukan hanya tentang meredam senjata, tetapi juga merawat harapan.

 

 

Baca juga:
Obat Vertigo dan Penyebabnya, Jangan Salah Tangani

"Di tengah ketegangan konflik Lebanon–Israel, Satgas TNI Konga XXIII-R/UNIFIL menggelar Medical Camp gratis di Desa Suwanan, Lebanon Selatan. Program ini menjadi bagian dari misi kemanusiaan dan pendekatan sipil-militer untuk membantu warga di wilayah terbatas fasilitas kesehatan."

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #Indobatt #UNIFIL #LebanonSelatan #MisiKemanusiaan 

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال