GalaPos ID, Jakarta.
Permainan bulu tangkis kini bukan hanya sekadar olahraga favorit masyarakat Indonesia, tetapi juga menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat dan holistik di era 2026.
Tren kesehatan kini menekankan keseimbangan antara aktivitas fisik, pola makan seimbang, dan kesehatan mental — menjadikan olahraga seperti bulu tangkis relevan dan strategis bagi kesehatan publik.
![]() |
| Foto: potret Ziva Magnolya main badminton (IG: zivamagnolya) |
“Siapa sangka, olahraga yang kerap dianggap hanya untuk rekreasi ini justru bisa menjadi senjata rahasia hidup sehat, mencegah penyakit kronis, dan meningkatkan daya pikir — bahkan lebih efektif daripada olahraga kardio lain.”
Baca juga:
- Acai Berry untuk Tubuh: Manfaat, Risiko, dan Fakta Penting
- Operasi SAR Ditutup, Lansia Hilang di Hutan Pekuncen Masih Misterius
- Dari Brimob ke Donbass, Kisah Disersi Bripda Muhammad Rio
Gala Poin:
1. Bulu tangkis efektif meningkatkan kesehatan fisik dan kardiovaskular, termasuk menurunkan tekanan darah dan memperkuat sistem kardiovaskular.
2. Olahraga ini mendukung fungsi kognitif dan kesehatan mental, melalui sirkulasi darah yang lebih baik dan produksi hormon “bahagia”.
3. Bulu tangkis relevan dalam tren gaya hidup sehat 2026, yang mengedepankan olahraga rutin sebagai bagian dari keseimbangan hidup berkelanjutan.
Berdasarkan sejumlah riset internasional, bulu tangkis memberikan manfaat kesehatan yang signifikan bila dilakukan secara rutin.
Olahraga ini tidak hanya meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga berperan besar dalam mencegah risiko sejumlah penyakit kronis yang kerap menghantui masyarakat modern.
Pakar kesehatan menjelaskan bahwa aktivitas fisik yang konsisten, termasuk bermain bulu tangkis selama minimal 30 menit per hari selama lima kali seminggu, dapat membantu meningkatkan kerja jantung, stabilisasi tekanan darah, serta meningkatkan performa metabolisme tubuh — sejalan dengan rekomendasi hidup sehat jangka panjang.
Selain itu, penelitian menunjukkan bulu tangkis melatih seluruh otot tubuh, memperbaiki koordinasi, serta meningkatkan sirkulasi darah termasuk ke otak.
Baca juga:
Emas Rp1 Miliar Kembali, Lima Pembobol Toko Ditangkap di Madiun
Hal ini berdampak pada peningkatan kemampuan berpikir, konsentrasi, dan daya ingat, yang merupakan bagian penting dari kesehatan kognitif jangka panjang.
Sebagai olahraga raket yang dinamis, bulu tangkis juga bisa membakar kalori 300–450 per jam, lebih banyak dibandingkan olahraga ringan lainnya.
Manfaat lainnya, tidak kalah pentingnya, adalah kemampuan bulu tangkis dalam mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan mental.
Selama permainan, tubuh memproduksi hormon endorfin yang dikenal bisa memperbaiki suasana hati sekaligus menurunkan tingkat kecemasan.
Sejalan dengan tren gaya hidup sehat 2026 yang semakin menekankan kebiasaan sehat berkelanjutan, bulu tangkis kini dilihat sebagai olahraga fungsional yang dapat dimasukkan dalam rutinitas keluarga, komunitas, maupun program kesehatan masyarakat yang berorientasi pada pencegahan penyakit.
![]() |
| Saat melakukan olahraga bulu tangkis, otak akan memproduksi hormon endorphin, dopamine, triptofan, dan serotonin dalam jumlah yang lebih banyak. Foto IG: Vonzy dan Nita Vior |
Bulu tangkis adalah salah satu olahraga yang sangat digemari masyarakat Indonesia. Tak hanya mempersembahkan banyak prestasi di berbagai ajang, bulu tangkis juga dimainkan oleh semua lapisan masyarakat di berbagai daerah.
Tak disangka, olah raga yang sangat menyenangkan untuk dilakukan ini ternyata bisa memberikan banyak sekali manfaat kesehatan
Baca juga:
Digital Skill for Success Dorong Siswa SMKN 10 Bandung Siap Hadapi Era Digital
"Bulu tangkis bukan sekadar hobi olahraga di Indonesia, melainkan kunci gaya hidup sehat yang menyeluruh. Olahraga ini terbukti memiliki manfaat kesehatan fisik, mental, dan kognitif — mulai dari menurunkan tekanan darah hingga meningkatkan fungsi otak — sesuai tren gaya hidup sehat 2026 yang lebih sadar berkelanjutan."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #HidupSehat2026 #BuluTangkis #Kesehatan

